Showing posts with label kasih. Show all posts
Showing posts with label kasih. Show all posts

Monday, March 2, 2015

Game of Love


baiklah,
yang kau cintai adalah permainannya bukan...?
sementara adalah salahku, karena ternyata aku mencintai pemainnya, dan bukan permainannya.
maka mari kita mainkan.
dan kita akan sama2 melihat,
apa yang akan terjadi saat permainan yg ada diakhiri.

biar kuberitahukan padamu suatu rahasia.
aku adalah malaikat,
malaikat bersayap putih yang mampu membuatmu merasakan keajaiban cinta terindah yang belum pernah kau rasakan sebelumnya.
malaikat dengan segala sisi kelembutan yang akan membuatmu merasa nyaman dan menyerahkan dirimu dalam pelukanku.
membuatmu merasakan kedalaman cinta yang bisa membuatmu terbang ke langit ke tujuh dan menikmatinya sebagai surga bagi hidupmu.

namun sayangnya kau tak percaya,
saat kukatakan bahwa aku juga adalah malaikat bersayap hitam dan bertanduk.
yang dengan segala sisi pekatnya, mampu menenggelamkanmu kedalam hatiku dan mengikatmu disana...lalu berpura2 mengabaikanmu.
dan denganku yang ini, kau akan merasakan kesedihan dan perih yang terdalam yang pernah kau rasakan.
dan ya, meski kau tak percaya, kupikir kau cukup menikmati sisi gelapku ini.
sisi dimana aku bisa menjadi liar dan membakar gairah cinta yang ada menjadi tarian eksotis yang akan membiusmu bagai racun yang kau nikmati sebagai anggur yang memabukkan.

dan apakah kau tahu.....apa bagian terbaiknya..?
bahwa ternyata aku juga adalah manusia.....
yang mampu kau sentuh.. kau dengar.. kau rasakan......dan kau......cintai.
sekaligus sebaliknya.
yang tak selalu dapat kau sentuh...kau lihat...dan kau dengar.

maka inilah permainannya,
kau boleh memilih manapun dari diriku untuk kau cintai....
namun sayangnya, aku pun punya hak untuk memilih siapa dari diriku untuk kuberikan padamu.

lalu,......?

Wednesday, December 4, 2013

pemahaman cinta

dan..sang gadis pelangi menari tangannya dari genggaman erat sang pemuda cahaya.. pemuda yang dikasihinya..
lalu ia berkata..
"aku mengasihimu.. namun aku bukanlah milikmu.. sebagaimana dirimu..juga tak mungkin kumiliki.."


"aku menginginkanmu pelangi. mengapa kau tak setia padaku ? aku tahu kau masih bersamanya.. dan menggoda banyak pemuda lain untuk memasuki hatimu."

pelangi tersenyum. dan ia menjawab dalam perih air mata yang masih coba ditahannya.

cinta ini. mungkin tak kau pahami.
tentang kesetiaan yang selalu kau kaitkan dengan keegoisan dirimu untuk memiliki.
sedangkan bagiku, kesetiaan adalah kita yang sedang menjadi diri kita apa adanya dan menjalankan irama kehidupan ini dalam nada terbaiknya, sesuai apa yang menjadi tugas kita.
aku, yang adalah pelangi.
bagaimana mungkin aku tak mencintaimu, cahaya.
dan bagaimana mungkin aku tak mencintai langit tempat aku mampu menapak langkah tertinggiku.
dan bagaimana mungkin aku tak mencintai bumi tempat aku berpijak untuk melukiskan lengkung warna terindah yang juga adalah dirimu didalamnya.
maka katakan padaku,
tidak setiakah aku karena aku adalah satu hati yang memeluk banyak cinta..?
kau tahu,
bahkan akupun mencintai genangan kotor yang tercipta karena hujan lebat sebelum aku dihadirkan di dunia ini.
aku mencintai. karena akulah cinta itu.
dan demikianlah juga adalah denganmu.
bukankah kita semua adalah cinta yang sedang berwujud dalam kehidupan yang sungguh luar biasa ini..?
lalu mengapa kita harus menyangkal apa yang menjadi diri kita adanya.

...dan air mata pun terjatuh. sang gadis pelangi tak lagi mampu menahannya.
karena ia tahu. selalu akan ada sepasang langkah yang menjauh meninggalkannya.
pergi..atas cinta yang tak mungkin dipahami jika bukan oleh cinta itu sendiri.

Kasih yang adalah Cahaya.. (Gadis Pelangi)

dan ia berdiri didepan cermin yang selama ini meresahkannya...
sang pelangi..yang warnanya mulai memudar...
ditatapnyalah dirinya disana.. dirinya..yang adalah juga belahan jiwanya..

tampak jelas raut wajah pemuda cahaya yang dikasihinya itu..
dia...yang juga adalah dirinya sendiri..
ahh..
betapa selama ini sang gadis pelangi begitu disibukkan untuk mengenali liarnya pikiran itu... berputar kesana kemari mencari jawaban dan keterkaitan logika dalam genangan sebuah kenangan...
dan ia menjadi lupa untuk bercermin.. lupa untuk menatap dirinya sendiri.. dan menemukan sang belahan jiwa disana...

mengapa begitu mudahnya ia mendengarkan apa yang diluar sana..
namun begitu sulitnya untuk benar2 mempercayai apa yang dikatakan didalam dirinya sendiri...
padahal segala petunjuk dan kerlingan cahaya kasih itu telah sedemikian jelasnya dinyatakan pada hari harinya..

ah.. dan disinilah dia...dan dirinya..
dua yang tak juga terpisah..
dua yang sesungguhnya adalah satu dalam keutuhan cahaya kasih...

dan sesaat senyuman itu digariskannya lengkung pada wajahnya..
bulir2 air mata itu turun tak tertahankan lagi..
betapa ia selama ini telah merindukan pada arah yang salah..
pada ilusi yang selalu saja ia ketahui adalah menipu hatinya...

kasih.. adalah hanya sebatas kesadaran itu memeluk dirinya sendiri..
dan memenuhi dirinya sendiri dengan cahaya...
bagaikan melihat di cermin.. dan menjernihkan segala ilusi itu.. hingga yang ada tertinggal hanyalah cahaya terang bagi jiwa...

dan pemuda cahaya yang dipandangnya itu mulai berbisik perlahan pada hatinya...
'dengarkanlah ini wahai pelangi... aku adalah dirimu.. dan demikian adanya kasih itu sajalah yang menyatukan kita... maka disinilah kau selalu dapat menemui aku.. dan berkata2 padaku.. ialah dengan bertemu dengan dirimu sendiri..dan berkata2 pada dirimu... '
'namun ingatlah pelangi... hidupmu adalah disana.. di dalam nyatamu.. dan aku disini..di nyataku.. bukan berarti bahwa kita terpisahkan.. namun inilah pilihan yang kita telah sepakati bersama.. sebagai dharma dan jalan karma kita di dunia ini.. maka berikanlah penghargaan padaku..pada dirimu sendiri.. dengan benar2 mewujudnyatakan kasih dalam kesetiaanmu sebagai manusia di dunia ini.'

.....dan semua itu telah dipahaminya..
kesetiaan yang adalah menjaga mereka yang dipercayakan padanya..
kesetiaan yang adalah menjadi manusia seutuhnya dengan budi pekerti dan moral etika...
kesetiaan yang adalah menjadi nyata perwujudan kasih pada dunia..

kasih.. yang adalah cahaya..

gadis pelangi dibalik malam..

gadis pelangi dibalik malam..

dan yang ia tahu.. ia sedang terlelap sambil membisikkan namanya.. nama pemuda cahaya yang dikasihinya..
namun saat ia mendapati dirinya sedang berada diatas bukit yang sangat tinggi..
dingin..dan anginnya sungguh kencang.. dan sejauh mata memandnag.. ia hanya melihat kabut kelabu dan putih yang bergerak..
sedikitpun ia tak tahu apa yang ada dibawah sana.. dan ia tak ingin tahu.. ia begitu ingin kembali pada dunianya.. pada tempat tidurnya yang hangat dan nyaman..
gadis pelangi makin bingung.. ia sendirian..dan ketakutan.

lalu tiba2.. dibalik kabut..disisi tebing yang lain.. muncullah pemuda cahaya yang dikasihinya...
sang gadis memekik girang.. namun segera berubah menjadi kesedihan.. taktala ia mendapati..bahwa ternyata pemuda yang dikasihinya itu sedang terluka..
gadis pelangi sejak dulu sangat takut pada darah..
dan kini..saat pemuda cahaya yang telah lama dikasihinya itu hadir.. setelah sekian lamanya menghilang... ia hanya dapat terdiam dan pucat..melihat darah mengucur deras dari tubuh sang pemuda...yang menatapnya lembut..

"lupakah engkau padaku.. pelangi..?" kata pemuda itu..
sang pelangi tetap diam.. ia hanya diam..dan tak sadar telah meneteskan bulir2 air mata itu...
"aku membutuhkanmu pelangi... aku menjagamu...tapi aku juga membutuhkanmu..
membutuhkan kasihmu.. membutuhkan keyakinanmu pada kasih.. padaku.."
sang pelangi akhirnya menguatkan dirinya dan berkata lirih..
"aku mengasihimu...aku sangat mengasihimu.."
namun sang pemuda cahaya hanya menggeleng.. dan tatapannya sangat sedih...
lalu tiba2.. pemuda cahaya menjatuhkan dirinya dari tepi tebing yang tinggi itu..

sang pelangi menjerit tertahan.. dan berusaha menggapainya..
namun sang pemuda perlahan mulai menghilang diantara kabut.. jatuh kebawah..

sang pelangi tercekat.. ia sangat dalam mengasihi pemuda itu..dan kini..sekali

lagi ia ditinggalkan..
ia lalu menutup matanya.. dalam sekejap diantara ruang dan waktu.. ia seolah mendengarkan bisikan kasih di hatinya.. sangat lembut..
"apakah engkau mengasihiku pelangi..aku membutuhkanmu.."
dan sang gadis pelangipun menyerahkan dirinya...dan terjun kebawah..mengikuti sang pemuda cahaya...

ya.. ia sedemikian dalamnya mengasihi.. dan kasih itu membutuhkannya..
maka diserahkannyalah segalanya...
ia tidak menjatuhkan dirinya... ia hanya mengikuti hatinya..dan pergi kemana pemuda yang dikasihinya itu berada...

dan ya..ia menemukannya..
diantara langit dan bumi.. ia menemukan kekasihnya itu..
dan memeluknya...
dan mereka berdua berpelukan...
berbisiklah sang pemuda pada sang gadis pelangi..
"terima Kasih"...

lalu keajaiban itupun terjadi..
sayap2 itu dilahirkan..
dan sang gadis pelangi memiliki sayap2 putih pada punggungnya..
demikian pula sang pemuda cahaya...

keyakinan akan Kasih.. telah mempertemukan mereka.. mempersatukan mereka..
dan mengangkat mereka kembali pada semesta cahaya kasih...

tentang kesadaran kasih... (Gadis Pelangi)

ah terkadang semuanya ini begitu melelahkan sekali..
saat dimana seolah 'keramaian ilusi dunia' yang ada begitu membutakan hati...
membuat ledakan emosi seketika... yang akhirnya harus dituangkan dalam air mata..

"aku membencimu..aku sangat membencimu yang hadir menanamkan kasih dalam hidupku..lalu pergi dan tinggalkan aku sendiri di keramaian ini.." teriak hati sang gadis pelangi yang sedang merasakan kesedihan dan kemarahan tak terkendali.. akan situasi2 tak menyenangkan yang dihadirkan dlm hidupnya..
Sang pemuda cahaya yang menjadi tujuan rasa itu.. mmg telah lama menghilang dan tak pernah lagi secara fisik menemuinya.

"aku membencimu.. dan biarlah.. akan kubuat gila semuanya ini.. aku akan menjadi lebih gila lagi dari apa yg pernah kau duga.. persetan dengan kasih dan semuanya itu..!" teriaknya menggebu dibalik air matanya yang deras mengalir.
....dan suara itu datang lagi, suara yg selalu berkata2 pd dirinya..bisikan lembut yg seolah berasal dari sang pemuda cahaya..

"...dan sekali lagi kamu menusukkan pedang tajam itu pada tubuhku..pelangi.." bisik sang hati.

sang pelangi terdiam, ia tahu ini bukan yg pertama ia menusukkan pedang itu. ia juga merasakannya, betapa kemarahan2nya telah membuat sang pemuda cahaya harus menanggungnya di sisi lain dunia ini.

"..tenangkan dirimu pelangi, kau lihat dunia ini memang sedang bising dan manusia mulai menjadi gila karnanya.. tenangkan dirimu, kamu adalah pelangi yg harusnya memberikan keindahan itu.. apa yg terjadi jika kamu memburatkan warna pelangi yg kamu miliki... maka makin gelaplah langit ini.."

sang pelangi makin mengalami pergulatan.. dan kilas kisah lalunya kembali terputarkan satu persatu.. betapa dia telah berusaha sejauh ini untuk bisa mengenal kasih.. apakah hanya dengan emosi dan kelelahan sesaat saja.. akan menghancurkan semuanya.. dan terlebih harus menggoreskan luka semakin dalam pada yang dikasihinya.

"tenangkan dirimu pelangi.. apa yg kau lihat pd dunia ini.. adalah kembali pd hatimu sendiri.. bersyukurlah.. lihatlah..betapa banyak yg bisa kautemukan utk kausyukuri.. lihatlah pada keluargamu.. lihatlah anak2mu.. lihatlah betapa kehidupanmu telah dicukupi oleh kasih.."

sang pelangi masih terisak..namun kali ini adalah tangis kesadaran.. ia tahu betul bahwa kasih sesungguhnya mengasihinya teramat sangat.
maka ia memejamkan mata.. dan meminta pada kasih untuk membantunya melewati pergulatan ini.
dan selangkah lagi sang pelangi telah masuk dalam ruang kasih yang semakin luas.

***
lihatlah.. betapa sering kita yang berkata2 ttg kasih ini.. malah menyangkal kasih dan hendak menyerangnya, ketika dunia yg kita jalani sejenak menjadi beban..
betapa kita lupa untuk mau bercakap2 dengan kasih dalam hati..
dan betapa kita lupa untuk mau meminta bantuan pd kasih atas segala pergulatan batin yg kita alami...

ketika kemarahan dan kesedihan itu berteriak makin keras..
sesungguhnya kasih memelukmu semakin erat..sehingga bisikannya bisa kaudengar..
maka selalulah tegaskan dirimu untuk yakin akan kasih pd hatimu.
dan luaskan ruang kasih dlm dirimu.. hingga pd akhirnya nanti kau akan merasakan bahwa ruang kasih sesungguhnya tak memiliki batas... krn batas yg ada adalah diciptakan oleh keegoisanmu.

lukiskan pelangi itu semakin mewarnai duniamu.. hingga adalah keindahan dan kedamaian yg kau rasakan.
lukiskanlah.. dengan cahaya kasih.

Sunday, January 6, 2013

 
dan aku tersenyum pada kehidupan mayapada ini...
dimana ilusinya membuat kita begitu menikmati kenyamanan yang semu..
pun pada kesempatan yang sama.. ilusi tersebut sesungguhnya merupakan hadiah bernama pembelajaran yang bisa kita selami sebagai kesadaran...
kehidupan, yang bagaikan pasang surutnya air laut..
sesaat tenang dan mendamaikan.. dan sesaat kemudian badai bisa datang menerpa dan menghanyutkan...
pilihan yang selalu dikembalikan pada sang pejalan..
untuk hanya menikmati indah pantainya..
ataukah menyediakan diri untuk menyelami kedalamannya...
dan mungkin.. sejenak tersesat dalam kegelapan yang ada..
ah, bukankah semua sungguh baik adanya...

siapakah kita..?
adalah bagian dari kehidupan itu sendiri..
sebab kita memilih untuk dihadirkan kedalamnya..
disadari atau tidaknya.. disepakati atau disangkal... semua telah melebur dalam satu mahakarya kasih bernama kehidupan mayapada..

maka disinilah kita..
sedang belajar berdamai pada segala rasa yang dihadirkan...
sedang belajar menyadari bahwa segalanya sungguh baik adanya..
dan selalu mengalir pada irama yang diperdengarkan kasih pada hati..
sedang belajar...mengenali ego dalam diri.. dan setiap kemunculannya pada penyikapan... untuk kita dapat mengendalikannya..dan memanfaatkannya sebagai media pembelajaran tentang sejatinya diri...

ego akan menginginkan dirinya menjadi seluas lautan dan bertahta pada samudra kehidupan...
namun kehadiran Kasih akan menyadarkan diri.. bahwa kita pun hanyalah setitik debu yang diberikan kesempatan untuk berpartisipasi pada kehidupan...
pada satu sisi.. menyadari bahwa diri kita adalah Raja dan keseluruhannya..
dan pada sisi lain.. menyadari bahwa diri kita adalah pelayan yang merupakan bagian dari keutuhan yang ada...
.....dan lalu... sampai pada kesadaran Kasih yang adalah cahaya..
cahaya yang tak lagi memilah mana besar dan kecil..mana penting dan sederhana..
cahaya.. yang adalah telah terhubung dan menjadi keutuhannya...

cahaya Kasih.♥

Jiwa Kasih


kita semua adalah jiwa jiwa kasih yang dilahirkan oleh cahaya pelangi..
cahaya perbedaan yang telah disatukan oleh kehadiran kasih didalamnya..
maka jagalah.. karna apa yang telah dileburkan oleh cahaya kasih.. selamanya akan abadi dalam semesta kehidupan ini..
jagalah.. karena kita juga telah begitu kaya akan segala warna yang mampu menjadi keindahan bagi kehidupan ini...




ketika pertanyaan itu ada atas sebuah rasa...
dan malam yang sepi dihadirkan untuk menemani jiwa..
maka siapalah yang dapat menahan terlalu lama..
akan air mata yang telah menampung segenap kelelahan kisah..

bisikan apapun itu kini terdengar begitu bising..
telah basah dan menggenangi kenangan yg juga belum terciptakan...
isakan yang ada pun semakin ditenggelamkan pada maya..
seolah mimpi tak lagi dipercaya untuk hapuskan resahnya hari..

perjalanan ini bukannya tiada akhir..
namun juga bukan untuk segera diakhiri oleh keegoisan diri..
apa yang terulang sekian kali itu adalah wujud kesabaran kasih pada hausnya jiwamu...
dan masih saja kita seringkali menikmati permainan tanpa mau belajar memaknai dalam kejernihan...

cahaya yang seperti api dan dihujamkan dari langit..
seperti apakah kau akan memandang dan menyikapinya...
hanya diam dan menyerahkan dirimu untuk ketiadaan...
ataukah lari dan bersembunyi dibalik ilusi dunia..sekali lagi...

apalah artinya api itu jika kau menyadari bahwa dirimu adalah kelengkapannya...
meleburkan diri dan akhirnya akan menjadi bulir cahaya di langit...
untuk kemudian dilahirkan baru menjadi bening dan bersih...

ah.. sudahlah...
kita sedang berkisah dengan permainan yang disajikan jemari...
menari nari dalam irama yang mulai terdengar berisik bagi mereka yang sempit dalam ruangnya...
biarlah saja..
dan usaikanlah sudah..
kesepakatan itu telah kita meteraikan sebelum nafas ini kita miliki...

baiklah kembalikan saja pada kesederhanaan itu..
tanpa rumitnya pikiran liar yang berlarian..
dan tanpa campur tangan dunia dalam keburamannya..
hentikan saja jika kerut2 itu yang mengarahkan cahayamu..
diamlah saja.. dan berdamai dengan bising yg ada..
sampai saatnya nanti..
hati kembali hening dan mampu rasakan kehadiran kasih yg adalah setiap saatnya..

Perjalanan Kehidupan





ketika seringkali kita terjatuh pada lubang yang terlihat sama...
:) tersenyumlah dan kembalilah berusaha bangkit dan keluar dari lubang itu.. lalu berjalan kembali dengan semangat yang baru...
tertawakan diri sendiri atas kebodohan yg sama.. tak apa.. kita belajar untuk mengenali apapun yg kita telah lakukan.. lalu belajar melepaskannya dengan baik.. agar bisa menjadi pembelajaran bagi diri yang melangkah kedepan...

ketika seringkali kita terluka pada perih yang belum juga sembuh...
:) tersenyumlah... dan maafkanlah apapun atau siapapun itu yang kita rasakan melukai diri... karna dengan memaafkan orang lain.. sesungguhnya kita sedang memaafkan diri sendiri.. dan mengasihi jiwa kita...
jadikan saja perih dan air mata itu sebagai pembelajaran bagi kesabaran dan ketulusan kita untuk mau menerima orang lain apa adanya...

ketika seringkali kita masih saja seolah mengulang kisah sama yang membuat kita makin hari makin tergenang dalam kesedihan dan kemarahan...
:) tersenyumlah... dan tak apa.. cobalah jujur apa adanya pd diri sendiri...
sungguhkah semua itu karna lingkungan dan apa yg diluar diri.. ataukah karna diri kita sendirilah yang menjadikan semuanya itu kembali terulang...
tersesat dalam tikungan yang sama.. tak apa.. setidaknya kita belajar mengenali dengan baik jalan2 kegelapan yg ada... hingga kita akan benar2 mengenali terang dan jalan lain yg tak sama..

jangan tambah beban hidupmu lagi dengan terus merasa bersalah akan masa lalu..
namun lepaskanlah segala beban yang terasa itu.. dengan mau membuka diri dan membuka hati.. untuk menjalani saat ini dengan sebaik2nya..dan menikmati setiap yang dihadirkan...
lepaskanlah segala keresahan dan amarah yang ada...
dengan mau bersyukur dan memaknai segala yg ada dengan kesabaran kasih...

♥ dan hentikan saja ribuan kata penipuan diri itu... dan jalanilah nyata ini dengan keberanian untuk mau mengalami perubahan2 dan menjadi perubahan itu sendiri... yang akan membuat kita makin lentur lagi dalam menjalani kehidupan ini...

love. there is.
and there is, Love.

Friday, December 14, 2012

gadis pelangi dan pemuda cahaya


gadis pelangi dibalik malam..

dan yang ia tahu.. ia sedang terlelap sambil membisikkan namanya.. nama pemuda cahaya yang dikasihinya..
namun saat ia mendapati dirinya sedang berada diatas bukit yang sangat tinggi..
dingin..dan anginnya sungguh kencang.. dan sejauh mata memandnag.. ia hanya melihat kabut kelabu dan putih yang bergerak..
sedikitpun ia tak tahu apa yang ada dibawah sana.. dan ia tak ingin tahu.. ia begitu ingin kembali pada dunianya.. pada tempat tidurnya yang hangat dan nyaman..
gadis pelangi makin bingung.. ia sendirian..dan ketakutan.

lalu tiba2.. dibalik kabut..disisi tebing yang lain.. muncullah pemuda cahaya yang dikasihinya...
sang gadis memekik girang.. namun segera berubah menjadi kesedihan.. taktala ia mendapati..bahwa ternyata pemuda yang dikasihinya itu sedang terluka..
gadis pelangi sejak dulu sangat takut pada darah..
dan kini..saat pemuda cahaya yang telah lama dikasihinya itu hadir.. setelah sekian lamanya menghilang... ia hanya dapat terdiam dan pucat..melihat darah mengucur deras dari tubuh sang pemuda...yang menatapnya lembut..

"lupakah engkau padaku.. pelangi..?" kata pemuda itu..
sang pelangi tetap diam.. ia hanya diam..dan tak sadar telah meneteskan bulir2 air mata itu...
"aku membutuhkanmu pelangi... aku menjagamu...tapi aku juga membutuhkanmu..
membutuhkan kasihmu.. membutuhkan keyakinanmu pada kasih.. padaku.."
sang pelangi akhirnya menguatkan dirinya dan berkata lirih..
"aku mengasihimu...aku sangat mengasihimu.."
namun sang pemuda cahaya hanya menggeleng.. dan tatapannya sangat sedih...
lalu tiba2.. pemuda cahaya menjatuhkan dirinya dari tepi tebing yang tinggi itu..

sang pelangi menjerit tertahan.. dan berusaha menggapainya..
namun sang pemuda perlahan mulai menghilang diantara kabut.. jatuh kebawah..

sang pelangi tercekat.. ia sangat dalam mengasihi pemuda itu..dan kini..sekali

lagi ia ditinggalkan..
ia lalu menutup matanya.. dalam sekejap diantara ruang dan waktu.. ia seolah mendengarkan bisikan kasih di hatinya.. sangat lembut..
"apakah engkau mengasihiku pelangi..aku membutuhkanmu.."
dan sang gadis pelangipun menyerahkan dirinya...dan terjun kebawah..mengikuti sang pemuda cahaya...

ya.. ia sedemikian dalamnya mengasihi.. dan kasih itu membutuhkannya..
maka diserahkannyalah segalanya...
ia tidak menjatuhkan dirinya... ia hanya mengikuti hatinya..dan pergi kemana pemuda yang dikasihinya itu berada...

dan ya..ia menemukannya..
diantara langit dan bumi.. ia menemukan kekasihnya itu..
dan memeluknya...
dan mereka berdua berpelukan...
berbisiklah sang pemuda pada sang gadis pelangi..
"terima Kasih"...

lalu keajaiban itupun terjadi..
sayap2 itu dilahirkan..
dan sang gadis pelangi memiliki sayap2 putih pada punggungnya..
demikian pula sang pemuda cahaya...

keyakinan akan Kasih.. telah mempertemukan mereka.. mempersatukan mereka..
dan mengangkat mereka kembali pada semesta cahaya kasih...

senja yang sama

senja yang tadinya tampak selalu sama..
menyimpan kerinduan yang tak akan habis dikisahkan..
namun senja yang ini tampak asing bagi jemariku..
sebab seringkali ia terhenti dalam tariannya diatas lembar maya..

seolah... sedang menikmati kedalaman rasa yang membuatnya lupa akan dunia..
seolah... gerak itu tak lagi penting bagi kosa-katanya..
seolah... apa yang sedang ditatapnya itu begitu membekukan ingatannya...
seolah... jemariku ini sedang jatuh cinta pada lembaran kisah yg ada...
dan tak dapat menemukan untaian kata yang tepat menggambarkannya...

antara ada dan tiada... namun yang satu tak meniadakan yang lain...
keduanya ada... sekaligus tiada.. tak juga bergantian...tak juga saling mengisi...
hanya.. sedang berdetak dalam irama yang sama.. yang mungkin tak saling bertemu.. namun kita tahu yang dihembuskannya adalah nafas kehidupan bagi kasih...

bukan diam...namun bukan juga gerak..
tapi adalah keduanya yang tak dapat dinyatakan oleh kata...
hanya rasa.. yang sangat halus dan terbisikkan pada hati..
tentang rasa... yang adalah cahaya kasih.. sedang menarikan kehidupan..

dan....siapakah kita...?
ah...sudahlah.. tak penting lagi..
kisah ini.. adalah sejenak musim yang mengisi kehidupan..
kita tahu akan kembali mengalir dalam iramanya..
biarlah.. kita nikmati saja semua yang dihadirkannya...

malaikat cahaya

seorang malaikat cahaya..
membawa pedang adalah bukan untuk melukai lawannya..
melainkan untuk dirinya sendiri... ketika ia gagal membawa perdamaian di medan perang ilusi yang menjadi tugasnya turun ke dunia.. maka pedang itu akan dihunuskan pada dirinya sendiri.. sebagai bakti pengorbanannya.. menebus sebagian dari apa yang harusnya diterima jiwa manusia yang dikasihinya...

♥ i dont know much...but i know i love you... :)

♥ i dont know much...but i know i love you... :)

kasih yang ada dan mengalir daripadaku..
mungkin tak seluas langit biru..
namun bersamanya kuiringkan doa.. semoga yang ada ini cukup dapat menyejukkan hatimu saat langitmu mendung dan pekat...


kasih yang ada dan mengalir daripadaku..
mungkin tak seterang sinar matahari...
namun bersamanya kusertakan pelukan... semoga rasa hangat itu tersampaikan padamu.. kapanpun dan dimanapun kau membutuhkannya..

kasih yang ada dan mengalir daripadaku ini..
memang bukan milikku.. namun kuyakinkan padamu..
jika tersampaikan padamu.. maka Kasih itu sendiri yang memberikannya padamu..

:)♥
may love and light always guide us all...
dan semoga cahaya kasih itu selalu memenuhi diri kita dan memancarkannya dalam wujud nyata perbuatan kasih...

Saturday, November 12, 2011

Jadilah Cahaya.. Jadilah Kasih...

pernahkah kau merasa sedang begitu lelahnya menjalani kehidupan ini..
dan bahwa kau telah begitu kerasnya menerpa dirimu selama ini...
...
lalu..
ketika kau mendapati sahabatmu berteriak dan menuduhmu tak peduli padanya..
akankah kau berbalik menyalahkannya.. ?
dengan merasa bahwa selama ini kau telah begitu baik padanya..
dan justru dialah yang tak mau memahami kesulitan dan kelelahanmu saat ini...
ataukah...
kau akan berusaha menenangkan dirimu..
dan berusaha melihat dengan hati yg penuh kasih..
bahwa mungkin dia juga sedang mengalami kelelahan dan kesulitan yang lebih daripada yang kau alami..
sedikit mengalah.. dan tersenyum.. mgkn justru akan membuat persahabatan itu semakin indah...
...
lalu..
ketika kau mendapati anakmu berbuat kenakalan dan merusakkan pekerjaan kantor yang telah kau kerjakan bersusah payah dan berhari2 lamanya..
apakah kau akan marah dan memukulnya.. mengata2inya...
ataukah...
kau akan berusaha sejenak menenangkan dirimu..
dan berusaha untuk melihat dengan hati yang penuh kesabaran kasih..
bahwa mungkin sesungguhnya anakmu itu sedang ingin kaumanjakan..
sedang ingin meminta perhatianmu.. yang selama ini terlalu kau berikan pada pekerjaanmu..
bahwa sesungguhnya ia hanya berusaha menunjukkan kebutuhannya untuk dicintai olehmu..
karna ia sangat mencintaimu..dan berharap dia akan mendapatkan pelukan itu darimu...
dan.. saat kau mau untuk sejenak berusaha memahaminya..
mungkin kau bisa tersenyum.. dan menyikapinya dengan bijak..
dengan tegas.. namun juga memahami kebutuhan anak2mu untuk juga diperhatikan dan dicintai...
...
lalu...
ketika kau mendapati keluargamu justru meninggalkanmu..di saat2 kau membutuhkan dukungan mereka...
akankah kau membenci mereka..dan mengutuk mereka dengan kemarahan2mu itu...?
ataukah..
kau akan berusaha sejenak menenangkan dirimu..dan berusaha melihat kedalam..
sungguhkah itu yang sebenarnya terjadi..
ataukah kau hanya sedang terlalu lelahnya untuk melihat segala bentuk dukungan dan cinta dari keluargamu itu...
dan bahwa sebenarnya merekalah yang selalu berada dibelakangmu ketika kau meninggalkan mereka demi pekerjaan pun kesenanganmu....
...dan saat kau mau untuk sejenak berdamai dan jujur pada dirimu sendiri..
kau mungkin bisa tersenyum.. dan menyadari semua pembelajaran kedewasaan ini...
...
tidakkah kau lihat bahwa semuanya begitu sempurna diberikan pada kehidupanmu..
untukmu semakin membangun kesadaran Kasih yang ada di dalam hatimu..
untukmu semakin mengenali apa yang menjadi tugas kehidupan dan tanggung jawabmu di dunia ini...
bukan dengan mengeluh..menyalahkan atau menyangkal segala ketidaknyamanan yang harus kaurasakan...
tapi dengan belajar mensyukuri kehidupan ini... dan berdamai dengan diri sendiri..
sehingga kita bisa menjadi pelita dan cahaya bagi orang2 yang kita cintai...