Showing posts with label pelangi. Show all posts
Showing posts with label pelangi. Show all posts

Monday, March 2, 2015

kemabukan cinta


dan, rasa yang ada telah terlalu panas, sayang.
tuangkan saja anggurnya.
tak akan jauh berbeda dari api yang sedang membakar keresahan yg ada.
setidaknya, merah yang akan menyentuh bibirku adalah sebuah kebenaran kita sepakati.
semoga bukan sebagai sebuah kesalahan yang lain.

tuangkan saja,
biarkan kemabukan yang ada menyeret kesadaran ini semakin dalam.
tenggelam lalu menemukan apa yang tak lagi dapat kutemukan di permukaan dunia yang makin bising.
tuangkan terus,
habiskan hingga aku tak lagi mendengar berisiknya kata yang berlompatan dalam hatiku.
seolah muak telah tertahan begitu lama.

biarkan saja, sayang.
aku bukanlah malaikat yang selama ini kau kenal.
bukan siapa2.
hanya seseorang dalam lelah perjalanannya.
sejenak ingin melabuhkan rasa dan memecahkan gelasnya.

tuangkan saja.
dan tutuplah telingamu begitu kau menuangkan tetes terakhir dalam botol itu.
sebab aku akan melemparkan dan memecahkan gelasnya.

Game of Love


baiklah,
yang kau cintai adalah permainannya bukan...?
sementara adalah salahku, karena ternyata aku mencintai pemainnya, dan bukan permainannya.
maka mari kita mainkan.
dan kita akan sama2 melihat,
apa yang akan terjadi saat permainan yg ada diakhiri.

biar kuberitahukan padamu suatu rahasia.
aku adalah malaikat,
malaikat bersayap putih yang mampu membuatmu merasakan keajaiban cinta terindah yang belum pernah kau rasakan sebelumnya.
malaikat dengan segala sisi kelembutan yang akan membuatmu merasa nyaman dan menyerahkan dirimu dalam pelukanku.
membuatmu merasakan kedalaman cinta yang bisa membuatmu terbang ke langit ke tujuh dan menikmatinya sebagai surga bagi hidupmu.

namun sayangnya kau tak percaya,
saat kukatakan bahwa aku juga adalah malaikat bersayap hitam dan bertanduk.
yang dengan segala sisi pekatnya, mampu menenggelamkanmu kedalam hatiku dan mengikatmu disana...lalu berpura2 mengabaikanmu.
dan denganku yang ini, kau akan merasakan kesedihan dan perih yang terdalam yang pernah kau rasakan.
dan ya, meski kau tak percaya, kupikir kau cukup menikmati sisi gelapku ini.
sisi dimana aku bisa menjadi liar dan membakar gairah cinta yang ada menjadi tarian eksotis yang akan membiusmu bagai racun yang kau nikmati sebagai anggur yang memabukkan.

dan apakah kau tahu.....apa bagian terbaiknya..?
bahwa ternyata aku juga adalah manusia.....
yang mampu kau sentuh.. kau dengar.. kau rasakan......dan kau......cintai.
sekaligus sebaliknya.
yang tak selalu dapat kau sentuh...kau lihat...dan kau dengar.

maka inilah permainannya,
kau boleh memilih manapun dari diriku untuk kau cintai....
namun sayangnya, aku pun punya hak untuk memilih siapa dari diriku untuk kuberikan padamu.

lalu,......?

Wednesday, December 4, 2013

pemahaman cinta

dan..sang gadis pelangi menari tangannya dari genggaman erat sang pemuda cahaya.. pemuda yang dikasihinya..
lalu ia berkata..
"aku mengasihimu.. namun aku bukanlah milikmu.. sebagaimana dirimu..juga tak mungkin kumiliki.."


"aku menginginkanmu pelangi. mengapa kau tak setia padaku ? aku tahu kau masih bersamanya.. dan menggoda banyak pemuda lain untuk memasuki hatimu."

pelangi tersenyum. dan ia menjawab dalam perih air mata yang masih coba ditahannya.

cinta ini. mungkin tak kau pahami.
tentang kesetiaan yang selalu kau kaitkan dengan keegoisan dirimu untuk memiliki.
sedangkan bagiku, kesetiaan adalah kita yang sedang menjadi diri kita apa adanya dan menjalankan irama kehidupan ini dalam nada terbaiknya, sesuai apa yang menjadi tugas kita.
aku, yang adalah pelangi.
bagaimana mungkin aku tak mencintaimu, cahaya.
dan bagaimana mungkin aku tak mencintai langit tempat aku mampu menapak langkah tertinggiku.
dan bagaimana mungkin aku tak mencintai bumi tempat aku berpijak untuk melukiskan lengkung warna terindah yang juga adalah dirimu didalamnya.
maka katakan padaku,
tidak setiakah aku karena aku adalah satu hati yang memeluk banyak cinta..?
kau tahu,
bahkan akupun mencintai genangan kotor yang tercipta karena hujan lebat sebelum aku dihadirkan di dunia ini.
aku mencintai. karena akulah cinta itu.
dan demikianlah juga adalah denganmu.
bukankah kita semua adalah cinta yang sedang berwujud dalam kehidupan yang sungguh luar biasa ini..?
lalu mengapa kita harus menyangkal apa yang menjadi diri kita adanya.

...dan air mata pun terjatuh. sang gadis pelangi tak lagi mampu menahannya.
karena ia tahu. selalu akan ada sepasang langkah yang menjauh meninggalkannya.
pergi..atas cinta yang tak mungkin dipahami jika bukan oleh cinta itu sendiri.

Kasih yang adalah Cahaya.. (Gadis Pelangi)

dan ia berdiri didepan cermin yang selama ini meresahkannya...
sang pelangi..yang warnanya mulai memudar...
ditatapnyalah dirinya disana.. dirinya..yang adalah juga belahan jiwanya..

tampak jelas raut wajah pemuda cahaya yang dikasihinya itu..
dia...yang juga adalah dirinya sendiri..
ahh..
betapa selama ini sang gadis pelangi begitu disibukkan untuk mengenali liarnya pikiran itu... berputar kesana kemari mencari jawaban dan keterkaitan logika dalam genangan sebuah kenangan...
dan ia menjadi lupa untuk bercermin.. lupa untuk menatap dirinya sendiri.. dan menemukan sang belahan jiwa disana...

mengapa begitu mudahnya ia mendengarkan apa yang diluar sana..
namun begitu sulitnya untuk benar2 mempercayai apa yang dikatakan didalam dirinya sendiri...
padahal segala petunjuk dan kerlingan cahaya kasih itu telah sedemikian jelasnya dinyatakan pada hari harinya..

ah.. dan disinilah dia...dan dirinya..
dua yang tak juga terpisah..
dua yang sesungguhnya adalah satu dalam keutuhan cahaya kasih...

dan sesaat senyuman itu digariskannya lengkung pada wajahnya..
bulir2 air mata itu turun tak tertahankan lagi..
betapa ia selama ini telah merindukan pada arah yang salah..
pada ilusi yang selalu saja ia ketahui adalah menipu hatinya...

kasih.. adalah hanya sebatas kesadaran itu memeluk dirinya sendiri..
dan memenuhi dirinya sendiri dengan cahaya...
bagaikan melihat di cermin.. dan menjernihkan segala ilusi itu.. hingga yang ada tertinggal hanyalah cahaya terang bagi jiwa...

dan pemuda cahaya yang dipandangnya itu mulai berbisik perlahan pada hatinya...
'dengarkanlah ini wahai pelangi... aku adalah dirimu.. dan demikian adanya kasih itu sajalah yang menyatukan kita... maka disinilah kau selalu dapat menemui aku.. dan berkata2 padaku.. ialah dengan bertemu dengan dirimu sendiri..dan berkata2 pada dirimu... '
'namun ingatlah pelangi... hidupmu adalah disana.. di dalam nyatamu.. dan aku disini..di nyataku.. bukan berarti bahwa kita terpisahkan.. namun inilah pilihan yang kita telah sepakati bersama.. sebagai dharma dan jalan karma kita di dunia ini.. maka berikanlah penghargaan padaku..pada dirimu sendiri.. dengan benar2 mewujudnyatakan kasih dalam kesetiaanmu sebagai manusia di dunia ini.'

.....dan semua itu telah dipahaminya..
kesetiaan yang adalah menjaga mereka yang dipercayakan padanya..
kesetiaan yang adalah menjadi manusia seutuhnya dengan budi pekerti dan moral etika...
kesetiaan yang adalah menjadi nyata perwujudan kasih pada dunia..

kasih.. yang adalah cahaya..

gadis pelangi dibalik malam..

gadis pelangi dibalik malam..

dan yang ia tahu.. ia sedang terlelap sambil membisikkan namanya.. nama pemuda cahaya yang dikasihinya..
namun saat ia mendapati dirinya sedang berada diatas bukit yang sangat tinggi..
dingin..dan anginnya sungguh kencang.. dan sejauh mata memandnag.. ia hanya melihat kabut kelabu dan putih yang bergerak..
sedikitpun ia tak tahu apa yang ada dibawah sana.. dan ia tak ingin tahu.. ia begitu ingin kembali pada dunianya.. pada tempat tidurnya yang hangat dan nyaman..
gadis pelangi makin bingung.. ia sendirian..dan ketakutan.

lalu tiba2.. dibalik kabut..disisi tebing yang lain.. muncullah pemuda cahaya yang dikasihinya...
sang gadis memekik girang.. namun segera berubah menjadi kesedihan.. taktala ia mendapati..bahwa ternyata pemuda yang dikasihinya itu sedang terluka..
gadis pelangi sejak dulu sangat takut pada darah..
dan kini..saat pemuda cahaya yang telah lama dikasihinya itu hadir.. setelah sekian lamanya menghilang... ia hanya dapat terdiam dan pucat..melihat darah mengucur deras dari tubuh sang pemuda...yang menatapnya lembut..

"lupakah engkau padaku.. pelangi..?" kata pemuda itu..
sang pelangi tetap diam.. ia hanya diam..dan tak sadar telah meneteskan bulir2 air mata itu...
"aku membutuhkanmu pelangi... aku menjagamu...tapi aku juga membutuhkanmu..
membutuhkan kasihmu.. membutuhkan keyakinanmu pada kasih.. padaku.."
sang pelangi akhirnya menguatkan dirinya dan berkata lirih..
"aku mengasihimu...aku sangat mengasihimu.."
namun sang pemuda cahaya hanya menggeleng.. dan tatapannya sangat sedih...
lalu tiba2.. pemuda cahaya menjatuhkan dirinya dari tepi tebing yang tinggi itu..

sang pelangi menjerit tertahan.. dan berusaha menggapainya..
namun sang pemuda perlahan mulai menghilang diantara kabut.. jatuh kebawah..

sang pelangi tercekat.. ia sangat dalam mengasihi pemuda itu..dan kini..sekali

lagi ia ditinggalkan..
ia lalu menutup matanya.. dalam sekejap diantara ruang dan waktu.. ia seolah mendengarkan bisikan kasih di hatinya.. sangat lembut..
"apakah engkau mengasihiku pelangi..aku membutuhkanmu.."
dan sang gadis pelangipun menyerahkan dirinya...dan terjun kebawah..mengikuti sang pemuda cahaya...

ya.. ia sedemikian dalamnya mengasihi.. dan kasih itu membutuhkannya..
maka diserahkannyalah segalanya...
ia tidak menjatuhkan dirinya... ia hanya mengikuti hatinya..dan pergi kemana pemuda yang dikasihinya itu berada...

dan ya..ia menemukannya..
diantara langit dan bumi.. ia menemukan kekasihnya itu..
dan memeluknya...
dan mereka berdua berpelukan...
berbisiklah sang pemuda pada sang gadis pelangi..
"terima Kasih"...

lalu keajaiban itupun terjadi..
sayap2 itu dilahirkan..
dan sang gadis pelangi memiliki sayap2 putih pada punggungnya..
demikian pula sang pemuda cahaya...

keyakinan akan Kasih.. telah mempertemukan mereka.. mempersatukan mereka..
dan mengangkat mereka kembali pada semesta cahaya kasih...

tentang kesadaran kasih... (Gadis Pelangi)

ah terkadang semuanya ini begitu melelahkan sekali..
saat dimana seolah 'keramaian ilusi dunia' yang ada begitu membutakan hati...
membuat ledakan emosi seketika... yang akhirnya harus dituangkan dalam air mata..

"aku membencimu..aku sangat membencimu yang hadir menanamkan kasih dalam hidupku..lalu pergi dan tinggalkan aku sendiri di keramaian ini.." teriak hati sang gadis pelangi yang sedang merasakan kesedihan dan kemarahan tak terkendali.. akan situasi2 tak menyenangkan yang dihadirkan dlm hidupnya..
Sang pemuda cahaya yang menjadi tujuan rasa itu.. mmg telah lama menghilang dan tak pernah lagi secara fisik menemuinya.

"aku membencimu.. dan biarlah.. akan kubuat gila semuanya ini.. aku akan menjadi lebih gila lagi dari apa yg pernah kau duga.. persetan dengan kasih dan semuanya itu..!" teriaknya menggebu dibalik air matanya yang deras mengalir.
....dan suara itu datang lagi, suara yg selalu berkata2 pd dirinya..bisikan lembut yg seolah berasal dari sang pemuda cahaya..

"...dan sekali lagi kamu menusukkan pedang tajam itu pada tubuhku..pelangi.." bisik sang hati.

sang pelangi terdiam, ia tahu ini bukan yg pertama ia menusukkan pedang itu. ia juga merasakannya, betapa kemarahan2nya telah membuat sang pemuda cahaya harus menanggungnya di sisi lain dunia ini.

"..tenangkan dirimu pelangi, kau lihat dunia ini memang sedang bising dan manusia mulai menjadi gila karnanya.. tenangkan dirimu, kamu adalah pelangi yg harusnya memberikan keindahan itu.. apa yg terjadi jika kamu memburatkan warna pelangi yg kamu miliki... maka makin gelaplah langit ini.."

sang pelangi makin mengalami pergulatan.. dan kilas kisah lalunya kembali terputarkan satu persatu.. betapa dia telah berusaha sejauh ini untuk bisa mengenal kasih.. apakah hanya dengan emosi dan kelelahan sesaat saja.. akan menghancurkan semuanya.. dan terlebih harus menggoreskan luka semakin dalam pada yang dikasihinya.

"tenangkan dirimu pelangi.. apa yg kau lihat pd dunia ini.. adalah kembali pd hatimu sendiri.. bersyukurlah.. lihatlah..betapa banyak yg bisa kautemukan utk kausyukuri.. lihatlah pada keluargamu.. lihatlah anak2mu.. lihatlah betapa kehidupanmu telah dicukupi oleh kasih.."

sang pelangi masih terisak..namun kali ini adalah tangis kesadaran.. ia tahu betul bahwa kasih sesungguhnya mengasihinya teramat sangat.
maka ia memejamkan mata.. dan meminta pada kasih untuk membantunya melewati pergulatan ini.
dan selangkah lagi sang pelangi telah masuk dalam ruang kasih yang semakin luas.

***
lihatlah.. betapa sering kita yang berkata2 ttg kasih ini.. malah menyangkal kasih dan hendak menyerangnya, ketika dunia yg kita jalani sejenak menjadi beban..
betapa kita lupa untuk mau bercakap2 dengan kasih dalam hati..
dan betapa kita lupa untuk mau meminta bantuan pd kasih atas segala pergulatan batin yg kita alami...

ketika kemarahan dan kesedihan itu berteriak makin keras..
sesungguhnya kasih memelukmu semakin erat..sehingga bisikannya bisa kaudengar..
maka selalulah tegaskan dirimu untuk yakin akan kasih pd hatimu.
dan luaskan ruang kasih dlm dirimu.. hingga pd akhirnya nanti kau akan merasakan bahwa ruang kasih sesungguhnya tak memiliki batas... krn batas yg ada adalah diciptakan oleh keegoisanmu.

lukiskan pelangi itu semakin mewarnai duniamu.. hingga adalah keindahan dan kedamaian yg kau rasakan.
lukiskanlah.. dengan cahaya kasih.

Sunday, October 27, 2013

DREAM CATCHER....

....dan pada suatu masa diantara ruang dan waktu.

saat senja hampir datang,
akan selalu menyenangkan untuk menantinya di tepian pantai.
tempat dimana cinta dua dunia bertemu dalam tatapan.
namun tak pernah mampu terlalu erat memeluk satu sama lain.

gadis pelangi,
yang mencintai pemuda cahaya.

'apakah kau, masih mengalami mimpi2 itu.. pelangi..?' tanya pemuda cahaya, dalam tatapannya yang seolah ingin menyerahkan seluruh dirinya untuk bisa membuat gadisnya itu terjaga dalam nyaman dan jauh dari air mata.

'ya.. masih..' bisik gadis pelangi lirih..

mimpi mimpi itu.... mimpi buruk yang selalu kembali datang... dan makin sering ada ketika dia kembali dipertemukan dengan pemuda cahaya yang dikasihinya itu...
dipertemukan dalam tanah basah yang sama...

'sayangku....' kata pemuda cahaya sambil mendekat dan membelai rambutnya..

'aku masih tak mengerti.... mengapa.. mimpi itu masih menghantuiku.. membuatku merasakan perih yang terlalu dalam.. dan seolah..menghentikan nafasku.. membuatku tak ingin terlelap..'

sang gadis pelangi mulai meneteskan air matanya..
ia selalu tak sanggup terlalu lama menahannya ketika sentuhan itu datang dalam tatapan... tatapan dari pemuda yang dikasihinya itu..
yang tiap malam dimimpikannya dalam kisah singkat yang terasa sangat panjang..
kisah.. dimana ia harus menyaksikan sendiri.. kematian sang pemuda yang dikasihinya itu..
melihatnya.. terhunuskan pedang cahaya yang turun dari langit...dan menghujam bumi.. dan...
semua itu karena sang pemuda cahaya ingin melindungi gadis pelangi...

'katakan padaku, berjanjilah padaku.. bahwa semua mimpi buruk itu tak akan terjadi dalam nyata yang ada saat ini... kumohon...berjanjilah padaku.. kalau kau berjanji padaku.. tak apa aku mengalami semua mimpi2 buruk itu...' kata gadis pelangi sambil menatap penuh harap dan tanya pada sang pemuda cahaya..

'pelangi...'

'kumohon..berjanjilah..'

'....pelangi.. tutuplah matamu.. aku, ada hadiah untukmu... '

dan sang gadis pelangi menutup matanya...
lalu.. pemuda cahaya memegang tangannya.. dan mengarahkannya memegang sesuatu.. yang terasa begitu lembut.. .....rasanya..seperti sayap2 halus... yang lembut...

'bukalah tatapanmu...'

dan pelangi membuka tatapannya.. perlahan..

'indah sekali.... indah.. seperti senja di tepi pantai ini.. yang mempertemukanku denganmu.. indah sekali... apa ini...?' tanya gadis pelangi.. sambil memegang dan membelai lembut apa yang saat ini ditatapnya..

'dreamcatcher.......' kata sang pemuda cahaya.
'yang akan menghentikan mimpi mimpi burukmu itu.. dan membangkitkan kenangan kenangan kesadaran yang akan membuatmu mengingat kembali bahwa kau adalah cahaya.... pelangi..'

'dream...catcher... indah sekali.. terima kasih..'

#dan, kenangan itupun kembali berlalu bersama senja.



Mau membeli Dreamcatcher ?
please go to this page... https://www.facebook.com/CahayaPelangiArt

Sunday, January 6, 2013





semesta ini sedang bergetar dalam perubahan besar bagi kehidupan..
bumi yang kita tinggali inipun juga demikian..
dan getaran ini mungkin terasa tak mudah bagi sebagian kita...
baik bagi jiwa yang hidup didalamnya.. juga bagi bumi ini..
maka mari kita satukan jemari..satukan tangan..satukan hati...
dalam cahaya kasih..
yang akan mengirimkan kedamaiannya bagi seluruh kehidupan yang ada...

_/\_ apa yang harus terjadi, memang akan terjadi...
sebagaimanapun kita ingin mencegahnya.. ada hal2 yang memang akan terjadi...
namun sungguh semua baik adanya..
dan bukan berarti bahwa kita berhenti berusaha.. teruslah berusaha.. dengan dilandasi kesadaran kasih... menyerahkan pada Kasih.. dan yakin pada Kasih..
bahwa semua sungguh baik adanya..

♥♥♥

Friday, December 14, 2012

gadis pelangi dan pemuda cahaya


gadis pelangi dibalik malam..

dan yang ia tahu.. ia sedang terlelap sambil membisikkan namanya.. nama pemuda cahaya yang dikasihinya..
namun saat ia mendapati dirinya sedang berada diatas bukit yang sangat tinggi..
dingin..dan anginnya sungguh kencang.. dan sejauh mata memandnag.. ia hanya melihat kabut kelabu dan putih yang bergerak..
sedikitpun ia tak tahu apa yang ada dibawah sana.. dan ia tak ingin tahu.. ia begitu ingin kembali pada dunianya.. pada tempat tidurnya yang hangat dan nyaman..
gadis pelangi makin bingung.. ia sendirian..dan ketakutan.

lalu tiba2.. dibalik kabut..disisi tebing yang lain.. muncullah pemuda cahaya yang dikasihinya...
sang gadis memekik girang.. namun segera berubah menjadi kesedihan.. taktala ia mendapati..bahwa ternyata pemuda yang dikasihinya itu sedang terluka..
gadis pelangi sejak dulu sangat takut pada darah..
dan kini..saat pemuda cahaya yang telah lama dikasihinya itu hadir.. setelah sekian lamanya menghilang... ia hanya dapat terdiam dan pucat..melihat darah mengucur deras dari tubuh sang pemuda...yang menatapnya lembut..

"lupakah engkau padaku.. pelangi..?" kata pemuda itu..
sang pelangi tetap diam.. ia hanya diam..dan tak sadar telah meneteskan bulir2 air mata itu...
"aku membutuhkanmu pelangi... aku menjagamu...tapi aku juga membutuhkanmu..
membutuhkan kasihmu.. membutuhkan keyakinanmu pada kasih.. padaku.."
sang pelangi akhirnya menguatkan dirinya dan berkata lirih..
"aku mengasihimu...aku sangat mengasihimu.."
namun sang pemuda cahaya hanya menggeleng.. dan tatapannya sangat sedih...
lalu tiba2.. pemuda cahaya menjatuhkan dirinya dari tepi tebing yang tinggi itu..

sang pelangi menjerit tertahan.. dan berusaha menggapainya..
namun sang pemuda perlahan mulai menghilang diantara kabut.. jatuh kebawah..

sang pelangi tercekat.. ia sangat dalam mengasihi pemuda itu..dan kini..sekali

lagi ia ditinggalkan..
ia lalu menutup matanya.. dalam sekejap diantara ruang dan waktu.. ia seolah mendengarkan bisikan kasih di hatinya.. sangat lembut..
"apakah engkau mengasihiku pelangi..aku membutuhkanmu.."
dan sang gadis pelangipun menyerahkan dirinya...dan terjun kebawah..mengikuti sang pemuda cahaya...

ya.. ia sedemikian dalamnya mengasihi.. dan kasih itu membutuhkannya..
maka diserahkannyalah segalanya...
ia tidak menjatuhkan dirinya... ia hanya mengikuti hatinya..dan pergi kemana pemuda yang dikasihinya itu berada...

dan ya..ia menemukannya..
diantara langit dan bumi.. ia menemukan kekasihnya itu..
dan memeluknya...
dan mereka berdua berpelukan...
berbisiklah sang pemuda pada sang gadis pelangi..
"terima Kasih"...

lalu keajaiban itupun terjadi..
sayap2 itu dilahirkan..
dan sang gadis pelangi memiliki sayap2 putih pada punggungnya..
demikian pula sang pemuda cahaya...

keyakinan akan Kasih.. telah mempertemukan mereka.. mempersatukan mereka..
dan mengangkat mereka kembali pada semesta cahaya kasih...