Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts
Sunday, January 6, 2013
Perjalanan Kehidupan
ketika seringkali kita terjatuh pada lubang yang terlihat sama...
:) tersenyumlah dan kembalilah berusaha bangkit dan keluar dari lubang itu.. lalu berjalan kembali dengan semangat yang baru...
tertawakan diri sendiri atas kebodohan yg sama.. tak apa.. kita belajar untuk mengenali apapun yg kita telah lakukan.. lalu belajar melepaskannya dengan baik.. agar bisa menjadi pembelajaran bagi diri yang melangkah kedepan...
ketika seringkali kita terluka pada perih yang belum juga sembuh...
:) tersenyumlah... dan maafkanlah apapun atau siapapun itu yang kita rasakan melukai diri... karna dengan memaafkan orang lain.. sesungguhnya kita sedang memaafkan diri sendiri.. dan mengasihi jiwa kita...
jadikan saja perih dan air mata itu sebagai pembelajaran bagi kesabaran dan ketulusan kita untuk mau menerima orang lain apa adanya...
ketika seringkali kita masih saja seolah mengulang kisah sama yang membuat kita makin hari makin tergenang dalam kesedihan dan kemarahan...
:) tersenyumlah... dan tak apa.. cobalah jujur apa adanya pd diri sendiri...
sungguhkah semua itu karna lingkungan dan apa yg diluar diri.. ataukah karna diri kita sendirilah yang menjadikan semuanya itu kembali terulang...
tersesat dalam tikungan yang sama.. tak apa.. setidaknya kita belajar mengenali dengan baik jalan2 kegelapan yg ada... hingga kita akan benar2 mengenali terang dan jalan lain yg tak sama..
jangan tambah beban hidupmu lagi dengan terus merasa bersalah akan masa lalu..
namun lepaskanlah segala beban yang terasa itu.. dengan mau membuka diri dan membuka hati.. untuk menjalani saat ini dengan sebaik2nya..dan menikmati setiap yang dihadirkan...
lepaskanlah segala keresahan dan amarah yang ada...
dengan mau bersyukur dan memaknai segala yg ada dengan kesabaran kasih...
♥ dan hentikan saja ribuan kata penipuan diri itu... dan jalanilah nyata ini dengan keberanian untuk mau mengalami perubahan2 dan menjadi perubahan itu sendiri... yang akan membuat kita makin lentur lagi dalam menjalani kehidupan ini...
love. there is.
and there is, Love.
Labels:
air mata,
arti cinta,
berbagi,
cahaya,
cahaya cinta,
cinta sejati,
daun,
gadis pelangi,
kasih,
kebahagiaan,
kehidupan,
kesadaran,
kesepian,
love,
makna,
malaikat,
menangis,
mengalir,
spiritual
Friday, December 14, 2012
♥ i dont know much...but i know i love you... :)
♥ i dont know much...but i know i love you... :)
kasih yang ada dan mengalir daripadaku..
mungkin tak seluas langit biru..
namun bersamanya kuiringkan doa.. semoga yang ada ini cukup dapat menyejukkan hatimu saat langitmu mendung dan pekat...
kasih yang ada dan mengalir daripadaku..
mungkin tak seterang sinar matahari...
namun bersamanya kusertakan pelukan... semoga rasa hangat itu tersampaikan padamu.. kapanpun dan dimanapun kau membutuhkannya..
kasih yang ada dan mengalir daripadaku ini..
memang bukan milikku.. namun kuyakinkan padamu..
jika tersampaikan padamu.. maka Kasih itu sendiri yang memberikannya padamu..
:)♥
may love and light always guide us all...
dan semoga cahaya kasih itu selalu memenuhi diri kita dan memancarkannya dalam wujud nyata perbuatan kasih...
kasih yang ada dan mengalir daripadaku..
mungkin tak seluas langit biru..
namun bersamanya kuiringkan doa.. semoga yang ada ini cukup dapat menyejukkan hatimu saat langitmu mendung dan pekat...
kasih yang ada dan mengalir daripadaku..
mungkin tak seterang sinar matahari...
namun bersamanya kusertakan pelukan... semoga rasa hangat itu tersampaikan padamu.. kapanpun dan dimanapun kau membutuhkannya..
kasih yang ada dan mengalir daripadaku ini..
memang bukan milikku.. namun kuyakinkan padamu..
jika tersampaikan padamu.. maka Kasih itu sendiri yang memberikannya padamu..
:)♥
may love and light always guide us all...
dan semoga cahaya kasih itu selalu memenuhi diri kita dan memancarkannya dalam wujud nyata perbuatan kasih...
Saturday, November 12, 2011
Jadilah Cahaya.. Jadilah Kasih...
pernahkah kau merasa sedang begitu lelahnya menjalani kehidupan ini..
dan bahwa kau telah begitu kerasnya menerpa dirimu selama ini...
...
lalu..
ketika kau mendapati sahabatmu berteriak dan menuduhmu tak peduli padanya..
akankah kau berbalik menyalahkannya.. ?
dengan merasa bahwa selama ini kau telah begitu baik padanya..
dan justru dialah yang tak mau memahami kesulitan dan kelelahanmu saat ini...
ataukah...
kau akan berusaha menenangkan dirimu..
dan berusaha melihat dengan hati yg penuh kasih..
bahwa mungkin dia juga sedang mengalami kelelahan dan kesulitan yang lebih daripada yang kau alami..
sedikit mengalah.. dan tersenyum.. mgkn justru akan membuat persahabatan itu semakin indah...
...
lalu..
ketika kau mendapati anakmu berbuat kenakalan dan merusakkan pekerjaan kantor yang telah kau kerjakan bersusah payah dan berhari2 lamanya..
apakah kau akan marah dan memukulnya.. mengata2inya...
ataukah...
kau akan berusaha sejenak menenangkan dirimu..
dan berusaha untuk melihat dengan hati yang penuh kesabaran kasih..
bahwa mungkin sesungguhnya anakmu itu sedang ingin kaumanjakan..
sedang ingin meminta perhatianmu.. yang selama ini terlalu kau berikan pada pekerjaanmu..
bahwa sesungguhnya ia hanya berusaha menunjukkan kebutuhannya untuk dicintai olehmu..
karna ia sangat mencintaimu..dan berharap dia akan mendapatkan pelukan itu darimu...
dan.. saat kau mau untuk sejenak berusaha memahaminya..
mungkin kau bisa tersenyum.. dan menyikapinya dengan bijak..
dengan tegas.. namun juga memahami kebutuhan anak2mu untuk juga diperhatikan dan dicintai...
...
lalu...
ketika kau mendapati keluargamu justru meninggalkanmu..di saat2 kau membutuhkan dukungan mereka...
akankah kau membenci mereka..dan mengutuk mereka dengan kemarahan2mu itu...?
ataukah..
kau akan berusaha sejenak menenangkan dirimu..dan berusaha melihat kedalam..
sungguhkah itu yang sebenarnya terjadi..
ataukah kau hanya sedang terlalu lelahnya untuk melihat segala bentuk dukungan dan cinta dari keluargamu itu...
dan bahwa sebenarnya merekalah yang selalu berada dibelakangmu ketika kau meninggalkan mereka demi pekerjaan pun kesenanganmu....
...dan saat kau mau untuk sejenak berdamai dan jujur pada dirimu sendiri..
kau mungkin bisa tersenyum.. dan menyadari semua pembelajaran kedewasaan ini...
...
tidakkah kau lihat bahwa semuanya begitu sempurna diberikan pada kehidupanmu..
untukmu semakin membangun kesadaran Kasih yang ada di dalam hatimu..
untukmu semakin mengenali apa yang menjadi tugas kehidupan dan tanggung jawabmu di dunia ini...
bukan dengan mengeluh..menyalahkan atau menyangkal segala ketidaknyamanan yang harus kaurasakan...
tapi dengan belajar mensyukuri kehidupan ini... dan berdamai dengan diri sendiri..
sehingga kita bisa menjadi pelita dan cahaya bagi orang2 yang kita cintai...
dan bahwa kau telah begitu kerasnya menerpa dirimu selama ini...
...
lalu..
ketika kau mendapati sahabatmu berteriak dan menuduhmu tak peduli padanya..
akankah kau berbalik menyalahkannya.. ?
dengan merasa bahwa selama ini kau telah begitu baik padanya..
dan justru dialah yang tak mau memahami kesulitan dan kelelahanmu saat ini...
ataukah...
kau akan berusaha menenangkan dirimu..
dan berusaha melihat dengan hati yg penuh kasih..
bahwa mungkin dia juga sedang mengalami kelelahan dan kesulitan yang lebih daripada yang kau alami..
sedikit mengalah.. dan tersenyum.. mgkn justru akan membuat persahabatan itu semakin indah...
...
lalu..
ketika kau mendapati anakmu berbuat kenakalan dan merusakkan pekerjaan kantor yang telah kau kerjakan bersusah payah dan berhari2 lamanya..
apakah kau akan marah dan memukulnya.. mengata2inya...
ataukah...
kau akan berusaha sejenak menenangkan dirimu..
dan berusaha untuk melihat dengan hati yang penuh kesabaran kasih..
bahwa mungkin sesungguhnya anakmu itu sedang ingin kaumanjakan..
sedang ingin meminta perhatianmu.. yang selama ini terlalu kau berikan pada pekerjaanmu..
bahwa sesungguhnya ia hanya berusaha menunjukkan kebutuhannya untuk dicintai olehmu..
karna ia sangat mencintaimu..dan berharap dia akan mendapatkan pelukan itu darimu...
dan.. saat kau mau untuk sejenak berusaha memahaminya..
mungkin kau bisa tersenyum.. dan menyikapinya dengan bijak..
dengan tegas.. namun juga memahami kebutuhan anak2mu untuk juga diperhatikan dan dicintai...
...
lalu...
ketika kau mendapati keluargamu justru meninggalkanmu..di saat2 kau membutuhkan dukungan mereka...
akankah kau membenci mereka..dan mengutuk mereka dengan kemarahan2mu itu...?
ataukah..
kau akan berusaha sejenak menenangkan dirimu..dan berusaha melihat kedalam..
sungguhkah itu yang sebenarnya terjadi..
ataukah kau hanya sedang terlalu lelahnya untuk melihat segala bentuk dukungan dan cinta dari keluargamu itu...
dan bahwa sebenarnya merekalah yang selalu berada dibelakangmu ketika kau meninggalkan mereka demi pekerjaan pun kesenanganmu....
...dan saat kau mau untuk sejenak berdamai dan jujur pada dirimu sendiri..
kau mungkin bisa tersenyum.. dan menyadari semua pembelajaran kedewasaan ini...
...
tidakkah kau lihat bahwa semuanya begitu sempurna diberikan pada kehidupanmu..
untukmu semakin membangun kesadaran Kasih yang ada di dalam hatimu..
untukmu semakin mengenali apa yang menjadi tugas kehidupan dan tanggung jawabmu di dunia ini...
bukan dengan mengeluh..menyalahkan atau menyangkal segala ketidaknyamanan yang harus kaurasakan...
tapi dengan belajar mensyukuri kehidupan ini... dan berdamai dengan diri sendiri..
sehingga kita bisa menjadi pelita dan cahaya bagi orang2 yang kita cintai...
Labels:
arti cinta,
cahaya,
kasih,
kebahagiaan,
love,
spiritual
Subscribe to:
Posts (Atom)
