Showing posts with label hati. Show all posts
Showing posts with label hati. Show all posts

Wednesday, December 4, 2013

Kasih yang adalah Cahaya.. (Gadis Pelangi)

dan ia berdiri didepan cermin yang selama ini meresahkannya...
sang pelangi..yang warnanya mulai memudar...
ditatapnyalah dirinya disana.. dirinya..yang adalah juga belahan jiwanya..

tampak jelas raut wajah pemuda cahaya yang dikasihinya itu..
dia...yang juga adalah dirinya sendiri..
ahh..
betapa selama ini sang gadis pelangi begitu disibukkan untuk mengenali liarnya pikiran itu... berputar kesana kemari mencari jawaban dan keterkaitan logika dalam genangan sebuah kenangan...
dan ia menjadi lupa untuk bercermin.. lupa untuk menatap dirinya sendiri.. dan menemukan sang belahan jiwa disana...

mengapa begitu mudahnya ia mendengarkan apa yang diluar sana..
namun begitu sulitnya untuk benar2 mempercayai apa yang dikatakan didalam dirinya sendiri...
padahal segala petunjuk dan kerlingan cahaya kasih itu telah sedemikian jelasnya dinyatakan pada hari harinya..

ah.. dan disinilah dia...dan dirinya..
dua yang tak juga terpisah..
dua yang sesungguhnya adalah satu dalam keutuhan cahaya kasih...

dan sesaat senyuman itu digariskannya lengkung pada wajahnya..
bulir2 air mata itu turun tak tertahankan lagi..
betapa ia selama ini telah merindukan pada arah yang salah..
pada ilusi yang selalu saja ia ketahui adalah menipu hatinya...

kasih.. adalah hanya sebatas kesadaran itu memeluk dirinya sendiri..
dan memenuhi dirinya sendiri dengan cahaya...
bagaikan melihat di cermin.. dan menjernihkan segala ilusi itu.. hingga yang ada tertinggal hanyalah cahaya terang bagi jiwa...

dan pemuda cahaya yang dipandangnya itu mulai berbisik perlahan pada hatinya...
'dengarkanlah ini wahai pelangi... aku adalah dirimu.. dan demikian adanya kasih itu sajalah yang menyatukan kita... maka disinilah kau selalu dapat menemui aku.. dan berkata2 padaku.. ialah dengan bertemu dengan dirimu sendiri..dan berkata2 pada dirimu... '
'namun ingatlah pelangi... hidupmu adalah disana.. di dalam nyatamu.. dan aku disini..di nyataku.. bukan berarti bahwa kita terpisahkan.. namun inilah pilihan yang kita telah sepakati bersama.. sebagai dharma dan jalan karma kita di dunia ini.. maka berikanlah penghargaan padaku..pada dirimu sendiri.. dengan benar2 mewujudnyatakan kasih dalam kesetiaanmu sebagai manusia di dunia ini.'

.....dan semua itu telah dipahaminya..
kesetiaan yang adalah menjaga mereka yang dipercayakan padanya..
kesetiaan yang adalah menjadi manusia seutuhnya dengan budi pekerti dan moral etika...
kesetiaan yang adalah menjadi nyata perwujudan kasih pada dunia..

kasih.. yang adalah cahaya..

gadis pelangi dibalik malam..

gadis pelangi dibalik malam..

dan yang ia tahu.. ia sedang terlelap sambil membisikkan namanya.. nama pemuda cahaya yang dikasihinya..
namun saat ia mendapati dirinya sedang berada diatas bukit yang sangat tinggi..
dingin..dan anginnya sungguh kencang.. dan sejauh mata memandnag.. ia hanya melihat kabut kelabu dan putih yang bergerak..
sedikitpun ia tak tahu apa yang ada dibawah sana.. dan ia tak ingin tahu.. ia begitu ingin kembali pada dunianya.. pada tempat tidurnya yang hangat dan nyaman..
gadis pelangi makin bingung.. ia sendirian..dan ketakutan.

lalu tiba2.. dibalik kabut..disisi tebing yang lain.. muncullah pemuda cahaya yang dikasihinya...
sang gadis memekik girang.. namun segera berubah menjadi kesedihan.. taktala ia mendapati..bahwa ternyata pemuda yang dikasihinya itu sedang terluka..
gadis pelangi sejak dulu sangat takut pada darah..
dan kini..saat pemuda cahaya yang telah lama dikasihinya itu hadir.. setelah sekian lamanya menghilang... ia hanya dapat terdiam dan pucat..melihat darah mengucur deras dari tubuh sang pemuda...yang menatapnya lembut..

"lupakah engkau padaku.. pelangi..?" kata pemuda itu..
sang pelangi tetap diam.. ia hanya diam..dan tak sadar telah meneteskan bulir2 air mata itu...
"aku membutuhkanmu pelangi... aku menjagamu...tapi aku juga membutuhkanmu..
membutuhkan kasihmu.. membutuhkan keyakinanmu pada kasih.. padaku.."
sang pelangi akhirnya menguatkan dirinya dan berkata lirih..
"aku mengasihimu...aku sangat mengasihimu.."
namun sang pemuda cahaya hanya menggeleng.. dan tatapannya sangat sedih...
lalu tiba2.. pemuda cahaya menjatuhkan dirinya dari tepi tebing yang tinggi itu..

sang pelangi menjerit tertahan.. dan berusaha menggapainya..
namun sang pemuda perlahan mulai menghilang diantara kabut.. jatuh kebawah..

sang pelangi tercekat.. ia sangat dalam mengasihi pemuda itu..dan kini..sekali

lagi ia ditinggalkan..
ia lalu menutup matanya.. dalam sekejap diantara ruang dan waktu.. ia seolah mendengarkan bisikan kasih di hatinya.. sangat lembut..
"apakah engkau mengasihiku pelangi..aku membutuhkanmu.."
dan sang gadis pelangipun menyerahkan dirinya...dan terjun kebawah..mengikuti sang pemuda cahaya...

ya.. ia sedemikian dalamnya mengasihi.. dan kasih itu membutuhkannya..
maka diserahkannyalah segalanya...
ia tidak menjatuhkan dirinya... ia hanya mengikuti hatinya..dan pergi kemana pemuda yang dikasihinya itu berada...

dan ya..ia menemukannya..
diantara langit dan bumi.. ia menemukan kekasihnya itu..
dan memeluknya...
dan mereka berdua berpelukan...
berbisiklah sang pemuda pada sang gadis pelangi..
"terima Kasih"...

lalu keajaiban itupun terjadi..
sayap2 itu dilahirkan..
dan sang gadis pelangi memiliki sayap2 putih pada punggungnya..
demikian pula sang pemuda cahaya...

keyakinan akan Kasih.. telah mempertemukan mereka.. mempersatukan mereka..
dan mengangkat mereka kembali pada semesta cahaya kasih...

tentang kesadaran kasih... (Gadis Pelangi)

ah terkadang semuanya ini begitu melelahkan sekali..
saat dimana seolah 'keramaian ilusi dunia' yang ada begitu membutakan hati...
membuat ledakan emosi seketika... yang akhirnya harus dituangkan dalam air mata..

"aku membencimu..aku sangat membencimu yang hadir menanamkan kasih dalam hidupku..lalu pergi dan tinggalkan aku sendiri di keramaian ini.." teriak hati sang gadis pelangi yang sedang merasakan kesedihan dan kemarahan tak terkendali.. akan situasi2 tak menyenangkan yang dihadirkan dlm hidupnya..
Sang pemuda cahaya yang menjadi tujuan rasa itu.. mmg telah lama menghilang dan tak pernah lagi secara fisik menemuinya.

"aku membencimu.. dan biarlah.. akan kubuat gila semuanya ini.. aku akan menjadi lebih gila lagi dari apa yg pernah kau duga.. persetan dengan kasih dan semuanya itu..!" teriaknya menggebu dibalik air matanya yang deras mengalir.
....dan suara itu datang lagi, suara yg selalu berkata2 pd dirinya..bisikan lembut yg seolah berasal dari sang pemuda cahaya..

"...dan sekali lagi kamu menusukkan pedang tajam itu pada tubuhku..pelangi.." bisik sang hati.

sang pelangi terdiam, ia tahu ini bukan yg pertama ia menusukkan pedang itu. ia juga merasakannya, betapa kemarahan2nya telah membuat sang pemuda cahaya harus menanggungnya di sisi lain dunia ini.

"..tenangkan dirimu pelangi, kau lihat dunia ini memang sedang bising dan manusia mulai menjadi gila karnanya.. tenangkan dirimu, kamu adalah pelangi yg harusnya memberikan keindahan itu.. apa yg terjadi jika kamu memburatkan warna pelangi yg kamu miliki... maka makin gelaplah langit ini.."

sang pelangi makin mengalami pergulatan.. dan kilas kisah lalunya kembali terputarkan satu persatu.. betapa dia telah berusaha sejauh ini untuk bisa mengenal kasih.. apakah hanya dengan emosi dan kelelahan sesaat saja.. akan menghancurkan semuanya.. dan terlebih harus menggoreskan luka semakin dalam pada yang dikasihinya.

"tenangkan dirimu pelangi.. apa yg kau lihat pd dunia ini.. adalah kembali pd hatimu sendiri.. bersyukurlah.. lihatlah..betapa banyak yg bisa kautemukan utk kausyukuri.. lihatlah pada keluargamu.. lihatlah anak2mu.. lihatlah betapa kehidupanmu telah dicukupi oleh kasih.."

sang pelangi masih terisak..namun kali ini adalah tangis kesadaran.. ia tahu betul bahwa kasih sesungguhnya mengasihinya teramat sangat.
maka ia memejamkan mata.. dan meminta pada kasih untuk membantunya melewati pergulatan ini.
dan selangkah lagi sang pelangi telah masuk dalam ruang kasih yang semakin luas.

***
lihatlah.. betapa sering kita yang berkata2 ttg kasih ini.. malah menyangkal kasih dan hendak menyerangnya, ketika dunia yg kita jalani sejenak menjadi beban..
betapa kita lupa untuk mau bercakap2 dengan kasih dalam hati..
dan betapa kita lupa untuk mau meminta bantuan pd kasih atas segala pergulatan batin yg kita alami...

ketika kemarahan dan kesedihan itu berteriak makin keras..
sesungguhnya kasih memelukmu semakin erat..sehingga bisikannya bisa kaudengar..
maka selalulah tegaskan dirimu untuk yakin akan kasih pd hatimu.
dan luaskan ruang kasih dlm dirimu.. hingga pd akhirnya nanti kau akan merasakan bahwa ruang kasih sesungguhnya tak memiliki batas... krn batas yg ada adalah diciptakan oleh keegoisanmu.

lukiskan pelangi itu semakin mewarnai duniamu.. hingga adalah keindahan dan kedamaian yg kau rasakan.
lukiskanlah.. dengan cahaya kasih.