Friday, January 1, 2010

seorang ibu

jika kau tanya padaku...
siapa wanita yang paling kukagumi di dunia ini...
tanpa ragu kan kujawab...
dia..adalah seorang wanita yang kuat..sekaligus lembut..lembut dalam setiap belaiannya...
dia..adalah seorang wanita yang tegar..sekaligus rapuh...rapuh karna terlalu mencintai anak2nya..
dia..adalah seorang wanita yang bijaksana...karna dia tahu bagaimana membesarkan anak2nya..
bagaimana dia memeluk dalam kekecewaan..
bagaimana dia membelai dalam kesedihan..
bagaimana dia mencium dalam kekuatiran..
bagaimana dia menguatkan yang lemah..
bagaimana dia menyembuhkan yang terluka..
bagaimana dia membangkitkan yang terpuruk..
...
ya...dia selalu tahu...
bagaimana harus mencintai anaknya...
dalam kedewasaan..
dalam kebijaksanaan..
dalam kesabaran...
dan dalam ketulusan yang tak kan pernah berakhir...
...
dan apakah kau tahu...
...
setiap tetes air mataku yang turun saat ini...
semua kupersembahkan untuknya...
setiap tetes air mata yang membasahi pipiku ini...
semua adalah bukti kebahagiaan yang telah kudapatkan...
karna begitu besarnya cintanya padaku....
....
andai kumampu...
kan kuberikan seluruh apa yang ada...untukmu...
tapi ku juga tahu....
kau tak memerlukan seluruh apa yang ada di dunia ini....
kau tak memerlukan apapun...
karna kau hanya tahu untuk memberikan ...cintamu...
karna kau terlalu berharga ..untuk menginginkan yang lain selain cinta itu sendiri...
.....
dan kini...
hanya ingin kusampaikan padamu...
betapa aku sangat mencintaimu...menyayangimu...setiap saat!...
ibu....

sejenak

sejenak saja...andai kubisa...kuingin kembali ke masa itu..
masa dimana hanya hangat yang menyapa..
masa dimana beribu bunga bersemi di hatiku..
masa dimana aku mampu untuk menyandarkan hatiku pada ketenangan...
....
sejenak saja...ingin kubawa hatiku kembali ke masa itu..
dimana tawa dan canda selalu menghiasi perjalananku...
dimana tangis dan air mata hanya karna bahagia...
dimana rasa rindu itu menyisir lembut hatiku...
....
sejenak saja...diamkan aku dalam kenangan indah itu..
sejenak saja...baringkan aku dalam pelukan itu..
sejenak saja...bekukan aku dalam cinta yang membuaiku..
....
tapi kutau..sejenak itu tak nyata..
sejenak itu hanya sebuah ilusi..
sejenak itu...hanya sesaat yang tak mungkin kembali...
...
kutau..kehangatan itu..akan membakarku..
kutau..pelukan itu akan menyesakkan dadaku..
kutau..semua kenangan indah itu hanya akan menghantuku...
jika aku tak mampu untuk melepaskannya...
melepaskannya hanya sebagai sebuah kenangan saja..
kenangan yang memang telah berlalu...
dan biarlah hanya cinta saja...yang ikutiku saat ini...
...
hanya cinta saja..

angel vs demon

lagi lagi...kudapati diriku disini..
terhimpit diantara ruang dan waktu..
terdesak oleh kapalnya emosi dan rindu..
sampai akhirnya terhempaskan oleh kenyataan yang selalu saja semu...
...
lagi lagi...selalu saja seperti ini..
menipu diri seakan mampu hapuskan semua..
menata asa yang semakin tak berada..
sampai akhirnya aku terbuai dan hilangkan waktu yang tak kembali...
...
sakit itu terus mendera hatiku..membunuh rasaku..dan memaku akalku..
jauh terbenam dibalik kegelapan yang mulai tak terkendalikan lagi...
....
untuk apakah semuanya itu...
hanya menguras apa yang telah kuisi...hanya membuang apa yang telah kutanam...
benci... aku tak ingin rasakan semua ini lagi...
dan akhirnya semua kembali terulang...
bagai episode panjang yang terus membangun karakter egonya...
....
tetap saja...sadar itu bukan milikku...
tetap saja...pikir itu meracuni hatiku..
sampai habis...sampai kering...sampai mati...
....

________________________________________________
________________________________________________

tidakkah kau sadari..
tidakkah kau kenali..
semuanya itu...hanya mampu tersentuhkan oleh kelembutan hati..
hanya mampu terhapuskan oleh cinta yang tulus...
bukan kemarahan dan kekecewaan yang tak berujung...
...
semua keluh kesah itu hanya akan membunuhmu...
semua air mata itu hanya akan menyiksamu lebih dalam lagi...
buanglah semua... lepaskanlah semua...
jangan kau pikul lagi beban itu dalam pikiranmu..
....
letakkanlah cinta dalam hatimu..
nyalakanlah cahaya dalam setiap sudut kegelapanmu...
tanamkanlah benih benih cinta yang akan bersemi mewangi dalam semestamu...
lakukanlah...dan nyatakanlah....
....
bukankah cinta yang selama ini selalu menjadi kelemahanmu...
jadikanlah cinta itu pula..kekuatanmu...
kekuatan yang akan mengubah kelemahanmu menjadi kesempatan..
kesempatan untuk membuat segalanya berubah menjadi lebih baik dalam hidup dan matimu...
...
ijinkanlah cinta itu hadir...dalam hatimu..dalam pikiranmu..dalam kata2mu..dan dalam perbuatanmu...
penuhilah selalu hatimu dengan ketulusan...
penuhilah selalu pikiranmu dengan kesadaran...
penuhilah selalu kata-katamu dengan kerendah hatian...
dan lakukanlah semua dengan cinta...
....

__________________________________________
__________________________________________

di suatu saat, dimana keterpurukan ada padamu...pada saat itu pula, kau akan mendapatkan kesempatan untuk bangkit dan mengalahkan keterpurukan itu....
jadi manfaatkanlah... jangan terlalu berlarut dalam kesedihan atau kekecewaanmu...
..semua adalah suatu pembelajaran..suatu ujian..suatu pengenalan... akan siapa sesungguhnya dirimu ...dan keberadaanmu dalam semesta ini...
lakukanlah dengan baik...sikapilah dengan tepat... dan berubahlah menjadi lebih baru dan menuju kesempurnaan....
...
tak perlu kau melawan sisi gelapmu...ataupun membela sisi terangmu... sadarilah keberadaan keduanya... dan kau akan menemukan suatu keutuhan...
bukankah terang ada karena gelap.... demikianlah keduanya dinyatakan dalam hidupmu... bukan untuk menjadi lawan atau kawanmu...
....


mabuk berat.com.

tentang cinta

http://henkykuntarto.wordpress.com/2009/10/09/cinta/

oleh : Swami Dhyan Giten

Cinta bukanlah suatu hubungan eksklusif antara kita dengan orang lain; cinta adalah kualitas yang muncul ketika kita berada dalam kontak dengan batin kita, dengan diri-sejati, dengan kualitas meditasi yang dalam, dengan keheningan batin dan kekosongan. Kekosongan batin ini dialami oleh kita dan dinyatakan ke luar dalam wujud cinta. Cinta ini tidak ditujukan kepada orang tertentu, melainkan sebuah kehadiran dan kualitas yang mengelilingi orang seperti aroma.

Hati manusia adalah penyembuh, yang menyembuhkan baik orang lain maupun diri kita sendiri. Hati yang terbuka seperti air mancur, yang tidak lagi membuat perbedaan antara: “Aku suka kamu – aku tidak suka kamu”. Hati yang terbuka tidak membuat apapun perbedaan antara teman dan musuh. hati yang terbuka terbuka baik bagi diri kita sendiri dan untuk orang lain. hati yang terbuka adalah cinta tanpa syarat.

Intuisi kita adalah suara batin kita yang sejati, sumber cinta yang selalu hadir, kebenaran dan kebijaksanaan, dan suara Eksistensial dalam diri kita sendiri. Melalui intuisi, kita berada dalam kontak dengan Keseluruhan.

Hati kita adalah pintu untuk memungkinkan Keberadaan untuk membimbing kita – bukannya diarahkan oleh ide-ide kita sendiri, sikap dan harapan yang terbentuk sebelumnya tentang bagaimana kehidupan seharusnya berjalan.

Bila hati kita tertutup, maka dapat menciptakan perasaan kesepian dan terisolasi bersama-sama dengan sikap: “Tak seorang pun mencintai saya” atau “Tak ada yang peduli tentang saya”, yang dapat membuat sulit bagi orang lain untuk mencintai kita.

Masalah mendasar dengan dunia adalah bahwa ada terlalu banyak kebencian dan terlalu sedikit cinta.

Tingkat keempat dari kesadaran terletak di hati. Tingkat keempat dari kesadaran adalah hati manusia. Hati berkaitan dengan mencintai tanpa syarat dan penerimaan, baik bagi diri kita sendiri maupun untuk orang lain. Hati berkaitan dengan kualitas seperti empati, sukacita, penerimaan, kepercayaan, intuisi, pengertian, kasih sayang, kebahagiaan, penyembuhan, persahabatan, ketulusan dan rasa kesatuan dalam cinta.

Hati manusia memiliki kualitas keluar yang aktif dan kualitas kedalam yang reseptif. Kualitas aktif cinta keluar dan kualitas cinta kedalam berarti kualitas untuk mengizinkan baik orang lain dan diri kita sendiri untuk mengasihi kita.

Cinta bukanlah suatu hubungan eksklusif dengan orang lain; cinta adalah kualitas yang muncul ketika kita berada dalam kontak dengan batin kita.

Sebuah revolusi hening dari hati yang terjadi ketika kita mulai peduli tentang orang lain dan hal itu adalah kebahagiaan untuk meletakkan kebutuhan orang lain sebelum kebutuhan kita sendiri. Ini adalah tingkat kesadaran bahwa hati kita mulai mengembangkan kesadaran dan kepekaan, yang membuat kita mulai peduli tentang orang lain.

Bila hati kita ditutup, ini menciptakan perasaan kesepian dan terisolasi. Ini mencegah kita untuk melihat cinta yang mengelilingi kita setiap saat. Ini adalah ketika kita mulai membuka hati kita bahwa kita melihat kesatuan perasaan cinta dengan orang lain, dengan alam, dengan pohon-pohon, dengan batu-batu, dengan lautan dan dengan langit biru.

Saya ingat ketika saya mempunyai hubungan yang menyakitkan dengan seorang wanita dan tidak tahu apa yang ingin saya lakukan dengan hubungan tersebut. Lalu saya memejamkan mata dan bertanya pada intuisi saya sendiri, batin saya, sumber kasih dan kebenaran, Existence dalam diri saya, apa yang harus saya lakukan dengan hubungan tersebut. ” Jawaban yang datang secara berbisik adalah: “Fokuslah pada cinta, bukan pada orangnya.”

Ini adalah pada tingkat kesadaran dari hati bahwa kita mulai memahami bahwa kita tidak terpisahkan dari kehidupan. Kita mulai mengerti bahwa bukanlah pulau-pulau kecil yang terpisah di laut besar, tetapi bahwa kehidupan adalah satu, dan bahwa kita semua adalah bagian kecil dari Keseluruhannya. Kita mulai memahami apa yang benar-benar penting dan bermakna dalam kehidupan. Ini adalah pada tingkat kesadaran dalam hati yang kita yang mulai memahami bahwa hidup adalah tentang berbagi, bukan mengumpulkan. Kita mulai memahami bahwa hidup adalah tentang memberi, bukan menggenggam.

Di atas tingkat kesadaran dalam hati, kita membutuhkan guru dan panduan. Ini adalah seseorang yang “mengetahui”, yang telah berjalan lebih jauh di jalan cinta daripada kita dan yang dapat membimbing , mendorong dan mengilhami kita. Ada pepatah India mengatakan: “Ketika murid siap, gurunya akan datang.” terjadi.

Hati kita sebenarnya sudah terbuka, tetapi penilaian kita tentang orang lain dan diri kita sendiri yang membuatnya tetap tertutup. Ketika kita berhenti menilai orang lain dan diri kita sendiri, hati kita mulai terbuka. Cara untuk penyembuhan adalah belajar mencintai dan menerima diri sendiri tanpa syarat. Artinya melingkupi kedua sisi positif dan negatif kita dengan cinta. Itu berarti mencintai segala sesuatu yang kita temukan di dalam diri kita sendiri. Penyembuhan terjadi ketika kita membawa segala sesuatu yang kita temukan di dalam diri kita keluar ke dalam cahaya.

Kepercayaan adalah syarat untuk cinta. Tanpa kepercayaan, cinta menjadi tanpa kedalaman. Ini menjadi seperti bunga mawar plastik, bukannya mawar yang segar dan hidup. Bahkan jika beberapa orang akan menggunakan dan mengkhianati kepercayaan kita, itu bukan alasan untuk mengizinkan mereka untuk melemahkan kepercayaan dasar kita dalam hidup. Lebih baik untuk memungkinkan beberapa orang untuk mengkhianati kepercayaan kita daripada tidak membiarkan kepercayaan dasar kita dalam hidup untuk berkembang. Banyak orang juga yang tertidur dan tidak sadar siapa mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka lakukan. Bahkan jika kita merasa sakit hati, dan kecewa dengan orang-orang, cobalah untuk memberi mereka cinta. Satu kriteria untuk kedewasaan rohani adalah bahwa kita mulai memberikan cinta, bukan membutuhkan cinta.

Mereka yang benar-benar miskin adalah mereka yang berpikir bahwa uang adalah makna kehidupan. Ketika kita merasa mengalami kekurangan cinta dalam hidup kita, uang menjadi pengganti.

Cinta adalah makan pizza bersama dengan yang kita cintai meskipun kita benci pizza.

Kita telah diajarkan untuk mencintai orang lain, tetapi tidak untuk mencintai diri sendiri. Tapi bagaimana kita dapat mencintai orang lain jika kita tidak mengasihi diri kita terlebih dahulu? Kamus dasar cinta adalah bahwa pertama-tama kita perlu mencintai diri kita sendiri sebelum kita dapat mengasihi orang lain.

Persis seperti irama napas yang masuk dan keluar dari tubuh fisik, cinta juga terdiri dari dua kutub: untuk memberikan cinta dan membiarkan diri kita untuk dicintai. Beberapa orang dapat lebih mudah memberi cinta, sementara yang lain dapat lebih mudah dicintai. Tetapi untuk cinta kita menjadi utuh, kita perlu belajar baik untuk memberikan cinta dan membiarkan diri kita untuk dicintai.

Cinta dan ketakutan adalah dua sisi mata uang yang sama. Dalam ketiadaan cinta, rasa takut muncul. Dalam cahaya cinta, rasa takut hilang. Ketakutan adalah kontraksi energi kehidupan kita bersama-sama dengan perasaan kesepian dan isolasi. Cinta menciptakan perluasan energi kehidupan kita bersama-sama dengan perasaan kasih, sukacita dan kemelekatan dengan kehidupan.

Cinta adalah kekuatan terbesar yang pernah ada. Tidak ada daya penyembuh lebih kuat daripada cinta. Cinta adalah keajaiban. Cinta dapat mengubah orang tanpa melakukan apapun. Kehadiran cinta dapat mengubah manusia. Tidak ada yang lebih suci daripada cinta karena cinta membuat manusia menjadi utuh.

Cinta menerima manusia seperti apa adanya. Cinta menciptakan kebebasan bagi manusia untuk menjadi siapa dirinya. Cinta menciptakan kenyamanan, yang membantu orang untuk nyaman di dalam batin sendiri, di dalam penemuan diri-sejati.

Cinta memungkinkan kita untuk menghargai kesempurnaan yang telah kita miliki.

Cinta bukanlah suatu hubungan eksklusif dengan orang lain; cinta adalah kualitas batin kita. Ini adalah menemukan sumber cinta jauh di dalam diri kita sendiri, yang merupakan sifat sejati kita.

Dalam kedalaman hati kita, kita sudah tahu bahwa kita telah sempurna seperti apa adanya kita. Pada kedalaman batin kita, kita sudah tahu bahwa kehidupan ini sudah sempurna seperti apa adanya.

Cinta adalah karunia yang paling berharga yang dapat kita berikan kepada orang lain. Yang perlu kita lakukan adalah membuka hati kita dan memberikan cinta kita kepada dunia, kepada umat manusia, kepada alam, hewan, pohon-pohon dan langit – dan cinta ini akan dikembalikan seribu kali untuk kita.

Dasar ketakutan terhadap cinta adalah bahwa cinta lebih besar dari diri kita sendiri.

Cinta berarti untuk menyadari bahwa kita adalah satu dengan kehidupan. Cinta sejati berarti untuk menyadari bahwa kita adalah satu dengan orang lain, satu dengan alam, dan satu dengan pohon-pohon, batu-batu, bumi dan langit biru. Ini berarti untuk menyadari bahwa seluruh kehidupan adalah Tuhan.

__________________________________________
__________________________________________

memahami cinta..tak akan mudah..sebab cinta itu bukan untuk dipahami..tapi dialami..
cinta bukan hanya sekedar kata kerja... tapi kata sifat... bahwa kita harus membiarkan cinta menyatu dalam diri kita... dalam keutuhan yang ada dalam diri kita...
...

kota kenangan

Kota kenangan...
Bukan kotaku..atau kotamu..tapi kota kita..
..
Kota kenangan..
Langkahku..langkahmu..terjejak disana..
Nafasku..nafasmu..terhembus disana..
Detakku..detakmu..terirama disana...
..
Kota kenangan..
Saat tercipta..saat mencipta..
Berpadu..bersatu..dalam rasa dan asa...
Aku..dan kamu..
..
Kota kenangan..
Tak mungkin kulupa..
Tak mungkin terlupa..
Saat cinta menyatakan dirinya dalam pelukan..
Saat cinta menyatakan dirinya dalam ciuman..
Saat cinta menyatakan dirinya dalam keutuhan dua insan..
...
Aku..dan kamu..
Tapi tak lagi aku..dan kamu...
..
Hanya sesaat..aku tau..
Abadi selamanya.. Aku tahu..
..
Kota kenangan..
Yang pertama...
Dan tak akan menjadi yang terakhir..
Karna cinta itu terus menyatakan dirinya..
Dalam hatiku..dalam hatimu..
..
Kota kenangan..
Dan kutahu..tak mungkin ada yg sama..
Begitu istimewa..begitu tak biasa..
Masih saja kuingat..
Detak jantungku..saat bibirku terpaut dalam desahmu..
Tertatap ku dalam lamunan..merindukanmu..
...
Kota kenangan..

aku bukan siapa siapa

aku bukan siapa-siapa..
Bukan bulan yang bersinar..
Bukan bintang yang gemerlap..
Bukan pula matahari..
..
Aku bukan siapa-siapa..
Bukan hujan yang membasahi tanah..
Bukan panas yang mengeringkan tanaman..
Bukan pula embun pagi..
..
Aku bukan siapa siapa..
Bukan air yang mengalir..
Bukan angin yang bertiup..
Bukan api yang bergelora..
Bukan pula tanah...
...
Aku bukan siapa-siapa..
Bukan pelangi sejuta warna..
Bukan kabut yang menyelimuti..
Bukan pula lembayung pagi..
...
Aku bukan siapa-siapa..
Hanya setitik yang sangat kecil dari titik yang terkecil..
..Tak cukup berarti untuk diartikan..
..Tak cukup berisi untuk dikosongkan..
...
Aku bukan siapa-siapa..
Tapi aku ada..
...
Aku ada untuk mengenali bahwa aku ada...
Bukan untuk menyatakan keberadaanku..
Tapi untuk menyadari ketidakberadaanku...
...
Aku bukan siapa-siapa..
Dan aku tak perlu menjadi siapa-siapa..
Hanya perlu menyadari siapa diriku sebenarnya..
Hanya perlu menyadari siapa aku yang tidak sebenarnya...
...
Aku bukan siapa-siapa..
Dan tak akan menjadi siapa-siapa..
Karna semua hanya satu adanya..
Dan satu itu bukan siapa siapa..
...
Aku bukan siapa siapa..
....

inilah yang terindah

mungkin inilah yang terindah...
saat kau temukan aku dalam terang semuku...
saat kau tatap aku dalam kekecewaan hidupku...
saat kau ulurkan tanganmu pada sepinya jiwaku..

mungkin inilah yang terindah...
saat kau bangunkanku dalam mimpi burukku...
saat kau jaga aku dalam kegelisahan lelapku..
saat kau tuntun aku dalam ragu langkahku..

mungkin inilah yang terindah..
saat kau peluk aku dalam dingin hatiku..
saat kau cium aku dalam dahaga cintaku..
saat kau....bersamaku....

kuyakin..inilah yang terindah...
saat kita tak lagi bicara raga...hanya hati..
saat kita tak lagi bicara keraguan...hanya kepercayaan..
saat kita tak lagi bicara kesedihan..hanya kebahagiaan..
saat kita tak lagi bicara.... dan hanya tersenyum....

kuyakin...inilah yang terindah...
adalah kamu...dan aku...
adalah hatimu...dan hatiku..
adalah cintamu..dan cintaku...
yang terlebur menjadi satu...
keutuhan...

terima kasih .... cinta.

cuma aku..

seringkali kumerasa..
selalu cuma aku yang merindukanmu...
selalu cuma aku...
tak kupahami...
tak pernah kaukatakan rindu itu padaku..
tak pernah kau katakan cinta itu padaku..
selalu cuma aku..
....

Aku tak tahu...
.mungkin karna diduniamu, tak ada kata rindu ya.. karna kau merasa selalu ada bersamaku,...bahwa kau selalu disampingku..dihatiku..
Tapi disini..diduniaku..
Aku masih punya telinga..untuk mendengarmu..ucapkan kata itu..
Aku masih punya mata..untuk melihat..melihatmu menatapku dalam cintamu.
Aku masih punya tangan..tangan untuk memelukmu..membelai wajahmu..
Aku masih punya kaki..untuk berjalan berdampingan bersamamu...
....
Tapi kutahu..
Aku juga masih punya hati..untuk merasakan kehadiranmu..bukan secara fisik..tapi perasaan..
Aku juga masih punya cinta...cinta yang memberikan kepercayaan dan kesabaran..padamu..
...
...

terjemahkan pesan itu..

terjemahkan pesan itu...
dalam bahasa yang aku kenal...
bagaimana aku mampu memahami maksudmu..
jika aku tak memahami bahasamu...
..
semua ini proses... iya aku tau..
semua ini harus dijalani... iya aku juga tau..
semua ini harus kuhadapi... iya...aku sudah tau..
tapi apa kau tau...
betapa seringnya aku terhenti di sini...
betapa seringnya aku harus terjatuh disini...
betapa seringnya aku harus membodohi diri disini...
..tidakkah kau peduli...
tidakkah kau mengerti..
semua air mata ini..

kurasa kau mengerti...
kurasa kau juga sangat memahamiku...
...
karna kau ada disini saat ku terhenti...
karna kau ada disini...kau slalu ada disini...
..
tapi mataku buta...saat ku terhenti.. aku ingin kau tuntun..
hatiku kering.. saat ku bersedih..aku ingin kau sirami...
aku tak ingin mendengar apapun...hanya ingin pelukmu..
...
semua ini...baru bagiku...
jangan paksa aku untuk berlari..
semua ini...berat bagiku...
jangan anggap aku begitu kuatnya..
sebab aku tak ingin menipu diri lagi..

aku tak memiliki siapapun...
aku tak mengerti apapun..
bahkan dirikupun sendiri...aku tak paham...
lalu aku harus bagaimana..
saat aku seakan tak mampu berpikir lagi.. aku harus bagaimana...
tunjukkan aku jalannya..
tunjukkan aku caranya..
tunjukkan aku cahaya itu..
...
berkatalah..dalam bahasa yang aku tahu...
katakanlah saja langsung padaku..
peganglah tanganku, tataplah mataku.. dan nyatakanlah saja pada hatiku..
jangan membuatku bingung...
jangan membuatku bimbang...
kutau kau bisa,..

tapi jika kau tetap saja diam...
dan berkata kata hanya dalam bahasamu...
aku bisa apa...
...
kau inginkan aku tuk bertumbuh dalam kesadaranku.. sebenarnya aku juga tau itu..
kau inginkan aku bersikap dewasa...
kau inginkan aku terus mengenali dalam diriku..
kau inginkan aku terus berproses dalam irama dan cinta...
aku tahu... aku tahu...
dan aku juga tak ingin berhenti terlalu lama disini...
hanya sekedar ingin bercakap cakap denganmu..
dan katakan terima kasih..
aku mencintaimu...

seringkali ku tak mengerti..

Seringkali..ku tak mengerti..
Bagaimana artikan sikapmu..
Bagaimana artikan katamu..
Bagaimana artikan putusanmu...
...
Seringkali..ku tak juga mengerti..
Bagaimana artikan gelisahku..
Bagaimana artikan resahku..
Bagaimana artikan sedihku..
...
Seringkali..aku tak mau mengerti..
Bagaimana artikan kebebasan itu..
Bagaimana artikan kebaikan itu..
Bagaimana artikan kesabaran itu...
...
Seringkali...dan berulang kali...terulang lagi..
...
Sesaat...dan hanya sesaat saja..
Terpikirku tuk menyerah..
Tuk biarkan saja semua berlalu..
Tanpa harus kuragukan hati ini..
..Tuk hentikan semua..dan berlari menjauh dari semua yang tampak begitu semu bagiku..
...
Mudah saja...
Saat kukatakan tak apa..
Mudah saja...
Saat kunyatakan baik baik saja...
Mudah saja..
Saat kutampakkan senyum terbaikku padamu..
...
Mudah saja...karna ego itu menipu cintaku..
...
Seringkali...
Kuhanya tersenyum...
Dan ijinkan hatiku tuk artikan semua dalam bahasa cinta..
Karna hanya itulah yang tampaknya mampu kupahami.. Akan kamu..tentang kamu...
...
Cinta..

kisah indah

..
Satu kisah indah itu..
Berjuta serpihannya...
Terbayang jelas pada benakku..
Terukir pasti pada hatiku..
..
Satu kisah indah itu..
Membuat senyumku memandang sendu..
Menghangatkan hatiku disudut rindu..
..
Satu kisah indah itu..
Tak begitu singkat untuk kutuliskan..
Tak begitu panjang untuk kubukukan..
...
Satu kisah indah itu..
Mengusik kenangan yang tak terlupakan..
Cinta..ada disana..
Menatap dalam keramaian..
Memeluk dalam keheningan..
..
Satu kisah indah itu..
Ada kamu, aku dan semua..
Menjadi penuh..dalam kekosongan hati..
...
Satu kisah indah itu..
Tak ingin kulupakan..
Tak ingin kutinggalkan..
Namun tak ingin juga terulang..
..
Satu kisah indah itu..
Biarlah berlalu..biarlah abadi..
Terlalu indah..
Dan terlalu banyak cinta tertanam disana...
....
Terima kasih...
Satu kisah yang indah itu..
Membuatku mengenal sebuah cinta dan segenggam rindu..
..
(^-^)

demikianlah cinta

Aku tak perlu mempercayaimu.. Karna aku tak meragukanmu..
Aku tak perlu mengingatmu... Karna aku tak melupakanmu..
Aku tak perlu kehadiranmu.. Karna aku akan selalu merindukanmu..
Aku tak perlu janjimu.. Karna aku juga tak akan ingkari cintaku..
Aku tak perlu pembuktianmu.. Karna aku tak sangsikanmu..
...
Demikian aku memberimu cinta itu.. Tanpa kuminta cintamu..
Demikian aku memberimu kebebasan itu.. Tanpa kuminta kebebasanmu..
Demikian aku memberimu cahaya itu.. Tanpa kuminta cahayamu..
..
Karna yang telah bertaut..akan bertaut..
Dan yang akan terlepas..akan terlepas pula..
Itulah satu keutuhan yang teratas namakan cinta...
..
Demikian..kualirkan semuanya dalam semesta ini.. agar menjadi nyata semua yang semu..sama halnya ketika yang nyata disemukan...
...

hanya sesaat..

hanya sesaat....
rasa itu meluap dalam hatiku...
saat kumelihat wajahmu yang tersenyum padaku...
..
hanya sesaat..
rasa itu seakan mengalir di seluruh darahku..
saat kurasakan harum tubuhmu ketika kau memelukku...
...
hanya sesaat...
rasa itu menghentikan nafas nadiku..
saat kurasakan bibirmu bertaut padaku dalam sebuah ciuman..
..
hanya sesaat...
rasa itu membuatku terkulai terpana..
saat kurebahkan tubuhku dipelukmu...dallam buaimu..
..
hanya sesaat..
sesaat yang kan abadi dalam hatiku..
saat peluhku adalah peluhmu..
saat ragaku adalah ragamu..
saat hatiku adalah hatimu...
saat desahku adalah desahmu...
menjadi satu...
dalam keutuhan dan keabadian..
cintaku dan cintamu...

jalan yang kupilih

jalan yang kulalui..
kadang terasa cepat...kadang terasa lambat...
tak apa...aku tetap berjaan..
karna semua adalah ilusi waktu..
...
jalan yang kulalui..
kadang terasa penat...kadang terasa lepas...
tak apa...aku tetap berjalan..
karna semua adalah ilusi rasa..
..
jalan yang kulalui..
kadang terasa berliku..kadang terasa lurus...
tak apa...aku tetap berjalan..
karna semua adalah ilusi mata...
...
jalan itu..
mungkin saja mudah bagimu...tapi seringkali tidak untukku...
mungkin saja datar untukmu...tapi begitu curam untukku...
tapi jalan itu..jalan yang aku pilih...dan mungkin tak kau pilih...
...
terkadang ku lelah... terkadang ku bosan... berjalan sendirian...
aku hanya mampu terdiam... dan sejanak menghentikan langkahku...
terpikir olehku...adakah jalan lain..yang dapat kupilih...
... selalu ada... selalu ada jalan lain yang dapat kupilih..
tapi tetap saja... langkahku hanya pada jalan itu...
...
seringkali pula..kuterjatuh... dan terluka...
namun sekeras apapun kumenangis...sekencang apapun kuberteriak..sepenat apapun kumengumpat...
tetap saja... jalan itu.. jalan yang kupilih...
meski teriknya membuatku dahaga..
meski kerikilnya membuatku tergores...
meski sepinya membuatku menangis...
tetap saja... jalan itu yang kupilih..
...
seringkali kubertanya...mengapa...
seringkali pula ku menjawab... demikianlah...
....
sejauh itu... dan sedekat itu... aku berjalan..dan berlari...maupun terhenti..
...
terkadang kutemukan cahaya...terkadang kutemukan pelangi...
seringkali pula..cahaya itu padam dan hilang...
seringkali pula.. pelangi itu tak ada..dan hanya ada hujan...
....
tapi aku tetapkan hatiku... aku telah tetapkan pikiranku...aku telah tetapkan pilihanku..
hanya pada jalan yang itu...
...

sampai akhirnya kusadari...
..
begitu seringnya kumelihat keluar.. kesekelilingku... ke jalan yang kutempuh...
tanpa sedikitpun... aku melihat kedalam diriku....
....
inilah aku.... yang memilih untuk berjalan di jalan itu...
inilah aku... yang selama ini telah bertahan dan berjuang di jalan itu...
inilah aku.... yang sekedar ingin berubah lebih baik...
....
dan kuhadirkan...cinta...
...
karna telah kusadari... cintalah..yang selama ini menuntunku...
cintalah...yang selama ini membuatku bertahan..
cintalah..yang selama ini..membuatku tetap di jalan itu..
...
bukan cinta biasa...
karna cinta yang ini...menerpaku dengan badai...agar kusemakin kuat..
karna cinta yang ini...membuatku menangis...agar kutahu arti bahagia...
....
dan kau tahu...
..
kini jalanku tak pernah lagi gelap dan sepi...
karna aku menghadirkan cinta dan cahaya dalam diriku...
..
menjadi terang...hingga sinarnya akan terpancar dengan indahnya...dan hangatnya akan memelukku..
...

dan...apa kau tahu .... kini aku tak lagi sendiri....
..
(^-^)...
...
terima kasih....cinta...
terima kasih.... cahaya...
....
________________________________________________
________________________________________________

because you are so precious for me.... all of you.... thank you...(^-^).

Wednesday, December 9, 2009

terhenti..

Aku terhenti..
Dalam bayangan kisah lalu yg kembali..
Menggoreskan luka..dan terulang kembali..
..
Bagaimana mungkin..
Bodoh itu milikku.. racun itu hausku..
Dan semu itu nyatakan hadirnya di raguku..
...
Semua hanya seutas masa lalu...
Mengikatku di kekinian yang tak kuraba..
Dengan apakah.. Kuharus serpihkan semua...
Dengan apakah.. Kubisa hempaskan semua...
Hingga mimpi itu tak lagi mengusik tidur lelapku..
...
Lelahku..hanya lelahku..
Tangisku...hanya tangisku..
Tak ada yang peduli..
Tak ada lagi..pelabuhan itu..
..
Kemana..jejak langkah ini kan tertuju..
Meski kini ku seakan mampu bertopang pada egoku..
Tak tahu...
Bisu itu membungkam nalarku..
Buta itu menghujam hatiku..
..
Sendiri...
_______
__________

Semua perasaan sedih, keluh kesah, dan resah itu...
Sadarilah...akuilah..nyatakanlah..lalu buanglah..semudah itu...
Tak semudah itu pula..karna kita cenderung selalu menipu kelemahan diri..dan menutup diri dari mengakui kesalahan di masa lalu..
Ngga akan ada habisnya...seringkali..bukannya kita tak mengerti..tapi,ketika masalah dan ujian itu datang lagi..
Kita masih saja dibayangi kisah lalu yang menyakiti..hingga begitu sulitnya kita melakukan penyikapan2 yang tepat..
Tapi lakukanlah..agar semua terhenti..bukan dalam kesalahan..tapi dalam proses kemajuan tingkat kesadaran yg bertumbuh..
...
Memaafkan orang lain itu mudah...memaafkan diri sendiri..seringkali terasa lebih menyesakkan batin..
..
Ingatlah selalu...bahwa dalam hidupmu..mgkn saja ada mereka yang menyakitimu..tapi, banyak juga mereka yang mencintaimu..dan memerlukan cahayamu untuk bersinar...karna bukankah terang itu akan menuntun langkahmu dengan lebih baik..
Hadirkan cinta...hadirkan terus...terus menerus dalam nafasmu..tubuhmu..hatimu..pikiranmu..katamu..perbuatanmu...
Dan akhirnya...jadilah cinta yang bercahaya...
....
....
Lagi-lagi..mabuk di pagi hari..
..
Cinta