Oleh: Eileen Nauman
-------------------------
MEMPERTAHANKAN DIRI DARI SERANGAN PSIKIK
Baru mendengar judul diatas saja beberapa orang sudah merasa ngeri, apa sebenarnya yang dimaksud dengan serangan psikik? Tenung, santet atau mungkin guna-guna?
Yang dimaksud di sini adalah serangan terhadap aura Anda tanpa izin secara sadar oleh seseorang, suatu tempat, benda atau sekelompok orang. Itu akan menjadikan Anda merasa terbuka, tidak terlindung, mudah diserang dan kadang-kadang merasa berada dalam bahaya dan gelisah atau panik. Saya katakan “sadar” karena dalam keadaan bawah sadar, dalam diri kita ada rasa takut, kita tidak pernah berusaha mengetahui hal itu, rasa takut seharusnya tidak menyatu dengan diri kita. Selama rasa takut menyatu, maka diri kita akan terbuka dan itu menyebabkan diri kita tidak terlindung. Sehingga seseorang dapat menyerang aura kita dan menguras prana kita.
Dalam profesi saya sebagai penujum (shaman), saya terbiasa berinteraksi dengan hampir semua jenis serangan psikik, baik oleh seorang pribadi maupun oleh sebuah kelompok. Yang saya jabarkan disini adalah apa yang saya alami, saya tidak bermaksud mengatakan bahwa saya tahu segalanya, karena saya memang tidak demikian. Saya juga tidak faham benar mengenai berbagai metodologi perlindungan diri sendiri, dan apa yang saya ketahui, ada dalam artikel ini.
Mari kita kembali pada hal yang dapat membuat kita ketakutan. Khawatir terhadap serangan psikik yang mungkin kita terima sebenarnya juga suatu bentuk rasa takut. Anda tidak dapat bekerja sebagai penujum kalau punya rasa takut.
Akar dari setiap serangan psikik terhadap setiap orang, dirancang untuk meningkatkan rasa takut. Bisa saja rasa takut pada sesuatu yang tidak kita ketahui, takut untuk dikontrol oleh orang lain, takut cedera, takut dibunuh. Ada banyak rasa takut di luar sana, memang pada dasarnya, serangan psikik dapat terlaksana karena ada rasa takut dalam diri kita.
Siapa yang melakukan serangan psikik?
Biasanya, seseorang sama sekali tidak sadar kalau dia menyerang Anda. Ini adalah jenis serangan psikik bawah sadar. Tetapi ada juga orang yang melakukannya dengan tujuan tertentu dan dengan sadar, dalam situasi yang manapun, Anda harus menghadapinya dan memberitahu bahwa mereka sedang menguras energi Anda dan itu harus segera dihentikannya.
Seringkali, dalam keluarga yang kacau, kita dapat melihat orang tua menghisap prana anaknya atau sebaliknya. Serangan secara tidak disadari ini bisa juga dilakukan oleh rekan kerja Anda, atau boss Anda sendiri. Ada kemungkinan juga oleh pekerjaan yang Anda tekuni, seperti juru rawat di rumah sakit, polisi, petugas pemadam kebakaran atau setiap aktivitas di mana ada peristiwa yang berkaitan dengan keadaan hidup atau mati.
Atau mungkin serangan itu datang dari orang yang tidak menyukai Anda, Anda ketahui ataupun tidak, banyak dari kita sangat peka dan dapat merasakan ketika ada seseorang yang tidak menyukai kita. Saya pikir kita semua merasa senang kalau orang lain menyukai kita, tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Kita tak dapat mengelakkannya, di dunia ini pasti ada saja orang yang tidak menyukai kita. Kuncinya adalah: jangan memasukkannya kedalam hati.
Kalau Anda tidak punya kelekatan secara emosi (seperti pada zen) pada mereka yang tidak menyukai Anda, maka Anda telah menghentikan pemberian atau penghamburan energi Anda pada mereka. Anda dapat secara harafiah membocorkan atau menghamburkan energi Anda pada sebuah pokok persoalan, seseorang, atau lingkungan, bukan karena mereka yang menyerap Anda sampai habis. Kebanyakan dari kita melakukan ini terutama ketika kita masih muda dan semakin berkurang setelah kita lebih matang, kita “menyadarinya” dan kemudian menghentikannya sehingga dapat mengatasi masalah ini.
Sangat mudah mengatakannya bukan? Buanglah rasa takut Anda dan Anda tidak akan dapat diserang. Kebanyakan orang berusaha seumur hidupnya untuk mengatasi rasa takut dan membebaskan diri darinya. Tetapi jangan lupa! Walau Anda dapat menurunkan tingkat rasa takut Anda atau bahkan menghapuskannya dari diri Anda selamanya, tidak berarti Anda tidak dapat diserang oleh seseorang atau kelompok. Tetapi bila hal itu terjadi, itu tidak akan sampai membuat Anda tersungkur kecuali kalau yang menyerang Anda ternyata sebuah kelompok, kalau demikian, sebaiknya Anda minta bantuan.
Tanda-tanda adanya serangan psikik adalah sebagai berikut:
* Kelelahan, karena seseorang atau kelompok menaruh “selang” pada aura Anda, dan menghisap energi prana Anda, maka dalam tubuh Anda hanya tinggal sedikit prana yang tersisa. Tanpa prana tidak akan ada daya. Kalau tiba-tiba Anda merasa sangat lelah, atau mendadak jadi lemah ketika Anda berada di dekat barang tertentu, ruang tertentu, atau tempat tertentu, ini merupakan tanda bahwa prana Anda sedang di serap dari aura Anda.
* Perasaan sangat lemah atau sangat lelah yang timbul pada jam-jam tertentu setiap hari. Saya menjumpai orang yang secara rutin punya jadwal untuk memasuki aura orang lain pada jam tertentu setiap hari. Umumnya, kita semua kurang bersemangat pada jam 2 siang sampai jam 4 setiap hari – dalam biologi ini dikenal sebagai “post prandial dip”, ini merupakan phenomena metabolisme yang dialami setiap manusia. Hampir tanpa kecuali kita semua mengalaminya setiap hari. Ini bukan serangan psikik. Bila kebugaran Anda tiba-tiba merosot di waktu-waktu tertentu yang berbeda dengan siklus di atas, maka ada kemungkinan serangan psikik sedang terjadi.
* Pusing – setelah bersama seseorang, pada keadaan atau tempat yang penuh dengan ketegangan, dan tiba-tiba Anda sakit kepala, maka mungkin energi Anda sedang terserap, dan yang cukup menarik perhatian adalah, begitu Anda menjauh dari orang atau suasana atau tempat itu, pusing Anda segera mereda.
* Merasa terkuras. Anda hanya bersama pemangsa ini selama lima menit saja dan pergi dalam keadaan lutut yang lemah dan seakan-akan terpaksa harus pulang dengan merangkak. Padahal beberapa menit yang lalu Anda masih bisa berjalan tegak. Kalau hal ini terjadi, biasanya Anda memerlukan tidur selama beberapa jam atau semalam suntuk untuk memulihkan diri.
* Mimpi buruk. Kalau biasanya Anda tidak pernah mengalami mimpi buruk dan tiba-tiba sekarang Anda mulai memperoleh mimpi yang menakutkan, memburu atau berusaha membunuh Anda, ini kemungkinan adalah serangan psikik. Tapi Anda harus terlebih dahulu meyakinkannya, karena mungkin saja ada alasan lain yang menyebabkan munculnya mimpi buruk itu. Dari waktu kewaktu, bawah sadar kita menginginkan perhatian kita pada material “bayangan” yang tidak kita satukan dengan diri kita sedangkan emosinya tetap dalam keadaan tertindas, maka dia akan mulai mengirimkan mimpi “bayangan”. Mimpi bayangan selalu merupakan mimpi tentang pengejaran, Anda diburu dan diserang, baik oleh suatu wujud yang sudah Anda kenal maupun tidak. Satu hal yang Anda ketahui adalah bila dalam mimpi itu Anda membiarkannya menangkap Anda, maka Anda akan mati. Biasanya, dalam mimpi seperti ini, Anda selalu menghindar, merunduk, berlari dan bersembunyi. Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri, apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam hidup Anda yang tak sanggup Anda hadapi.
Tuesday, August 18, 2009
Cinta adalah Terapi...
Diterjemahkan oleh: Mutiara
Getaran Cinta mempunyai frekwensi yang sangat tinggi, karena itu energinya sangat baik digunakan untuk penyembuhan, bila dialami, reaksi positifnya pada seseorang sungguh luar biasa!
Jatuh cinta menghasilkan sejenis reaksi kimia, juga pengaruh hormonal dalam tubuh yang mencitpakan emosional yang tinggi yang tidak ada duanya, dibandingkan dengan kemampuan penyembuhan yang lain.
Ketika Anda sedang jatuh cinta, Anda merasa demikian sempurna, Anda seperti berjalan di awang-awang, Anda tidak akan merasa sakit ataupun membiarkan segala sesuatu yang mengganggu masuk ke lingkup energi Anda karena Anda ingin tetap berada di ketinggian.
Ketika Anda sakit, baik emosional maupun fisik, Anda berusaha untuk memulihkan diri dan mempunyai keinginan kuat untuk berada dalam penampilan yang tertinggi. Pikiran, tubuh dan jiwa Anda jadi bercahaya, sekarang ingin disembuhkan dan berada dalam potensi puncaknya. Konsep mendasar terhubungnya dengan pasangan jiwa itu merupakan bagian dari frekwensi itu sendiri dan karenanya menimbulkan keseimbangan di semua tingkat, kalau orang itu dipisahkan, maka akan punya pengaruh meluluhkan semua tingkat tubuhnya dan menyebabkan timbulnya atau kambuhnya penyakit.
Cinta yang terhubung pada teman atau keluarga juga mempunyai pengaruh menyembuhkan. Cinta mempengaruhi cakra jantung dan bisa menyembuhkan kita semua dari berbagai penyakit, bila kita menyembuhkan hati kita, kita menyembuhkan diri kita.
Pheromon
Zat yang menyembuhkan itu disebut dengan pheromon, yang sebenarnya merupakan signal kimiawi yang dikeluarkan oleh satu individu dan diterima oleh individu yang lain dari spesies yang sejenis, dan dengan demikian memicu perilaku atau proses perkembangan tertentu. Binatang menggunakan signal kimiawi seperti ini untuk mengkomunikasikan pesan tertentu, dari daya tarik sampai agresi dan pembatasan wilayah kekuasaan.
Ada ciri khusus pheromon yang dikeluarkan untuk memberikan signal, yaitu baik produksi pheromon maupun responnya yang spesifik berdasarkan gender, banyak sekali kasus komunikasi pheromon pada binatang pengerat maupun mamalia lain yang sudah didokumentasikan.
Perdebatan yang paling seru berkenaan dengan studi mengenai penginderaan kimiawi ini adalah apakah manusia dapat memproduksi pheromon, dan kalau begitu, apakah manusia dapat menggunakan signal kimiawi untuk menarik tanggapan perilaku terhadap yang lain.
Data paling kuat yang mendukung komunikasi berlandaskan pheromon pada manusia datang dari kesesuaian waktu haid. Di situ ditunjukkan, sebagai contoh, teman sekamar di asrama mahasiswi mulai haid pada waktu yang bersamaan. Yang menarik, penyelasaran waktu haid itu dapat dicapai hanya dengan mengusapkan baju hangat wanita donor ke bibir atas wanita penerima, kuat dugaan bahwa pheromon manusia terkandung dalam keringatnya.
Tetapi hanya ada sedikit bukti tentang tanggal atau bagaimana manusia mendeteksi signal pheromon itu, lebih jauh lagi, pada mamalia jenis lain, terdapat perangkat tersendiri pada sistem penciumannya yang merupakan saluran pemrosesan pheromon, dan hanya terdapat sedikit bukti kalau saluran itu hanya berfungsi pada manusia dewasa.
Saat ini Ivanka Savic dan sejawatnya di rumah sakit Universitas Huddinge di Stockholm telah menemukan bukti sahih tentang pengaktifan khusus gender pada hipotalamus (bagian otak yang diketahui terkait dengan pendeteksian pheromon pada binatang pengerat) dalam merespon hormon steroid sintesis.
Team itu melakukan PET-scan alat penciuman orang-orang yang sangat dekat kaitannya dengan testosteron dan estrogen. PET-scan itu mengukur aliran darah di berbagai bagian dari otak subyek. Mereka menemukan adanya produksi komponen yang mempercepat aliran darah di bagian hipotalamus pria, tetapi tidak pada wanita. Demikian juga, sebuah androgen yang berkaitan dengan produksi testosteron yang meningkatkan aliran darah di bagian hipotalamus yang sama tetapi tidak pada pria.
Pengaktifan hipotalamus sesuai gender sangat berbeda dari pola pengaktifan otak sebagai tanggapan terhadap bau tertentu telah diamati.
Hasil-hasil ini yang dengan sangat meyakinkan ditunjukkan, bahwa dengan penggabungan hormon steroid dapat berperan sebagai signal-signal pheromon dan bahwa otak manusia mampu mendeteksinya, telah diterbitkan bulan Agustus 2001 dalam Jurnal Neuron.
Dalam artikel lain yang masih ada kaitannya, yang juga dimuat dalam edisi Neuron yang sama, Noam Sobel dan Windy Brown dari Universitas of California, Berkeley membahas temuan Savic secara ringan tentang apa yang dikenal sebagai produksi pheromon dan pendeteksiannya pada mamalia lainnya, dan menggarisbawahi pertanyaan penting berikutnya berkenaan dengan study komunikasi pheromon pada manusia. Apakah benar pheromon dapat menyembuhkan semua gangguan fisik, eterik, emosi, mental dan spiritual manusia, masih diperdebatkan.
Getaran Cinta mempunyai frekwensi yang sangat tinggi, karena itu energinya sangat baik digunakan untuk penyembuhan, bila dialami, reaksi positifnya pada seseorang sungguh luar biasa!
Jatuh cinta menghasilkan sejenis reaksi kimia, juga pengaruh hormonal dalam tubuh yang mencitpakan emosional yang tinggi yang tidak ada duanya, dibandingkan dengan kemampuan penyembuhan yang lain.
Ketika Anda sedang jatuh cinta, Anda merasa demikian sempurna, Anda seperti berjalan di awang-awang, Anda tidak akan merasa sakit ataupun membiarkan segala sesuatu yang mengganggu masuk ke lingkup energi Anda karena Anda ingin tetap berada di ketinggian.
Ketika Anda sakit, baik emosional maupun fisik, Anda berusaha untuk memulihkan diri dan mempunyai keinginan kuat untuk berada dalam penampilan yang tertinggi. Pikiran, tubuh dan jiwa Anda jadi bercahaya, sekarang ingin disembuhkan dan berada dalam potensi puncaknya. Konsep mendasar terhubungnya dengan pasangan jiwa itu merupakan bagian dari frekwensi itu sendiri dan karenanya menimbulkan keseimbangan di semua tingkat, kalau orang itu dipisahkan, maka akan punya pengaruh meluluhkan semua tingkat tubuhnya dan menyebabkan timbulnya atau kambuhnya penyakit.
Cinta yang terhubung pada teman atau keluarga juga mempunyai pengaruh menyembuhkan. Cinta mempengaruhi cakra jantung dan bisa menyembuhkan kita semua dari berbagai penyakit, bila kita menyembuhkan hati kita, kita menyembuhkan diri kita.
Pheromon
Zat yang menyembuhkan itu disebut dengan pheromon, yang sebenarnya merupakan signal kimiawi yang dikeluarkan oleh satu individu dan diterima oleh individu yang lain dari spesies yang sejenis, dan dengan demikian memicu perilaku atau proses perkembangan tertentu. Binatang menggunakan signal kimiawi seperti ini untuk mengkomunikasikan pesan tertentu, dari daya tarik sampai agresi dan pembatasan wilayah kekuasaan.
Ada ciri khusus pheromon yang dikeluarkan untuk memberikan signal, yaitu baik produksi pheromon maupun responnya yang spesifik berdasarkan gender, banyak sekali kasus komunikasi pheromon pada binatang pengerat maupun mamalia lain yang sudah didokumentasikan.
Perdebatan yang paling seru berkenaan dengan studi mengenai penginderaan kimiawi ini adalah apakah manusia dapat memproduksi pheromon, dan kalau begitu, apakah manusia dapat menggunakan signal kimiawi untuk menarik tanggapan perilaku terhadap yang lain.
Data paling kuat yang mendukung komunikasi berlandaskan pheromon pada manusia datang dari kesesuaian waktu haid. Di situ ditunjukkan, sebagai contoh, teman sekamar di asrama mahasiswi mulai haid pada waktu yang bersamaan. Yang menarik, penyelasaran waktu haid itu dapat dicapai hanya dengan mengusapkan baju hangat wanita donor ke bibir atas wanita penerima, kuat dugaan bahwa pheromon manusia terkandung dalam keringatnya.
Tetapi hanya ada sedikit bukti tentang tanggal atau bagaimana manusia mendeteksi signal pheromon itu, lebih jauh lagi, pada mamalia jenis lain, terdapat perangkat tersendiri pada sistem penciumannya yang merupakan saluran pemrosesan pheromon, dan hanya terdapat sedikit bukti kalau saluran itu hanya berfungsi pada manusia dewasa.
Saat ini Ivanka Savic dan sejawatnya di rumah sakit Universitas Huddinge di Stockholm telah menemukan bukti sahih tentang pengaktifan khusus gender pada hipotalamus (bagian otak yang diketahui terkait dengan pendeteksian pheromon pada binatang pengerat) dalam merespon hormon steroid sintesis.
Team itu melakukan PET-scan alat penciuman orang-orang yang sangat dekat kaitannya dengan testosteron dan estrogen. PET-scan itu mengukur aliran darah di berbagai bagian dari otak subyek. Mereka menemukan adanya produksi komponen yang mempercepat aliran darah di bagian hipotalamus pria, tetapi tidak pada wanita. Demikian juga, sebuah androgen yang berkaitan dengan produksi testosteron yang meningkatkan aliran darah di bagian hipotalamus yang sama tetapi tidak pada pria.
Pengaktifan hipotalamus sesuai gender sangat berbeda dari pola pengaktifan otak sebagai tanggapan terhadap bau tertentu telah diamati.
Hasil-hasil ini yang dengan sangat meyakinkan ditunjukkan, bahwa dengan penggabungan hormon steroid dapat berperan sebagai signal-signal pheromon dan bahwa otak manusia mampu mendeteksinya, telah diterbitkan bulan Agustus 2001 dalam Jurnal Neuron.
Dalam artikel lain yang masih ada kaitannya, yang juga dimuat dalam edisi Neuron yang sama, Noam Sobel dan Windy Brown dari Universitas of California, Berkeley membahas temuan Savic secara ringan tentang apa yang dikenal sebagai produksi pheromon dan pendeteksiannya pada mamalia lainnya, dan menggarisbawahi pertanyaan penting berikutnya berkenaan dengan study komunikasi pheromon pada manusia. Apakah benar pheromon dapat menyembuhkan semua gangguan fisik, eterik, emosi, mental dan spiritual manusia, masih diperdebatkan.
Saturday, August 8, 2009
Natural Healing
Natural Healing
http://www.world-mysteries.com/sci_15.htm
Quotes on Health and Healing
"The healing journey you are about to embark on is not a burden or a chore but a blessing. It will be your greatest adventure inward to discover and create a new healthy life."
"Your body has a BLUEPRINT, a SCHEMATIC of what perfect health is and it is constantly trying to achieve this perfect health for you, all that goes wrong is that you get in the way of this natural process."
"Getting well is easy, it is getting sick that takes years of constant, dedicated hard work."
"Getting well is just a matter of stopping what you did to make yourself sick and beginning a few new programs that will encourage health."
"All disease is caused by some type of blockage, whether it is circulatory, lymphatic, digestive, nutritional, elimination, emotional, whatever, free the blockage, let the energy flow, and healing explodes."
"After 20 years of clinical practice, exploring numerous therapies, nothing drove blood and life into a blocked diseased area better than Hydrotherapy." "I think if I picked one therapy above all others, it would be hydrotherapy."
--Dr. Richard Schulze
Our deepest fear is not that we are inadequate,
Our deepest fear is that we are powerful beyond measure.
It is our light, not our darkness that most frightens us.
We ask ourselves, who am I to be brilliant, gorgeous, talented and fabulous?
Actually, who are you NOT to be?
You are a child of God.
Your playing small doesn't serve the world.
There's nothing enlightened about shrinking so that other people won't feel insecure around you.
We are born to make manifest the glory of God that is-within us.
It is not in some of us, it is in everyone.
And as we let our own light shine, we unconsciously give others permission to do the same.
As we are liberated from our own fear, our presence automatically liberates others.
http://www.world-mysteries.com/sci_15.htm
Quotes on Health and Healing
"The healing journey you are about to embark on is not a burden or a chore but a blessing. It will be your greatest adventure inward to discover and create a new healthy life."
"Your body has a BLUEPRINT, a SCHEMATIC of what perfect health is and it is constantly trying to achieve this perfect health for you, all that goes wrong is that you get in the way of this natural process."
"Getting well is easy, it is getting sick that takes years of constant, dedicated hard work."
"Getting well is just a matter of stopping what you did to make yourself sick and beginning a few new programs that will encourage health."
"All disease is caused by some type of blockage, whether it is circulatory, lymphatic, digestive, nutritional, elimination, emotional, whatever, free the blockage, let the energy flow, and healing explodes."
"After 20 years of clinical practice, exploring numerous therapies, nothing drove blood and life into a blocked diseased area better than Hydrotherapy." "I think if I picked one therapy above all others, it would be hydrotherapy."
--Dr. Richard Schulze
Our deepest fear is not that we are inadequate,
Our deepest fear is that we are powerful beyond measure.
It is our light, not our darkness that most frightens us.
We ask ourselves, who am I to be brilliant, gorgeous, talented and fabulous?
Actually, who are you NOT to be?
You are a child of God.
Your playing small doesn't serve the world.
There's nothing enlightened about shrinking so that other people won't feel insecure around you.
We are born to make manifest the glory of God that is-within us.
It is not in some of us, it is in everyone.
And as we let our own light shine, we unconsciously give others permission to do the same.
As we are liberated from our own fear, our presence automatically liberates others.
Yoga: Suatu Studi dan Praktek
Tuesday, June 9, 2009 at 11:10am
Eduard de Grave: Yoga: Suatu Studi dan Praktek (note on facebook)
Transformasi-diri dan pertumbuhan spiritual merupakan konsep penting
dalam filsafat agama manapun. Transformasi-diri dan pertumbuhan
spiritual juga merupakan konsep praktis, karena realisasinya
melibatkan pengintegrasian dan pengharmonisan aspek emosional,
mental dan spiritual dari hakikat kita. Salah satu cara yang dipilih
oleh banyak orang pada transformasi-dalam/Inner transformation adalah
melalui displin yoga.
Di masa ini banyak orang yang penuh pertimbangan berminat
mempelajari berbagai bentuk yoga dan merasakan hasrat mendalam untuk
menemukan ketenangan-dalam/Inner peace atau mencapai pertumbuhan
spiritual. Jadi mari kita lihat lebih jelas apakah yoga ini, apa
artinya, apa saja yg dilakukannya, dan bagaimana kita
mempraktekkannya sebagai jalan menuju pemenuhan-pemahaman-diri/Full
Self Realization.
Apa itu Yoga?
Kata "Yoga," berasal dari terminologi Sansekerta seperti
halnya "yoke" dalam bahasa Inggris berarti "menyatukan" dan
mengimplikasikan persatuan aspek pribadi kita dengan Sumber Ilahiah
darimana kita berasal. Jadi Yoga dapat diartikan sebagai transformasi
hakikat pribadi kita agar lebih responsif terhadap Diri-dalam/Inner
self, dan transformasi ini akan mengarahkan kita pada pencapaian
kebersatuan kesadaran-diri (at-one-ment) dengan esensi ilahi atau
spiritual: Prinsip Yang Maha Tunggal dalam semesta. Yoga mengacu pada
penyatuan diri yang lebih rendah dengan Diri yang lebih tinggi dan
juga pada cara-cara untuk mencapai penyatuan tersebut. Jadi Yoga
merupakan studi mendalam sekaligus merupakan disiplin pragmatis.
Unsur apa saja yang dilibatkan dalam Yoga?
Ada berbagai sistem yang berbeda dalam mempelajari yoga, tapi
kesemua metodenya melibatkan disiplin-diri dan penjelajahan-diri.
Semua sistem ini mengenali keabsahan pelatihan dasar tertentu :
pengendalian tubuh melalui postur dan pernafasan yang tepat;
pengendalian emosi dan pikiran; meditasi dan kontemplasi. Dalam tiap
pelatihan yoga unsur-unsur esensial tadilah yang dilibatkan.
Kebanyakan praktisi yoga menganggap Yoga Sutra dari Patanjali
sebagai buku pegangan yang paling penting. "Delapan anggota" atau
delapan aspek yoga, yang digarisbawahi oleh Patanjali dipertimbangkan
sebagai panduan seluruh bentuk pelatihan yoga. "Anggota" yang pertama
dikenal sebagai "yama" atau pelatihan pengekangan-diri dan yama yang
pertama disebut "ahimsa" atau tidak menyakiti makhluk lain. Dikatakan
bahwa ahimsa merupakan jantungnya disiplin yoga.
Buku pegangan yoga yang lain adalah naskah agung Hindu,
Bhagavad Gita. Mempelajari karya ini merupakan harga tak ternilai
bagi pelajar pemula.
Di bawah ini kami berikan penjabaran beberapa bentuk yoga
yang terkenal, namun perlu diingat bahwa tiap-tiap sistem yang
disebutkan di sini melibatkan banyak hal dalam hidup yang disiplin
dan pelatihan yang teratur, lebih dari yang bisa diberikan dalam
ulasan singkat ini.
Hatha Yoga
Kebanyakan yoga yang populer di dunia Barat adalah dua bentuk
yoga, salah satunya dikenal dengan Hatha Yoga. Sistem ini memberi
perhatian pada postur tubuh dan pengendalian pernafasan. Seringkali
orang melupakan bahwa sistem ini juga melibatkan pelatihan meditasi.
Jadi walaupun Hatha Yoga menitikberatkan pada pelatihan tubuh fisik,
sesungguhnya pelatihan tadi adalah untuk memungkinkan tubuh merespons
dorongan Kehadiran Ilahi dalam diri. Ketika tubuh didisiplinkan,
tubuh tidak lagi gelisah, kegelisahan ini merupakan gangguan saat
meditasi. Banyak praktisi menekankan nilai therapeutik (penyembuhan)
dari Hatha Yoga, karena kalau dilatih dengan baik akan meningkatkan
kesejahteraan fisik. Keadaan tubuh yang baik menunjang pertumbuhan
spiritual.
Mantra Yoga
Sistem Mantra Yoga sangat populer belakangan ini, dengan
merapalkan (chanting) kalimat suci atau kata-kata pemujaan dan
konsentrasi terpusat. Sistem ini melibatkan pengetahuan kekuatan
okultik dari suara. Tujuan dari Mantra Yoga adalah menyelaraskan
sifat pribadi dengan nada gelombang kesadaran yang jauh lebih tinggi
dan lebih halus sifatnya dari kesadaran sehari-hari (kesadaran waktu
kita bangun). Tujuan puncaknya adalah agar individu dapat "mendengar"
Suara Ilahi dalam-diri kita, bukan melalui telinga atau mekanisme
fisik melainkan melalui indera super kita.
Bhakti Yoga
Bhakti Yoga adalah jalan pengabdian. Sistem ini menekankan
cinta kasih, penyerahan-diri pada Spirit Ilahi atau Yang Tertinggi.
Seringkali kita menemui personifikasi Yang Tertinggi dalam bentuk-
bentuk tertentu pada individu yang mengambil jalan ini. Hal ini bisa
berupa inkarnasi ilahi/avatar seperti halnya Kristus, Krishna, Baba,
Babaji, ataupun gambaran mental dari Ilahi secara personal. Sistem
ini sering disebut sebagai yoga Nasrani, tapi sistem ini juga kita
jumpai dalam berbagai agama dimana ditekankan penyerahan diri pribadi
dan pengabdian sebagai tujuan ideal. Bhakti yoga adalah jalan yang
telah menolong banyak orang dalam pendakian ke puncak gunung
penyatuan spiritual. Seperti contoh yang diberikan oleh para santa-
santo/para nabi/para maha rishi/para wali dimana untuk mendaki lebih
tinggi ke arah Ilahi, maka kehidupan pribadi harus diserahkan pada
Kehidupan Ilahi secara mutlak. Oleh karenanya jalan ini adalah jalan
yang tepat bagi orang-orang yang bersifat pengabdi/bhakti, yang
dengan gembira melenyapkan diri mereka pada Yang Maha Tinggi.
Karma Yoga
Sesuai dengan namanya, yoga ini melibatkan karma (=tindakan).
Tujuan dari Karma Yoga adalah mencapai persatuan dengan Yang Maha
Tinggi melalui tindakan yang benar, yaitu tindakan yang dilakukan apa
adanya tanpa mengharapkan imbalan (selfless service). Ini adalah
jalan bagi mereka yang digerakkan oleh rasa simpati, dan welas-asih
terhadap orang-orang yang menderita. Jalan ini adalah bagi mereka
yang dengan semangat berusaha meringankan beban penderitaan dan
kesedihan orang lain. Jalan ini menekankan kemurnian motif tanpa
dinodai oleh kepentingan pribadi. Melalui tindakan altruistik,
pengikut Karma Yoga akan sampai pada pemahaman kehidupan yang lebih
mendalam dan menjadi lebih dekat dengan Kehidupan Ilahi yang dijumpai
pada semua makhluk.
Jnana Yoga
Kalau Bhakti Yoga menggunakan jalan pengabdian dan Karma Yoga
menggunakan jalan tindakan, maka ada juga jalan lewat ilmu
pengetahuan Jalan ini dikenal dengan sebutan Jnana Yoga (sering
dieja "Gnana"); tujuannya adalah untuk mewujudkan kebenaran hidup.
Kata "jnana" terdengar familier, mirip dengan kata "gnosis". Arti
kedua kata tersebut sama yaitu pengetahuan. Pengetahuan yang dimaksud
di sini bukannya pengetahuan external tentang benda-benda melainkan
pengetahuan alam realitas. Guru agung Jnana Yoga, Shankaracharya, si
bijak dari India, menuliskan karyanya yang berjudul "Viveka
Chudamani". Karyanya ini telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa.
Secara harafiah berarti "permata puncak dari diskriminasi" namun
viveka dapat juga berarti "insight" atau bahkan "kebijaksanaan".
Svami Shankaracharya membedakan antara mereka yang ingin memiliki dan
mereka yang ingin mengetahui. Di puncaknya hanya ada satu hal untuk
diketahui yaitu sang Diri Tunggal yang identik dengan Tuhan, Alloh,
Causa Prima atau Brahman, sebagai satu-satunya Sumber segala bentuk
keberadaan, seperti yang dikenal dalam filsafat Vedanta, yang menjadi
dasar dari Jnana Yoga.
Raja Yoga
Terkadang disebut sebagai bentuk yoga yang paling tinggi,
Raja Yoga – The Science of The Kings/Ilmu para raja – menggabungkan
aspek-aspek utama dari sistem yoga lainnya. Jalan ini menggunakan
disiplin dan pelatihan untuk memurnikan emosi, meluaskan intelek dan
mengendalikan tiap komponen hakikat kita dibawah kehendak (will).
Tujuan yoga ini adalah mengurangi dan akhirnya menghilangkan
identifikasi dengan personalitas sehingga timbul kesadaran bahwa Diri
Kekal kita itu identik dengan Hidup Ilahi Yang Tunggal.
Azas Raja Yoga dapat kita jumpai dalam aphorisme/perumpamaan
("sutra") dari Patanjali, yang karyanya telah diterjemahkan dalam
bahasa Inggris lengkap dengan komentar dan ulasan.Dalam perumpamaan
Patanjali terdapat langkah-langkah untuk mempersiapkan diri pada yoga
sejati berikut dengan latihan-latihannya. Untuk mempersiapkan diri,
kita harus bertindak benar dalam pikiran, perkataan dan perbuatan;
menjalankan kehidupan moral, dan mengekspresikan prinsip-prinsip etis
fundamental yang dijumpai di semua agama besar. Untuk melatihnya kita
harus melakukan introspeksi-diri dengan teratur secara berkala;
caranya adalah dengan menutup kesadaran dari panca indera kita
sehingga kesadaraan kita bisa bebas dari gangguan dunia untuk
sementara waktu. Ini sesuai dengan tujuan Raja yoga agar kita
mempersiapkan transisi dari kesadaran eksternal menuju pada kesadaran
internal.
Yoga & Meditasi
Meditasi merupakan bagian penting di setiap bentuk yoga.
Patanjali menekankan pentingnya pengendalian pikiran dan penenangan
untuk mencapai transendensi pikiran, lewat Raja yoga, Patanjali
meramunya dalam 3 langkah: konsentrasi, meditasi dan kontemplasi.
Pada prakteknya 3 langkah ini saling tumpang tindih tapi dalam yoga
sutra sengaja dituliskan terpisah untuk memudahkan studi.
Yoga dimulai dengan konsentrasi. Mengapa? Karena pikiran kita
selalu bergerak, liar dan tidak mau tinggal diam. Pikiran kita
dipenuhi dengan berbagai kenangan, memory dan berbagai keinginan
untuk menjadi atau untuk memiliki; pikiran sangat mudah terganggu
oleh hal-hal sepele. Oleh karena itu kita mulai dengan berkonsentrasi
pada hal-hal yang sederhana seperti misalnya sebuah benda atau sebuah
gagasan, dan membiarkan konsentrasi kita pada benda tersebut semakin
intens terserap olehnya, dan kita menolak memberikan perhatian bagi
hal-hal lainnya. Kalau pikiran mulai berkeliaran, dengan lembut
kembalikan konsentrasi pada benda tersebut.
Setelah mampu menguasai konsentrasi, langkah selanjutnya
adalah meditasi. Meditasi dijabarkan sebagai aliran pikiran yang
teratur dan terus-menerus terhadap sebuah obyek, misalnya sebuah
bunga, salib, cakra, nafas, atau kualitas yang tidak dapat terlihat
(misalnya, nama baik seorang Guru Agung/kata-kata Ilahiah lainnya),
gagasan abstrak, atau objek lainnya yang kita pilih sendiri. Proses
ini lebih mendalam dari sekedar konsentrasi dan mengarah menuju
keadaan dimana kita masuk menyadari bahkan menjadi apa yang kita
pikirkan dan konsentrasikan tadi. Ini melibatkan upaya menembus imaji
dan bentuk untuk dapat mengidentifikasikan diri dengan kehidupan
dalam obyek yang dipilih tadi.
Selanjutnya diikuti dengan proses kontemplasi. Dalam tahap
ini kita tidak lagi tertarik pada sebiah obyek, sebuah gagasan atau
seseorang, tetapi kita membawa pikiran kita pada keadaan ketenangan
absolut. Harus diperhatikan bahwa keadaan ini bukanlah keadaan pasif
melainkan keadaan dengan kesadaran positif; sebuah ketenangan yang
memberikan perasaan utuh dan kedamaian yang dinamis. Keadaan ini
tidak melampaui kesadaran, namun mentransformasi individu, dan
memberikan ketenangan sejati serta kepastian-dalam yang secara
praktis akan banyak membantu kehidupan kita sehari-hari. Dalam tahap
kontemplasi ini, amat mungkin kita mencapai pencerahan dan insight
dari Diri Spiritual dan perasaan menyebar akan kesatuan kehidupan
akan terwujudkan.
Tujuan Yoga
Semua bentuk disiplin/sistem Yoga merupakan jalan yang
mengarahkan indivdu mencapai persatuan dengan Atman/Spirit Tertinggi.
Persatuan ini disebut "Samadhi" dalam naskah-naskah yoga, "Kesadaran
Krishna" dalam Krishna Consciousness Movement, "Satori" dalam Zen
Buddhisme, "Kesadaran Kristus" dalam mistisisme
Nasrani, "Manunggaling Kawula Gusti" dalam Kejawen, dll. Apapun juga
istilah yang digunakan hal ini berarti pembebasan spirit individual
dari kesadaran sehari-hari dan Memasuki getaran-kebahagiaan Sang
Sumber yang dilambangkan secara indah lewat kalimat, "Sang butir
embun telah pulang pada lautan cahaya yang bersinar".
BAHAN BACAAN LANJUTAN YANG DISARANKAN
o An Introduction to Yoga by Annie Bessant
o Seven Schools of Yoga by Ernest Wood
o Application of Yoga to Daily Life by Ianthe Hoskins
o Raja Yoga: A Simplified Course by Wallace Slater
o Hatha Yoga: A Simplified Course by Wallace Slater
o Integral Yoga by Haridas Chaudhuri
o The Science of Yoga by I.K. Taimni
o A Student's Companion to Patanjali by Roger Worthington
o Yoga: The Art of Integration by Rohit Mehta
o The Universal Yoga Tradition by Radha Burnier
o Initiation into Yoga by Sri Krishna Prem
o A History of Yoga by Vivian Worthington
o Yoga: The Technology of Ecstasy by George Feurstein
o Viveka Chudamani translated by Mohini M Chatterji
o The Pinnacle of Indian Thought by Ernest Wood
Eduard de Grave: Yoga: Suatu Studi dan Praktek (note on facebook)
Transformasi-diri dan pertumbuhan spiritual merupakan konsep penting
dalam filsafat agama manapun. Transformasi-diri dan pertumbuhan
spiritual juga merupakan konsep praktis, karena realisasinya
melibatkan pengintegrasian dan pengharmonisan aspek emosional,
mental dan spiritual dari hakikat kita. Salah satu cara yang dipilih
oleh banyak orang pada transformasi-dalam/Inner transformation adalah
melalui displin yoga.
Di masa ini banyak orang yang penuh pertimbangan berminat
mempelajari berbagai bentuk yoga dan merasakan hasrat mendalam untuk
menemukan ketenangan-dalam/Inner peace atau mencapai pertumbuhan
spiritual. Jadi mari kita lihat lebih jelas apakah yoga ini, apa
artinya, apa saja yg dilakukannya, dan bagaimana kita
mempraktekkannya sebagai jalan menuju pemenuhan-pemahaman-diri/Full
Self Realization.
Apa itu Yoga?
Kata "Yoga," berasal dari terminologi Sansekerta seperti
halnya "yoke" dalam bahasa Inggris berarti "menyatukan" dan
mengimplikasikan persatuan aspek pribadi kita dengan Sumber Ilahiah
darimana kita berasal. Jadi Yoga dapat diartikan sebagai transformasi
hakikat pribadi kita agar lebih responsif terhadap Diri-dalam/Inner
self, dan transformasi ini akan mengarahkan kita pada pencapaian
kebersatuan kesadaran-diri (at-one-ment) dengan esensi ilahi atau
spiritual: Prinsip Yang Maha Tunggal dalam semesta. Yoga mengacu pada
penyatuan diri yang lebih rendah dengan Diri yang lebih tinggi dan
juga pada cara-cara untuk mencapai penyatuan tersebut. Jadi Yoga
merupakan studi mendalam sekaligus merupakan disiplin pragmatis.
Unsur apa saja yang dilibatkan dalam Yoga?
Ada berbagai sistem yang berbeda dalam mempelajari yoga, tapi
kesemua metodenya melibatkan disiplin-diri dan penjelajahan-diri.
Semua sistem ini mengenali keabsahan pelatihan dasar tertentu :
pengendalian tubuh melalui postur dan pernafasan yang tepat;
pengendalian emosi dan pikiran; meditasi dan kontemplasi. Dalam tiap
pelatihan yoga unsur-unsur esensial tadilah yang dilibatkan.
Kebanyakan praktisi yoga menganggap Yoga Sutra dari Patanjali
sebagai buku pegangan yang paling penting. "Delapan anggota" atau
delapan aspek yoga, yang digarisbawahi oleh Patanjali dipertimbangkan
sebagai panduan seluruh bentuk pelatihan yoga. "Anggota" yang pertama
dikenal sebagai "yama" atau pelatihan pengekangan-diri dan yama yang
pertama disebut "ahimsa" atau tidak menyakiti makhluk lain. Dikatakan
bahwa ahimsa merupakan jantungnya disiplin yoga.
Buku pegangan yoga yang lain adalah naskah agung Hindu,
Bhagavad Gita. Mempelajari karya ini merupakan harga tak ternilai
bagi pelajar pemula.
Di bawah ini kami berikan penjabaran beberapa bentuk yoga
yang terkenal, namun perlu diingat bahwa tiap-tiap sistem yang
disebutkan di sini melibatkan banyak hal dalam hidup yang disiplin
dan pelatihan yang teratur, lebih dari yang bisa diberikan dalam
ulasan singkat ini.
Hatha Yoga
Kebanyakan yoga yang populer di dunia Barat adalah dua bentuk
yoga, salah satunya dikenal dengan Hatha Yoga. Sistem ini memberi
perhatian pada postur tubuh dan pengendalian pernafasan. Seringkali
orang melupakan bahwa sistem ini juga melibatkan pelatihan meditasi.
Jadi walaupun Hatha Yoga menitikberatkan pada pelatihan tubuh fisik,
sesungguhnya pelatihan tadi adalah untuk memungkinkan tubuh merespons
dorongan Kehadiran Ilahi dalam diri. Ketika tubuh didisiplinkan,
tubuh tidak lagi gelisah, kegelisahan ini merupakan gangguan saat
meditasi. Banyak praktisi menekankan nilai therapeutik (penyembuhan)
dari Hatha Yoga, karena kalau dilatih dengan baik akan meningkatkan
kesejahteraan fisik. Keadaan tubuh yang baik menunjang pertumbuhan
spiritual.
Mantra Yoga
Sistem Mantra Yoga sangat populer belakangan ini, dengan
merapalkan (chanting) kalimat suci atau kata-kata pemujaan dan
konsentrasi terpusat. Sistem ini melibatkan pengetahuan kekuatan
okultik dari suara. Tujuan dari Mantra Yoga adalah menyelaraskan
sifat pribadi dengan nada gelombang kesadaran yang jauh lebih tinggi
dan lebih halus sifatnya dari kesadaran sehari-hari (kesadaran waktu
kita bangun). Tujuan puncaknya adalah agar individu dapat "mendengar"
Suara Ilahi dalam-diri kita, bukan melalui telinga atau mekanisme
fisik melainkan melalui indera super kita.
Bhakti Yoga
Bhakti Yoga adalah jalan pengabdian. Sistem ini menekankan
cinta kasih, penyerahan-diri pada Spirit Ilahi atau Yang Tertinggi.
Seringkali kita menemui personifikasi Yang Tertinggi dalam bentuk-
bentuk tertentu pada individu yang mengambil jalan ini. Hal ini bisa
berupa inkarnasi ilahi/avatar seperti halnya Kristus, Krishna, Baba,
Babaji, ataupun gambaran mental dari Ilahi secara personal. Sistem
ini sering disebut sebagai yoga Nasrani, tapi sistem ini juga kita
jumpai dalam berbagai agama dimana ditekankan penyerahan diri pribadi
dan pengabdian sebagai tujuan ideal. Bhakti yoga adalah jalan yang
telah menolong banyak orang dalam pendakian ke puncak gunung
penyatuan spiritual. Seperti contoh yang diberikan oleh para santa-
santo/para nabi/para maha rishi/para wali dimana untuk mendaki lebih
tinggi ke arah Ilahi, maka kehidupan pribadi harus diserahkan pada
Kehidupan Ilahi secara mutlak. Oleh karenanya jalan ini adalah jalan
yang tepat bagi orang-orang yang bersifat pengabdi/bhakti, yang
dengan gembira melenyapkan diri mereka pada Yang Maha Tinggi.
Karma Yoga
Sesuai dengan namanya, yoga ini melibatkan karma (=tindakan).
Tujuan dari Karma Yoga adalah mencapai persatuan dengan Yang Maha
Tinggi melalui tindakan yang benar, yaitu tindakan yang dilakukan apa
adanya tanpa mengharapkan imbalan (selfless service). Ini adalah
jalan bagi mereka yang digerakkan oleh rasa simpati, dan welas-asih
terhadap orang-orang yang menderita. Jalan ini adalah bagi mereka
yang dengan semangat berusaha meringankan beban penderitaan dan
kesedihan orang lain. Jalan ini menekankan kemurnian motif tanpa
dinodai oleh kepentingan pribadi. Melalui tindakan altruistik,
pengikut Karma Yoga akan sampai pada pemahaman kehidupan yang lebih
mendalam dan menjadi lebih dekat dengan Kehidupan Ilahi yang dijumpai
pada semua makhluk.
Jnana Yoga
Kalau Bhakti Yoga menggunakan jalan pengabdian dan Karma Yoga
menggunakan jalan tindakan, maka ada juga jalan lewat ilmu
pengetahuan Jalan ini dikenal dengan sebutan Jnana Yoga (sering
dieja "Gnana"); tujuannya adalah untuk mewujudkan kebenaran hidup.
Kata "jnana" terdengar familier, mirip dengan kata "gnosis". Arti
kedua kata tersebut sama yaitu pengetahuan. Pengetahuan yang dimaksud
di sini bukannya pengetahuan external tentang benda-benda melainkan
pengetahuan alam realitas. Guru agung Jnana Yoga, Shankaracharya, si
bijak dari India, menuliskan karyanya yang berjudul "Viveka
Chudamani". Karyanya ini telah diterjemahkan dalam beberapa bahasa.
Secara harafiah berarti "permata puncak dari diskriminasi" namun
viveka dapat juga berarti "insight" atau bahkan "kebijaksanaan".
Svami Shankaracharya membedakan antara mereka yang ingin memiliki dan
mereka yang ingin mengetahui. Di puncaknya hanya ada satu hal untuk
diketahui yaitu sang Diri Tunggal yang identik dengan Tuhan, Alloh,
Causa Prima atau Brahman, sebagai satu-satunya Sumber segala bentuk
keberadaan, seperti yang dikenal dalam filsafat Vedanta, yang menjadi
dasar dari Jnana Yoga.
Raja Yoga
Terkadang disebut sebagai bentuk yoga yang paling tinggi,
Raja Yoga – The Science of The Kings/Ilmu para raja – menggabungkan
aspek-aspek utama dari sistem yoga lainnya. Jalan ini menggunakan
disiplin dan pelatihan untuk memurnikan emosi, meluaskan intelek dan
mengendalikan tiap komponen hakikat kita dibawah kehendak (will).
Tujuan yoga ini adalah mengurangi dan akhirnya menghilangkan
identifikasi dengan personalitas sehingga timbul kesadaran bahwa Diri
Kekal kita itu identik dengan Hidup Ilahi Yang Tunggal.
Azas Raja Yoga dapat kita jumpai dalam aphorisme/perumpamaan
("sutra") dari Patanjali, yang karyanya telah diterjemahkan dalam
bahasa Inggris lengkap dengan komentar dan ulasan.Dalam perumpamaan
Patanjali terdapat langkah-langkah untuk mempersiapkan diri pada yoga
sejati berikut dengan latihan-latihannya. Untuk mempersiapkan diri,
kita harus bertindak benar dalam pikiran, perkataan dan perbuatan;
menjalankan kehidupan moral, dan mengekspresikan prinsip-prinsip etis
fundamental yang dijumpai di semua agama besar. Untuk melatihnya kita
harus melakukan introspeksi-diri dengan teratur secara berkala;
caranya adalah dengan menutup kesadaran dari panca indera kita
sehingga kesadaraan kita bisa bebas dari gangguan dunia untuk
sementara waktu. Ini sesuai dengan tujuan Raja yoga agar kita
mempersiapkan transisi dari kesadaran eksternal menuju pada kesadaran
internal.
Yoga & Meditasi
Meditasi merupakan bagian penting di setiap bentuk yoga.
Patanjali menekankan pentingnya pengendalian pikiran dan penenangan
untuk mencapai transendensi pikiran, lewat Raja yoga, Patanjali
meramunya dalam 3 langkah: konsentrasi, meditasi dan kontemplasi.
Pada prakteknya 3 langkah ini saling tumpang tindih tapi dalam yoga
sutra sengaja dituliskan terpisah untuk memudahkan studi.
Yoga dimulai dengan konsentrasi. Mengapa? Karena pikiran kita
selalu bergerak, liar dan tidak mau tinggal diam. Pikiran kita
dipenuhi dengan berbagai kenangan, memory dan berbagai keinginan
untuk menjadi atau untuk memiliki; pikiran sangat mudah terganggu
oleh hal-hal sepele. Oleh karena itu kita mulai dengan berkonsentrasi
pada hal-hal yang sederhana seperti misalnya sebuah benda atau sebuah
gagasan, dan membiarkan konsentrasi kita pada benda tersebut semakin
intens terserap olehnya, dan kita menolak memberikan perhatian bagi
hal-hal lainnya. Kalau pikiran mulai berkeliaran, dengan lembut
kembalikan konsentrasi pada benda tersebut.
Setelah mampu menguasai konsentrasi, langkah selanjutnya
adalah meditasi. Meditasi dijabarkan sebagai aliran pikiran yang
teratur dan terus-menerus terhadap sebuah obyek, misalnya sebuah
bunga, salib, cakra, nafas, atau kualitas yang tidak dapat terlihat
(misalnya, nama baik seorang Guru Agung/kata-kata Ilahiah lainnya),
gagasan abstrak, atau objek lainnya yang kita pilih sendiri. Proses
ini lebih mendalam dari sekedar konsentrasi dan mengarah menuju
keadaan dimana kita masuk menyadari bahkan menjadi apa yang kita
pikirkan dan konsentrasikan tadi. Ini melibatkan upaya menembus imaji
dan bentuk untuk dapat mengidentifikasikan diri dengan kehidupan
dalam obyek yang dipilih tadi.
Selanjutnya diikuti dengan proses kontemplasi. Dalam tahap
ini kita tidak lagi tertarik pada sebiah obyek, sebuah gagasan atau
seseorang, tetapi kita membawa pikiran kita pada keadaan ketenangan
absolut. Harus diperhatikan bahwa keadaan ini bukanlah keadaan pasif
melainkan keadaan dengan kesadaran positif; sebuah ketenangan yang
memberikan perasaan utuh dan kedamaian yang dinamis. Keadaan ini
tidak melampaui kesadaran, namun mentransformasi individu, dan
memberikan ketenangan sejati serta kepastian-dalam yang secara
praktis akan banyak membantu kehidupan kita sehari-hari. Dalam tahap
kontemplasi ini, amat mungkin kita mencapai pencerahan dan insight
dari Diri Spiritual dan perasaan menyebar akan kesatuan kehidupan
akan terwujudkan.
Tujuan Yoga
Semua bentuk disiplin/sistem Yoga merupakan jalan yang
mengarahkan indivdu mencapai persatuan dengan Atman/Spirit Tertinggi.
Persatuan ini disebut "Samadhi" dalam naskah-naskah yoga, "Kesadaran
Krishna" dalam Krishna Consciousness Movement, "Satori" dalam Zen
Buddhisme, "Kesadaran Kristus" dalam mistisisme
Nasrani, "Manunggaling Kawula Gusti" dalam Kejawen, dll. Apapun juga
istilah yang digunakan hal ini berarti pembebasan spirit individual
dari kesadaran sehari-hari dan Memasuki getaran-kebahagiaan Sang
Sumber yang dilambangkan secara indah lewat kalimat, "Sang butir
embun telah pulang pada lautan cahaya yang bersinar".
BAHAN BACAAN LANJUTAN YANG DISARANKAN
o An Introduction to Yoga by Annie Bessant
o Seven Schools of Yoga by Ernest Wood
o Application of Yoga to Daily Life by Ianthe Hoskins
o Raja Yoga: A Simplified Course by Wallace Slater
o Hatha Yoga: A Simplified Course by Wallace Slater
o Integral Yoga by Haridas Chaudhuri
o The Science of Yoga by I.K. Taimni
o A Student's Companion to Patanjali by Roger Worthington
o Yoga: The Art of Integration by Rohit Mehta
o The Universal Yoga Tradition by Radha Burnier
o Initiation into Yoga by Sri Krishna Prem
o A History of Yoga by Vivian Worthington
o Yoga: The Technology of Ecstasy by George Feurstein
o Viveka Chudamani translated by Mohini M Chatterji
o The Pinnacle of Indian Thought by Ernest Wood
Tips Awet Muda
Tiip untuk awet muda.......
Ketika seorang Pria / Wanita lanjut usia......
ditanya apa rahasianya sehingga dia nampak begitu....
Tampan/Cantik, AWET MUDA, dengan wajah segar berseri dan mempesona, jawabnya:
Untuk bibir,...... kugunakan kebenaran....
Untuk suara, ....kugunakan kebaikan hati...
Untuk telinga,... kugunakan belarasa....
Untuk tangan,... kugunakan kemurahan hati...
Untuk tubuh,.....kugunakan ketulusan....
Untuk hati,....... kugunakan cinta....
Dan bagi mereka yang tidak menyukaiku, kugunakan doa.....
Ketika seorang Pria / Wanita lanjut usia......
ditanya apa rahasianya sehingga dia nampak begitu....
Tampan/Cantik, AWET MUDA, dengan wajah segar berseri dan mempesona, jawabnya:
Untuk bibir,...... kugunakan kebenaran....
Untuk suara, ....kugunakan kebaikan hati...
Untuk telinga,... kugunakan belarasa....
Untuk tangan,... kugunakan kemurahan hati...
Untuk tubuh,.....kugunakan ketulusan....
Untuk hati,....... kugunakan cinta....
Dan bagi mereka yang tidak menyukaiku, kugunakan doa.....
Thursday, July 30, 2009
Energy Cinta
ditulis ..dr. Andreas A. Prasadja (MP22)....pranaindonesia
Cinta adalah sebuah emosi yang lembut. Energi cinta yang dibangkitkan dengan menghadirkan cinta di cakra jantung depan pun bersifat lembut. Karena sifatnya yang lembut ini, sering kali kita lupa akan kekuatan energi cinta.
Kekuatan energi cinta, justru amatlah luar biasa dalam penyembuhan. Di tingkat apa pun, baik tingkat dasar, lanjut maupun psikoterapi, energi cinta merupakan inti dari setiap energi penyembuhan.
Energi cinta dibangkitkan di cakra jantung depan, yang juga merupakan pusat cinta kasih pada sesama. Dan kita tahu, bahwa cakra jantung depan mengontrol jantung, saluran pernapasan dan kelenjar timus. Kelenjar timus, pada anak-anak berfungsi sebagai salah satu pusat imunitas (daya tahan tubuh). Walaupun di usia dewasa kelenjar timus kehilangan fungsi imunitasnya, ternyata beberapa penelitian baru menunjukkan kenyataan yang lain. Pada orang-orang dewasa yang mempunyai sifat-sifat keceriaan dan kebahagiaan seperti pada anak-anak, mempunyai daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan orang dewasa lainnya. Ini dikarenakan oleh masih aktifnya kelenjar timus pada individu-individu tersebut. Kesimpulannya, energi cinta berkaitan erat dengan daya tahan tubuh manusia, lewat mekanisme aktifitas kelenjar timus.
Kortisol adalah hormon yang menekan sistem imunitas seseorang. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kortisol harus ditekan. Bagaimana cara menekan kortisol? Menurut beberapa penelitian, cara yang efektif bukanlah dengan obat-obatan atau tindakan medis lainnya, melainkan dengan tertawa! Tapi bukan sembarangan tawa, yang dimaksud adalah kebahagiaan dan keceriaan yang menyebabkan tawa tersebut.
Misalnya dalam perawatan penderita kanker, seorang penyembuh prana berperan dalam pelayanan cinta. Seperti penulis amati, dikalangan penyembuh prana, banyak berkembang berbagai teknik atau improvisasi dalam perawatan berbagai macam kanker. Ada yang menggunakan visualisasi tertentu, ada yang melakukan penyapuan dengan seksama hingga ke akar-akarnya, ada pula yang “menembak” sel-sel kanker tersebut. Tetapi satu hal yang menarik, kesemuanya melakukan perawatan dengan kelembutan dan penuh cinta.
Ini mengingatkan saya akan pesan Grand Master Choa Kok Sui. Beliau selalu mengingatkan untuk tidak menggunakan terlalu banyak kemauan (will power) agar memberi kesempatan pada energi cinta untuk bekerja. Dengan kemauan yang terlalu kuat, energi prana yang kita berikan bersifat kasar dan sel kanker bukannya hancur, malahan berkembang semakin kuat pula. Kenapa? Anda tentu ingat ajaran Grand Master Choa, energi yang sejenis akan saling tarik menarik, sedangkan yang berlawanan akan saling tolak menolak. Energi dari sel kanker bersifat kotor, lengket dan cenderung kasar. Jika ditelusuri, energi sel kanker berhubungan erat dengan emosi-emosi negatif, seperti kemarahan, kebencian dan lain-lain (Advanced Pranic Healing, 7th printing, 2002, pg. 274). Sehingga dengan energi prana yang berisikan cinta kasih, emosi-emosi negatif yang merupakan bahan dasar sel kanker tadi dapat dengan mudah diatasi, dan kanker pun lebih mudah dibersihkan.
Energi cinta, keceriaan dan kebahagiaan, inilah yang sebaiknya diberikan pada pasien. Seorang penyembuh prana yang baik juga mampu memberikan harapan dan ketenangan pada pasiennya, dan juga mampu membimbing pasien agar hidup murah hati dan penuh dengan cinta kasih. Anda ingat anjuran Grand Master Choa Kok Sui bagi pasien kanker ataupun penyakit-penyakit lainnya? Melakukan Meditasi Jantung Kembar (Advanced Pranic Healing, 7th printing, 2002, pg. 278). Karena dengan demikian pasien akan semakin penuh dengan cinta kasih dan dengan teraktifkannya cakra jantung depan, kelenjar timus semakin aktif meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Ada sebuah eksperimen menarik yang dilakukan oleh seorang rekan pelatih, yang berkaitan dengan energi cinta. Secara waskita, ia menghadirkan virus dihadapannya. Dengan beberapa cara dicoba untuk mengatasi virus tersebut. Bukannya hilang, virus itu malah semakin menguat. Akhirnya dengan pasrah, pelatih tadi berdoa memohon berkat dan bantuan dari Yang Maha Cinta. Kemudian muncullah makhluk cahaya kecil yang datang meraih virus. Dari pengamatan waskita, makhluk cahaya itu bukannya menghancurkan virus, ia malah membelai-belai seolah mengajak virus-virus itu bermain-main. Apa yang terjadi? Dengan sentuhan kasih dan keceriaan, perlahan-lahan virus memudar dan hilang. Ternyata kekuatan saja tidak cukup untuk mengatasi virus, tetapi diperlukan juga kekuatan yang disertai dengan cinta, energi cinta.
Dalam perawatan psikoterapi prana, bagaimana Anda membersihkan sebuah cakra dari emosi negatif, satuan pikiran negatif dan elemental negatif? Juga dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana meredakan amarah seseorang? Dengan kelembutan dan ketenangan hati. Bagaimana menghibur kesedihan? Dengan senyum dan rengkuhan cinta. Bagaimana menepis kekecewaan? Dengan hangatnya kasih dan harapan
Cinta adalah sebuah emosi yang lembut. Energi cinta yang dibangkitkan dengan menghadirkan cinta di cakra jantung depan pun bersifat lembut. Karena sifatnya yang lembut ini, sering kali kita lupa akan kekuatan energi cinta.
Kekuatan energi cinta, justru amatlah luar biasa dalam penyembuhan. Di tingkat apa pun, baik tingkat dasar, lanjut maupun psikoterapi, energi cinta merupakan inti dari setiap energi penyembuhan.
Energi cinta dibangkitkan di cakra jantung depan, yang juga merupakan pusat cinta kasih pada sesama. Dan kita tahu, bahwa cakra jantung depan mengontrol jantung, saluran pernapasan dan kelenjar timus. Kelenjar timus, pada anak-anak berfungsi sebagai salah satu pusat imunitas (daya tahan tubuh). Walaupun di usia dewasa kelenjar timus kehilangan fungsi imunitasnya, ternyata beberapa penelitian baru menunjukkan kenyataan yang lain. Pada orang-orang dewasa yang mempunyai sifat-sifat keceriaan dan kebahagiaan seperti pada anak-anak, mempunyai daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan orang dewasa lainnya. Ini dikarenakan oleh masih aktifnya kelenjar timus pada individu-individu tersebut. Kesimpulannya, energi cinta berkaitan erat dengan daya tahan tubuh manusia, lewat mekanisme aktifitas kelenjar timus.
Kortisol adalah hormon yang menekan sistem imunitas seseorang. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kortisol harus ditekan. Bagaimana cara menekan kortisol? Menurut beberapa penelitian, cara yang efektif bukanlah dengan obat-obatan atau tindakan medis lainnya, melainkan dengan tertawa! Tapi bukan sembarangan tawa, yang dimaksud adalah kebahagiaan dan keceriaan yang menyebabkan tawa tersebut.
Misalnya dalam perawatan penderita kanker, seorang penyembuh prana berperan dalam pelayanan cinta. Seperti penulis amati, dikalangan penyembuh prana, banyak berkembang berbagai teknik atau improvisasi dalam perawatan berbagai macam kanker. Ada yang menggunakan visualisasi tertentu, ada yang melakukan penyapuan dengan seksama hingga ke akar-akarnya, ada pula yang “menembak” sel-sel kanker tersebut. Tetapi satu hal yang menarik, kesemuanya melakukan perawatan dengan kelembutan dan penuh cinta.
Ini mengingatkan saya akan pesan Grand Master Choa Kok Sui. Beliau selalu mengingatkan untuk tidak menggunakan terlalu banyak kemauan (will power) agar memberi kesempatan pada energi cinta untuk bekerja. Dengan kemauan yang terlalu kuat, energi prana yang kita berikan bersifat kasar dan sel kanker bukannya hancur, malahan berkembang semakin kuat pula. Kenapa? Anda tentu ingat ajaran Grand Master Choa, energi yang sejenis akan saling tarik menarik, sedangkan yang berlawanan akan saling tolak menolak. Energi dari sel kanker bersifat kotor, lengket dan cenderung kasar. Jika ditelusuri, energi sel kanker berhubungan erat dengan emosi-emosi negatif, seperti kemarahan, kebencian dan lain-lain (Advanced Pranic Healing, 7th printing, 2002, pg. 274). Sehingga dengan energi prana yang berisikan cinta kasih, emosi-emosi negatif yang merupakan bahan dasar sel kanker tadi dapat dengan mudah diatasi, dan kanker pun lebih mudah dibersihkan.
Energi cinta, keceriaan dan kebahagiaan, inilah yang sebaiknya diberikan pada pasien. Seorang penyembuh prana yang baik juga mampu memberikan harapan dan ketenangan pada pasiennya, dan juga mampu membimbing pasien agar hidup murah hati dan penuh dengan cinta kasih. Anda ingat anjuran Grand Master Choa Kok Sui bagi pasien kanker ataupun penyakit-penyakit lainnya? Melakukan Meditasi Jantung Kembar (Advanced Pranic Healing, 7th printing, 2002, pg. 278). Karena dengan demikian pasien akan semakin penuh dengan cinta kasih dan dengan teraktifkannya cakra jantung depan, kelenjar timus semakin aktif meningkatkan daya tahan tubuhnya.
Ada sebuah eksperimen menarik yang dilakukan oleh seorang rekan pelatih, yang berkaitan dengan energi cinta. Secara waskita, ia menghadirkan virus dihadapannya. Dengan beberapa cara dicoba untuk mengatasi virus tersebut. Bukannya hilang, virus itu malah semakin menguat. Akhirnya dengan pasrah, pelatih tadi berdoa memohon berkat dan bantuan dari Yang Maha Cinta. Kemudian muncullah makhluk cahaya kecil yang datang meraih virus. Dari pengamatan waskita, makhluk cahaya itu bukannya menghancurkan virus, ia malah membelai-belai seolah mengajak virus-virus itu bermain-main. Apa yang terjadi? Dengan sentuhan kasih dan keceriaan, perlahan-lahan virus memudar dan hilang. Ternyata kekuatan saja tidak cukup untuk mengatasi virus, tetapi diperlukan juga kekuatan yang disertai dengan cinta, energi cinta.
Dalam perawatan psikoterapi prana, bagaimana Anda membersihkan sebuah cakra dari emosi negatif, satuan pikiran negatif dan elemental negatif? Juga dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, bagaimana meredakan amarah seseorang? Dengan kelembutan dan ketenangan hati. Bagaimana menghibur kesedihan? Dengan senyum dan rengkuhan cinta. Bagaimana menepis kekecewaan? Dengan hangatnya kasih dan harapan
serpihan kalbu...........
tulisan... Monika indri p & F.W.S
-------------------------------------
serpihan kalbu...........
Aku bagaikan tanah kering..
Terluka hingga kering air mataku..
Aku bagaikan daun berguguran..
Perlahan terbuang dan tersisihkan..
Aku bagaikan kayu lapuk...
Menanti hancur hingga tak tersisa..
....
Untuk apa kau memberiku pupuk...
Jika kau tak pernah menyiramiku dengan air..
Untuk apa kau membiarkan aku tumbuh subur..
Jika sebelum kumenguning kau sudah memangkas batangku...
Untuk apa kau menebangku..
Jika kau hanya membiarkanku hancur tanpa guna..
....
Aku sungguh tak mengerti...
Bukan aku tak mau mengerti..
Tapi kau yang tak mau membuatku mengerti..
...
Jangnlah kau terlena..
Bermain-main denganku..
Aku ini juga hidup..
Dan aku juga yang memberimu hidup...
Jangan kau terlena..
Selama ini aku diam..
Bukan berarti aku diam...
Aku cuma ingin memberimu kesempatan...
Untuk belajar berbagi dan menghargai pemberian...
----------------------------------------------------------------
ya begutulah keadaan...manusia sekarang...
tambah lama...tambaaaaaaaaaah.......
tak mengerti... hidup yang sesunguhnya.....
banyak manusia..... yang dia mengerti .......
hanya.....harta.... tahta ....pria/wanita...
sehingga moral/budi pekerti hampir punah....
hilang & tergadaikan entah kemana....
alam semesta...tak digubrisnya....
dikuras...habis habisan....
untung alam masih baik....
tapi kesabaran alam ada batasnya....
padahal udah...mulai banyak musibah ...dari alam...
tapi mengapa banyak manusia... tak mengerti....
yang ada hanya egois dan egois...semata...
alam sudah muak melihat perbuatan banyak manusia...
hanya sedikit orang yang menyatu dengan alam ..
merekalah yang mengerti ...arti kehidupan sejati...
merekalah yang akan selamat...dari mara bahaya...
merekalah yang bisa hidup bebas, damai, dan makmur rohani & jasmani ....
sadar...sadarlah...wahai manusia...sebelum terlambat...
masih ada waktu untuk berubah....dan berubah...
-------------------------------------
serpihan kalbu...........
Aku bagaikan tanah kering..
Terluka hingga kering air mataku..
Aku bagaikan daun berguguran..
Perlahan terbuang dan tersisihkan..
Aku bagaikan kayu lapuk...
Menanti hancur hingga tak tersisa..
....
Untuk apa kau memberiku pupuk...
Jika kau tak pernah menyiramiku dengan air..
Untuk apa kau membiarkan aku tumbuh subur..
Jika sebelum kumenguning kau sudah memangkas batangku...
Untuk apa kau menebangku..
Jika kau hanya membiarkanku hancur tanpa guna..
....
Aku sungguh tak mengerti...
Bukan aku tak mau mengerti..
Tapi kau yang tak mau membuatku mengerti..
...
Jangnlah kau terlena..
Bermain-main denganku..
Aku ini juga hidup..
Dan aku juga yang memberimu hidup...
Jangan kau terlena..
Selama ini aku diam..
Bukan berarti aku diam...
Aku cuma ingin memberimu kesempatan...
Untuk belajar berbagi dan menghargai pemberian...
----------------------------------------------------------------
ya begutulah keadaan...manusia sekarang...
tambah lama...tambaaaaaaaaaah.......
tak mengerti... hidup yang sesunguhnya.....
banyak manusia..... yang dia mengerti .......
hanya.....harta.... tahta ....pria/wanita...
sehingga moral/budi pekerti hampir punah....
hilang & tergadaikan entah kemana....
alam semesta...tak digubrisnya....
dikuras...habis habisan....
untung alam masih baik....
tapi kesabaran alam ada batasnya....
padahal udah...mulai banyak musibah ...dari alam...
tapi mengapa banyak manusia... tak mengerti....
yang ada hanya egois dan egois...semata...
alam sudah muak melihat perbuatan banyak manusia...
hanya sedikit orang yang menyatu dengan alam ..
merekalah yang mengerti ...arti kehidupan sejati...
merekalah yang akan selamat...dari mara bahaya...
merekalah yang bisa hidup bebas, damai, dan makmur rohani & jasmani ....
sadar...sadarlah...wahai manusia...sebelum terlambat...
masih ada waktu untuk berubah....dan berubah...
Doraemon Effect
tulisan ..Andikha Rama Wiputra
--------------------------------------
Sebagian masyarakat dunia pasti pernah menonton kartun 'Doraemon' yang mana sangat digemari sekali oleh anak-anak, juga tak terkecuali di Indonesia... Sesuatu yang sangat istimewa dari Doraemon yang tidak dimiliki oleh siapapun adalah Kantong Ajaib, karena dengan kantong yang kelihatan kecil di pakaian Doraemon, bisa mengeluarkan apapun yang diharapkan dan diinginkannya.
Yang cukup menarik dan sangat disukai juga oleh anak-anak adalah sountrack lagu Doraemon yang kira2 liriknya adalah sebagai berikut:
AKU INGIN BEGINI, AKU INGIN BEGITU...
AKU INGIN INI, ITU, BANYAK SEKALI....
TEMAN TEMAN SEMUA DAPAT DIKABULKAN
DAPAT DIKABULKAN DENGAN KANTONG AJAIB
AKU INGIN TERBANG BEBAS DI ANGKASA.. (dengan baling-baling bambu)
nah.. nah.. nah...
AKU SAYANG SEKALI ... DORAEMON...
demikianlah, lagu tersebut sudah tidak asing lagi ditelinga karena sering sekali dan hampir tiap minggu kita mendengarkannya di televisi.
tulisan ini tidak bermaksud untuk membahas mengenai cerita Doraemon, tetapi yang jauh lebih penting daripada ceritanya adalah makna yang terkandung dan pesan moral yang bisa diambil dari suatu sosok Doraemon, dan effect yang ditimbulkannya bagi diri, keluarga, lingkungan dan masyarakat.
Sebagian besar dari kita, kalo tidak bisa dikatakan seluruhnya memiliki sosok Doraemon dalam diri kita masing-masing, tergantung tingkat besar kecilnya... apalagi di zaman sekarang dengan tingginya tingkat kemajuan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Informasi...
Perkembangan informasi yang sedemikian cepatnya membuat manusia mempunyai keinginan2 yang banyak sekali, spt lagu diatas "aku ingin begini, aku ingin begitu, aku ingin ini itu banyak sekali..." tanpa mengukur kemampuan diri sendiri dan menganggap bahwa sosok Doraemon akan datang menolong dengan membawa kantong ajaibnya...
keinginan yang satu belum terpenuhi sudah punya segudang keinginan lainnya yang menyusul... dan ini berdampak pada munculnya sifat-sifat keserakahan (lobha), dan akibat dari keserakahan yang timbul adalah menghalalkan segala cara untuk mendapatkan atau memuaskan keinginannya.
mengapa kejahatan2 seperti mencuri, merampok, menipu, korupsi, membunuh, memanipulasi, dan kejahatan lainnya, sulit di berantas walaupun risiko hukumannya sangat berat sekali bagi orang yang melakukannya??? mengapa???
hal ini dikarenakan orang lebih rela "mengorbankan dirinya untuk di hukum' daripada "mengorbankan keinginannya'.
banyak cerita orang dengan rela melakukan kejahatan hanya karena tuntutan keinginan untuk menyenangkan keluarga.
Tetangga, lingkungan, teman-teman, mempunyai ini itu... bisa beli ini itu... bisa jalan-jalan kemana2...
kenapa kok kita tidak bisa seperti mereka??? kita khan juga ingin seperti mereka???
karena rengekkan keluarga setiap hari... karena seringnya melihat keluarga 'termehek-mehek'... maka meluluhkan hati si orang tua... bukannya memberi pengertian kepada keluarganya untuk membatasi keinginannya, dan berusaha untuk bekerja lebih keras lagi... malah menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginannya walaupun dengan cara kejahatan sekalipun.. inilah fenomena yang terjadi saat ini dalam masyarakat pada umumnya, dan mungkin juga terjadi pada diri kita saat ini.. entah disadari atau tidak disadari... Orang Tua lebih senang memenuhi keinginan anak-anaknya ketimbang memberi pengertian kepada anak-anaknya untuk membatasi keinginannya.
Bagi seseorang ataupun organisasi, keinginan yang terlalu banyak juga akan berakibat pada segala tindakan yang mengarah kepada pencapaian keinginan menjadi tidak FOKUS. rencana-rencana yang terlalu banyak akan merepotkan, membutuhkan tenaga/energi yang lebih besar, dan yang lebih penting adalah membutuhkan perhatian yang lebih banyak. pada akhirnya keinginan-keinginan tersebut tidak satupun menghasilkan pencapaian yang optimal.
Kalo dulu kita mengenal adanya MBO (Management By Objective) yang mana organisasi dijalankan ber-fokus kepada satu sasaran tertentu dulu baru beranjak ke-sasaran2 berikutnya atau menggunakan skala prioritas.
Sekarang kita juga mengenal adanya MBD (Management By Doraemon) yang dilakukan banyak organisasi.. karena begitu banyaknya sasaran2 yang dijalankan secara sekaligus dalam waktu yang bersamaan, dan tidak ada yang diprioritaskan lebih dahulu, sehingga hasilnya juga menjadi tidak optimal.
Mempunyai satu keinginan atau sasaran tertentu tidak berarti dapat dipastikan akan memperoleh pencapaian yang optimal... karena segalanya juga tergantung pada proses tindakan yang dijalankan untuk mencapai keinginan atau sasaran tersebut.. sebagus2nya suatu strategi, kalo action-nya tidak sesuai, maka hasilnya juga tidak optimal.
Mencapai dan memperoleh keinginan yang diharapkan tidak berarti hanya menciptakan kesenangan dan kebahagiaan semata, tetapi dapat juga menjurus pada kesulitan baru pada waktu yang bersamaan... contoh kongkritnya terdapat pada cerita Midas seorang Raja Phrygia Kuno, demikian kisahnya:
"karena Midas begitu mencintai Emas, dia berdoa kepada dewa Dionisius untuk mengabulkan keinginannya yang terdalam yaitu ia meminta agar semua yang disentuhnya berubah menjadi logam Emas, dan keinginannyapun dikabulkan oleh Dewa. Midas sangat senang dan bahagia bisa menciptakan kekayaan itu, tetapi setelah mengetahui bahwa sentuhannya membuat makanan tak dapat lagi dimakan, dan pelukan2 nya membuat orang-orang yang dikasihinya mati, dia baru menyadari bahwa mendapatkan apa yang diinginkan dapat memiliki akibat2 yang tidak dikehendaki dan tak diinginkan."
demikianlah cerita ini akhirnya membawa pesan moral bagi kita bahwa banyak sekali keinginan2 kita baik yang normal dan wajar2 saja, sampai keinginan2 yang tidak normal dan wajar, dan tidak sesuai dengan kemampuan kita... sadari itu semua.. karena semua keinginan yang berhasil kita capai mempunyai dampak yang positif maupun negatif... kemudahan dan kesulitan... kebahagiaan dan penderitaan...
"MENGEJAR MIMPI2 DAN MENDAPATKAN APA YANG DIHARAPKAN , DAPAT MENGHASILKAN KEBAHAGIAAN, TETAPI HAL ITU DAPAT PULA MENJURUS PADA KESULITAN DAN AKIBAT YANG TAK DIKEHENDAKI.., BERSIAP-SIAPLAH UNTUK AKIBAT YANG TAK DIMAKSUDKAN!!!..."
--------------------------------------
Sebagian masyarakat dunia pasti pernah menonton kartun 'Doraemon' yang mana sangat digemari sekali oleh anak-anak, juga tak terkecuali di Indonesia... Sesuatu yang sangat istimewa dari Doraemon yang tidak dimiliki oleh siapapun adalah Kantong Ajaib, karena dengan kantong yang kelihatan kecil di pakaian Doraemon, bisa mengeluarkan apapun yang diharapkan dan diinginkannya.
Yang cukup menarik dan sangat disukai juga oleh anak-anak adalah sountrack lagu Doraemon yang kira2 liriknya adalah sebagai berikut:
AKU INGIN BEGINI, AKU INGIN BEGITU...
AKU INGIN INI, ITU, BANYAK SEKALI....
TEMAN TEMAN SEMUA DAPAT DIKABULKAN
DAPAT DIKABULKAN DENGAN KANTONG AJAIB
AKU INGIN TERBANG BEBAS DI ANGKASA.. (dengan baling-baling bambu)
nah.. nah.. nah...
AKU SAYANG SEKALI ... DORAEMON...
demikianlah, lagu tersebut sudah tidak asing lagi ditelinga karena sering sekali dan hampir tiap minggu kita mendengarkannya di televisi.
tulisan ini tidak bermaksud untuk membahas mengenai cerita Doraemon, tetapi yang jauh lebih penting daripada ceritanya adalah makna yang terkandung dan pesan moral yang bisa diambil dari suatu sosok Doraemon, dan effect yang ditimbulkannya bagi diri, keluarga, lingkungan dan masyarakat.
Sebagian besar dari kita, kalo tidak bisa dikatakan seluruhnya memiliki sosok Doraemon dalam diri kita masing-masing, tergantung tingkat besar kecilnya... apalagi di zaman sekarang dengan tingginya tingkat kemajuan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Informasi...
Perkembangan informasi yang sedemikian cepatnya membuat manusia mempunyai keinginan2 yang banyak sekali, spt lagu diatas "aku ingin begini, aku ingin begitu, aku ingin ini itu banyak sekali..." tanpa mengukur kemampuan diri sendiri dan menganggap bahwa sosok Doraemon akan datang menolong dengan membawa kantong ajaibnya...
keinginan yang satu belum terpenuhi sudah punya segudang keinginan lainnya yang menyusul... dan ini berdampak pada munculnya sifat-sifat keserakahan (lobha), dan akibat dari keserakahan yang timbul adalah menghalalkan segala cara untuk mendapatkan atau memuaskan keinginannya.
mengapa kejahatan2 seperti mencuri, merampok, menipu, korupsi, membunuh, memanipulasi, dan kejahatan lainnya, sulit di berantas walaupun risiko hukumannya sangat berat sekali bagi orang yang melakukannya??? mengapa???
hal ini dikarenakan orang lebih rela "mengorbankan dirinya untuk di hukum' daripada "mengorbankan keinginannya'.
banyak cerita orang dengan rela melakukan kejahatan hanya karena tuntutan keinginan untuk menyenangkan keluarga.
Tetangga, lingkungan, teman-teman, mempunyai ini itu... bisa beli ini itu... bisa jalan-jalan kemana2...
kenapa kok kita tidak bisa seperti mereka??? kita khan juga ingin seperti mereka???
karena rengekkan keluarga setiap hari... karena seringnya melihat keluarga 'termehek-mehek'... maka meluluhkan hati si orang tua... bukannya memberi pengertian kepada keluarganya untuk membatasi keinginannya, dan berusaha untuk bekerja lebih keras lagi... malah menghalalkan segala cara untuk memenuhi keinginannya walaupun dengan cara kejahatan sekalipun.. inilah fenomena yang terjadi saat ini dalam masyarakat pada umumnya, dan mungkin juga terjadi pada diri kita saat ini.. entah disadari atau tidak disadari... Orang Tua lebih senang memenuhi keinginan anak-anaknya ketimbang memberi pengertian kepada anak-anaknya untuk membatasi keinginannya.
Bagi seseorang ataupun organisasi, keinginan yang terlalu banyak juga akan berakibat pada segala tindakan yang mengarah kepada pencapaian keinginan menjadi tidak FOKUS. rencana-rencana yang terlalu banyak akan merepotkan, membutuhkan tenaga/energi yang lebih besar, dan yang lebih penting adalah membutuhkan perhatian yang lebih banyak. pada akhirnya keinginan-keinginan tersebut tidak satupun menghasilkan pencapaian yang optimal.
Kalo dulu kita mengenal adanya MBO (Management By Objective) yang mana organisasi dijalankan ber-fokus kepada satu sasaran tertentu dulu baru beranjak ke-sasaran2 berikutnya atau menggunakan skala prioritas.
Sekarang kita juga mengenal adanya MBD (Management By Doraemon) yang dilakukan banyak organisasi.. karena begitu banyaknya sasaran2 yang dijalankan secara sekaligus dalam waktu yang bersamaan, dan tidak ada yang diprioritaskan lebih dahulu, sehingga hasilnya juga menjadi tidak optimal.
Mempunyai satu keinginan atau sasaran tertentu tidak berarti dapat dipastikan akan memperoleh pencapaian yang optimal... karena segalanya juga tergantung pada proses tindakan yang dijalankan untuk mencapai keinginan atau sasaran tersebut.. sebagus2nya suatu strategi, kalo action-nya tidak sesuai, maka hasilnya juga tidak optimal.
Mencapai dan memperoleh keinginan yang diharapkan tidak berarti hanya menciptakan kesenangan dan kebahagiaan semata, tetapi dapat juga menjurus pada kesulitan baru pada waktu yang bersamaan... contoh kongkritnya terdapat pada cerita Midas seorang Raja Phrygia Kuno, demikian kisahnya:
"karena Midas begitu mencintai Emas, dia berdoa kepada dewa Dionisius untuk mengabulkan keinginannya yang terdalam yaitu ia meminta agar semua yang disentuhnya berubah menjadi logam Emas, dan keinginannyapun dikabulkan oleh Dewa. Midas sangat senang dan bahagia bisa menciptakan kekayaan itu, tetapi setelah mengetahui bahwa sentuhannya membuat makanan tak dapat lagi dimakan, dan pelukan2 nya membuat orang-orang yang dikasihinya mati, dia baru menyadari bahwa mendapatkan apa yang diinginkan dapat memiliki akibat2 yang tidak dikehendaki dan tak diinginkan."
demikianlah cerita ini akhirnya membawa pesan moral bagi kita bahwa banyak sekali keinginan2 kita baik yang normal dan wajar2 saja, sampai keinginan2 yang tidak normal dan wajar, dan tidak sesuai dengan kemampuan kita... sadari itu semua.. karena semua keinginan yang berhasil kita capai mempunyai dampak yang positif maupun negatif... kemudahan dan kesulitan... kebahagiaan dan penderitaan...
"MENGEJAR MIMPI2 DAN MENDAPATKAN APA YANG DIHARAPKAN , DAPAT MENGHASILKAN KEBAHAGIAAN, TETAPI HAL ITU DAPAT PULA MENJURUS PADA KESULITAN DAN AKIBAT YANG TAK DIKEHENDAKI.., BERSIAP-SIAPLAH UNTUK AKIBAT YANG TAK DIMAKSUDKAN!!!..."
catatan...kata-2 mutiara...(Agung Jayadhi Club FB)
JANGAN MATI BERSAMA MUSIK ANDA
Hanya ada satu kehidupan
bagi kita masing-masing
hidup kita sendiri
-- Euripides
Seorang musisi harus menciptakan musik,
seorang seniman harus melukis,
seorang penyair harus menulis,
jika ia ingin merasa damai dengan dirinya sendiri.
Apa yang seseorang bisa lakukan, harus ia lakukan.
-- Abraham Maslow
Saat ini Anda tinggal di dunia yang seluruh sistem serta elemennya digerakkan oleh satu dengan yang lainnya. Masing-masing bagian di dalam dunia ini tidak bisa hidup sendiri, semua saling bergantung satu dengan yang lainnya.
At top of that ada Daya yang sungguh luar biasa yang mengatur semuanya, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Dia menjalankan semua elemen itu dengan seimbang dan sangat sempurna.
Perlu Anda ketahui juga bahwa, Anda dan kita semua adalah bagian sistem yang bergerak itu. Anda merasa bahwa Anda adalah sistem yang paling penting dari seluruh yang ada di jagad raya ini. Sebetulnya tidak.
Anda muncul di dunia juga adalah bagian dari proses sistem yang sangat rumit itu. Tepat waktu, pada tempat yang sesuai dan dengan cara yang sudah ditentukan dengan benar oleh Dia Yang Maha Kuasa.
So what? Saya ingin mengajak kepada Anda bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak pas. Mungkin Anda merasa bahwa pekerjaan, keluarga, isteri, anak dan suasana yang Anda jalani tidak pas menurut logis Anda. Tapi tidak kawan, semua itu sudah terdetailkan oleh sistem rumit itu. Dan tidak ada yang luput dari perhatiannya.
Semua yang dari awal hingga akhir nanti semuanya sudah didesain sedemikian rupa sehingga selaras dengan jalannya sistem detail yang lain.
Semua telah selaras, tepat dan sudah dapat dipastikan semuanya sesuai dengan hukum kemauan-Nya. Tinggal tugas Anda lah saat ini untuk memainkan peran Anda dengan optimal mungkin. Jangan sia-siakan peranan Anda itu.
Sehingga, menyesali apapun yang terjadi di Anda atau sekeliling Anda tidaklah ada artinya sama sekali.
Hanya ada satu kehidupan
bagi kita masing-masing
hidup kita sendiri
-- Euripides
Seorang musisi harus menciptakan musik,
seorang seniman harus melukis,
seorang penyair harus menulis,
jika ia ingin merasa damai dengan dirinya sendiri.
Apa yang seseorang bisa lakukan, harus ia lakukan.
-- Abraham Maslow
Saat ini Anda tinggal di dunia yang seluruh sistem serta elemennya digerakkan oleh satu dengan yang lainnya. Masing-masing bagian di dalam dunia ini tidak bisa hidup sendiri, semua saling bergantung satu dengan yang lainnya.
At top of that ada Daya yang sungguh luar biasa yang mengatur semuanya, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa. Dia menjalankan semua elemen itu dengan seimbang dan sangat sempurna.
Perlu Anda ketahui juga bahwa, Anda dan kita semua adalah bagian sistem yang bergerak itu. Anda merasa bahwa Anda adalah sistem yang paling penting dari seluruh yang ada di jagad raya ini. Sebetulnya tidak.
Anda muncul di dunia juga adalah bagian dari proses sistem yang sangat rumit itu. Tepat waktu, pada tempat yang sesuai dan dengan cara yang sudah ditentukan dengan benar oleh Dia Yang Maha Kuasa.
So what? Saya ingin mengajak kepada Anda bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak pas. Mungkin Anda merasa bahwa pekerjaan, keluarga, isteri, anak dan suasana yang Anda jalani tidak pas menurut logis Anda. Tapi tidak kawan, semua itu sudah terdetailkan oleh sistem rumit itu. Dan tidak ada yang luput dari perhatiannya.
Semua yang dari awal hingga akhir nanti semuanya sudah didesain sedemikian rupa sehingga selaras dengan jalannya sistem detail yang lain.
Semua telah selaras, tepat dan sudah dapat dipastikan semuanya sesuai dengan hukum kemauan-Nya. Tinggal tugas Anda lah saat ini untuk memainkan peran Anda dengan optimal mungkin. Jangan sia-siakan peranan Anda itu.
Sehingga, menyesali apapun yang terjadi di Anda atau sekeliling Anda tidaklah ada artinya sama sekali.
4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup....
tulisan Etagre Kwery
-------------------------
4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup....
“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh”
Hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko.
Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Ada empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut:
Tipe pertama, tipe kayu rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.
Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.
Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.
Tipe kedua, tipe lempeng besi.
Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan
tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.
Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe ketiga, tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.
Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong. Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif.
Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat.
Yang penting sekarang adalah kekuatan diri sendiri. Sekuat apa diri sendiri jk menghadapi kesulitan, Tidak menjadi persoalan di mana posisi kita saat ini.
Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang mencemaskan
-------------------------
4 Tipe Manusia Hadapi Tekanan Hidup....
“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh”
Hidup memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih,hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko.
Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Ada empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut:
Tipe pertama, tipe kayu rapuh. Sedikit tekanan saja membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus. Tapi, rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.
Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.
Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.
Tipe kedua, tipe lempeng besi.
Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan
tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.
Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe ketiga, tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.
Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong. Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif.
Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat.
Yang penting sekarang adalah kekuatan diri sendiri. Sekuat apa diri sendiri jk menghadapi kesulitan, Tidak menjadi persoalan di mana posisi kita saat ini.
Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang mencemaskan
Monday, July 20, 2009
Membersihkan sampah kehidupan (oleh : Anthony Dio Martin)
Saat tinggal di Vancouver, saya selalu menjumpai semacam ritual setiap musim panas tiba. Pada musim itu, sering digelar garage sale. Banyak keluarga berusaha membersihkan gudang dan seluruh rumah mereka dari barang-barang yang sudah tidak berguna lagi.
Barang-barang yang tak terpakai lagi itu dikumpulkan dan 'dibuang' dengan cara dijual di depan garasi mereka. Biasanya, barang-barang yang dijual itu pun masih dalam kondisi bagus. Tentu saja, bagi pemiliknya, barang-barang itu sebetulnya mengganggu dan hanya sampah.
Dalam kehidupan kita pun, banyak sampah yang tanpa sadar terus-menerus kita timbun. Tanpa sadar, sampah itu mulai mensabotase hidup Anda. Saya mempunyai satu saran untuk dilakukan. Agendakan waktu Anda beberapa hari dalam satu tahun untuk melakukan pembersihan sampah kehidupan Anda. Manfaatnya bakalan luar biasa. Stres akan berkurang. Hidup terasa lebih nyaman. Laju produktivitas Anda juga meningkat.
Sebelumnya, Anda perlu memahami beberapa sampah dalam kehidupan Anda. Lalu seleksilah dan kemudian buanglah. Saya menyarankan minimal ada enam sampah kehidupan yang layak disikapi.
Sampah pertama? Jelas, yakni barang-barang di sekitar Anda. Barang-barang yang telah Anda kumpulkan selama bertahun-tahun. Barang-barang itu teronggok dan jarang dijamah lagi.
Barang-barang itu biasanya Anda pikirkan sebagai suatu yang sayang kalau dibuang. Tapi, Anda sama sekali urung untuk menyentuhnya. Seperti kertas atau brosur yang terserak di meja atau rak-rak buku. Anda pikir semua itu masih berguna nantinya. Tapi, dalam praktik, Anda tidak pernah menyentuhnya. Akhirnya, kertas itu menumpuk dan menyatu dengan debu dan menimbulkan kesan tidak nyaman.
Selain itu, perhatikan juga barang-barang yang sudah rusak atau produk yang sudah melewati tenggat waktu kadaluarsa. Termasuk barang-barang yang sebenarnya sudah tidak Anda gunakan lagi, tetapi dirasa sayang kalau dibuang. Seperti tumpukan baju mahal yang teronggok di dalam lemari. Bersikap dan berpikirlah realistis. Ada barang yang mungkin seumur hidup Anda, tidak akan berguna lagi.
Daripada menggunung dan mengganggu, buanglah jauh-jauh barang tersebut. Biarkan ruang hidup Anda terasa plong dan berudara nyaman. Situasi ini bisa meningkatkan produktivitas Anda. Anda tidak perlu berlama-lama mencari barang karena begitu banyaknya tumpukan barang tak berharga tergeletak dan menyatu dengan debu.
Sampah kedua adalah zat-zat tidak berguna di dalam tubuh. Ini pun perlu Anda bersihkan. Tak jarang, karena pola makan dan hidup tidak teratur, tubuh kita menimbun tumpukan zat-zat yang mengganggu kesehatan. Perlulah Anda mengeluarkan zat-zat itu dengan rajin berolahraga atau pun mengalami proses detox. Proses ini merupakan upaya mengeluarkan berbagai racun dan sampah dalam tubuh. Detox tidak perlu mahal. Ada satu jenis detox murah dengan rajin mengkonsumsi buah-buahan atau jus segar selama beberapa hari.
Sampah ketiga adalah sampah-sampah dalam relasi sosial kita. Sebagai mahkluk sosial, kita membutuhkan interaksi dan komunikasi dengan orang lain. Tapi, ada saatnya kita memberikan evaluasi pada orang-orang di sekeliling kita. Kita tidak membuang mereka. Robert Kiyosaki, penulis terkenal mengatakan, "...kita perlu mengambil jarak dengan mereka yang bisa mencuri mimpi kita..." Mereka mengondisikan kita tidak berhasil dari perwujudan mimpi-mimpi itu.
Menjauhi tidak selalu berarti fisik. Nah, Anda mencoba mengambil jarak dengan situasi yang gemar meremehkan, membuat Anda tidak bersemangat, patah arang, atau terdemotivasi. Kita sebaiknya sadar dan waspada pada kondisi ini.
Sampah keempat adalah sisa-sisa masa lalu yang menjadi penghambat kehidupan kita sekarang. Sampah itu bisa berupa luka-luka batin yang masih terus-menerus dan kita bawa hingga sekarang. Akibatnya menjadi beban yang luar biasa beratnya.
Ini bisa berupa sampah-sampah sisa kejayaan masa lampau yang terus-menerus kita bawa terus sebagai nostalgia tanpa mau meningkatkan diri. Kita terbekap pada romantisme masa lalu. Ada seorang artis tua yang setiap saat selalu menyombongkan kejayaannya. Tapi, tidak mengembangkan diri pada saat sekarang. Akibatnya? Ia tersisihkan.
Sampah kelima adalah sampah pikiran kita. Banyak pikiran yang membentuk kehidupan Anda sekarang. Di antara pikiran itu ada yang Anda warisi dan ada pula yang Anda pelajari. Ada yang bagus, tetapi ada pula yang menghambat. Sadari sampah pikiran itu, dan belajarlah membuangnya. Katakan lagi kepada pikiran itu dengan pikiran lain yang menurut Anda lebih memberdayakan.
Untuk membuang sampah pikiran ini, ada baiknya Anda mengambil waktu untuk rileks atau bermeditasi sejenak. Renungkan keyakinan dan nilai-nilai yang Anda hayati. Cek lagi mana yang baik dan mana yang membuat hidup Anda makin keropos.
Akhirnya, sampah terakhir atau keenam adalah sampah dosa kita. Timbunan dosa kita bisa membuat kita terjerat. Efeknya bisa sampai pada kehidupan kekekalan kita. Sesekali ada baiknya kita menilai pula apa hal-hal keliru dan 'dosa' menurut keyakinan kita yang masih terus-menerus kita nikmati.
Dalam prayer therapy dikatakan dosa dan dilema atas kesalahan melawan hati nurani, akhirnya akan menghambat laju kehidupan kita. Ada pemikiran menarik pula, jangan sampai dosa menghambat rencana Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita.
Semoga dengan membersihkan sampah kehidupan kita, hidup kita menjadi lebih bersemangat, lebih damai, dan lebih optimal. Kebersihan benar-benar pangkal kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan batin kita. Awalilah dari rumah Anda!
Barang-barang yang tak terpakai lagi itu dikumpulkan dan 'dibuang' dengan cara dijual di depan garasi mereka. Biasanya, barang-barang yang dijual itu pun masih dalam kondisi bagus. Tentu saja, bagi pemiliknya, barang-barang itu sebetulnya mengganggu dan hanya sampah.
Dalam kehidupan kita pun, banyak sampah yang tanpa sadar terus-menerus kita timbun. Tanpa sadar, sampah itu mulai mensabotase hidup Anda. Saya mempunyai satu saran untuk dilakukan. Agendakan waktu Anda beberapa hari dalam satu tahun untuk melakukan pembersihan sampah kehidupan Anda. Manfaatnya bakalan luar biasa. Stres akan berkurang. Hidup terasa lebih nyaman. Laju produktivitas Anda juga meningkat.
Sebelumnya, Anda perlu memahami beberapa sampah dalam kehidupan Anda. Lalu seleksilah dan kemudian buanglah. Saya menyarankan minimal ada enam sampah kehidupan yang layak disikapi.
Sampah pertama? Jelas, yakni barang-barang di sekitar Anda. Barang-barang yang telah Anda kumpulkan selama bertahun-tahun. Barang-barang itu teronggok dan jarang dijamah lagi.
Barang-barang itu biasanya Anda pikirkan sebagai suatu yang sayang kalau dibuang. Tapi, Anda sama sekali urung untuk menyentuhnya. Seperti kertas atau brosur yang terserak di meja atau rak-rak buku. Anda pikir semua itu masih berguna nantinya. Tapi, dalam praktik, Anda tidak pernah menyentuhnya. Akhirnya, kertas itu menumpuk dan menyatu dengan debu dan menimbulkan kesan tidak nyaman.
Selain itu, perhatikan juga barang-barang yang sudah rusak atau produk yang sudah melewati tenggat waktu kadaluarsa. Termasuk barang-barang yang sebenarnya sudah tidak Anda gunakan lagi, tetapi dirasa sayang kalau dibuang. Seperti tumpukan baju mahal yang teronggok di dalam lemari. Bersikap dan berpikirlah realistis. Ada barang yang mungkin seumur hidup Anda, tidak akan berguna lagi.
Daripada menggunung dan mengganggu, buanglah jauh-jauh barang tersebut. Biarkan ruang hidup Anda terasa plong dan berudara nyaman. Situasi ini bisa meningkatkan produktivitas Anda. Anda tidak perlu berlama-lama mencari barang karena begitu banyaknya tumpukan barang tak berharga tergeletak dan menyatu dengan debu.
Sampah kedua adalah zat-zat tidak berguna di dalam tubuh. Ini pun perlu Anda bersihkan. Tak jarang, karena pola makan dan hidup tidak teratur, tubuh kita menimbun tumpukan zat-zat yang mengganggu kesehatan. Perlulah Anda mengeluarkan zat-zat itu dengan rajin berolahraga atau pun mengalami proses detox. Proses ini merupakan upaya mengeluarkan berbagai racun dan sampah dalam tubuh. Detox tidak perlu mahal. Ada satu jenis detox murah dengan rajin mengkonsumsi buah-buahan atau jus segar selama beberapa hari.
Sampah ketiga adalah sampah-sampah dalam relasi sosial kita. Sebagai mahkluk sosial, kita membutuhkan interaksi dan komunikasi dengan orang lain. Tapi, ada saatnya kita memberikan evaluasi pada orang-orang di sekeliling kita. Kita tidak membuang mereka. Robert Kiyosaki, penulis terkenal mengatakan, "...kita perlu mengambil jarak dengan mereka yang bisa mencuri mimpi kita..." Mereka mengondisikan kita tidak berhasil dari perwujudan mimpi-mimpi itu.
Menjauhi tidak selalu berarti fisik. Nah, Anda mencoba mengambil jarak dengan situasi yang gemar meremehkan, membuat Anda tidak bersemangat, patah arang, atau terdemotivasi. Kita sebaiknya sadar dan waspada pada kondisi ini.
Sampah keempat adalah sisa-sisa masa lalu yang menjadi penghambat kehidupan kita sekarang. Sampah itu bisa berupa luka-luka batin yang masih terus-menerus dan kita bawa hingga sekarang. Akibatnya menjadi beban yang luar biasa beratnya.
Ini bisa berupa sampah-sampah sisa kejayaan masa lampau yang terus-menerus kita bawa terus sebagai nostalgia tanpa mau meningkatkan diri. Kita terbekap pada romantisme masa lalu. Ada seorang artis tua yang setiap saat selalu menyombongkan kejayaannya. Tapi, tidak mengembangkan diri pada saat sekarang. Akibatnya? Ia tersisihkan.
Sampah kelima adalah sampah pikiran kita. Banyak pikiran yang membentuk kehidupan Anda sekarang. Di antara pikiran itu ada yang Anda warisi dan ada pula yang Anda pelajari. Ada yang bagus, tetapi ada pula yang menghambat. Sadari sampah pikiran itu, dan belajarlah membuangnya. Katakan lagi kepada pikiran itu dengan pikiran lain yang menurut Anda lebih memberdayakan.
Untuk membuang sampah pikiran ini, ada baiknya Anda mengambil waktu untuk rileks atau bermeditasi sejenak. Renungkan keyakinan dan nilai-nilai yang Anda hayati. Cek lagi mana yang baik dan mana yang membuat hidup Anda makin keropos.
Akhirnya, sampah terakhir atau keenam adalah sampah dosa kita. Timbunan dosa kita bisa membuat kita terjerat. Efeknya bisa sampai pada kehidupan kekekalan kita. Sesekali ada baiknya kita menilai pula apa hal-hal keliru dan 'dosa' menurut keyakinan kita yang masih terus-menerus kita nikmati.
Dalam prayer therapy dikatakan dosa dan dilema atas kesalahan melawan hati nurani, akhirnya akan menghambat laju kehidupan kita. Ada pemikiran menarik pula, jangan sampai dosa menghambat rencana Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita.
Semoga dengan membersihkan sampah kehidupan kita, hidup kita menjadi lebih bersemangat, lebih damai, dan lebih optimal. Kebersihan benar-benar pangkal kesehatan, baik kesehatan fisik maupun kesehatan batin kita. Awalilah dari rumah Anda!
cinta semu
Ketika kau katakan cinta...
Apakah kau mengerti apa artinya cinta..?
Ketika kau merasakan cinta...
Apakah kau tahu siapa yang kau cintai itu..?
Ketika kau memberikan cinta...
Apakah kau tau apa yg diperlukan cinta..?
Jangan jangan kau bisu..
Karna kau salah artikan cinta..
Jangan jangan kau lumpuh....
Karna cinta itu tidak egois dan menyakiti...
Jangan jangan kau sakit...
Karna cinta itu tulus dan mengobati...
Atau jangan jangan kau sudah mati...
Karna pengkhianatan cinta itu bisa membunuhmu...
Cinta...bukanlah cinta...
Cinta... Tak lagi cinta..
Cinta...
Berkata cinta.. Tak berarti cinta..
Karna cinta itu bisu..
Melihat cinta..tak berarti bertemu cinta..
Karna cinta itu buta..
Tak usah marah...
Tak usah bingung..
Tak usah menangis..
Cinta yg tertulis ini...cuma cint yg semu
Apakah kau mengerti apa artinya cinta..?
Ketika kau merasakan cinta...
Apakah kau tahu siapa yang kau cintai itu..?
Ketika kau memberikan cinta...
Apakah kau tau apa yg diperlukan cinta..?
Jangan jangan kau bisu..
Karna kau salah artikan cinta..
Jangan jangan kau lumpuh....
Karna cinta itu tidak egois dan menyakiti...
Jangan jangan kau sakit...
Karna cinta itu tulus dan mengobati...
Atau jangan jangan kau sudah mati...
Karna pengkhianatan cinta itu bisa membunuhmu...
Cinta...bukanlah cinta...
Cinta... Tak lagi cinta..
Cinta...
Berkata cinta.. Tak berarti cinta..
Karna cinta itu bisu..
Melihat cinta..tak berarti bertemu cinta..
Karna cinta itu buta..
Tak usah marah...
Tak usah bingung..
Tak usah menangis..
Cinta yg tertulis ini...cuma cint yg semu
setitik...
Yang kulihat di langit begitu banyak...
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di padang rumput begitu luas...
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di samudra biru tak berbatas...
Aku hanyalah setitik..
Yang kulihat di beningnya matamu...
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di lembutnya belaianm..
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di dalamnya hatimu..
Aku hanyalah setitik...
Aku melihat...dan aku hanyalah setitik kecil di dunia yang penuh warna ini...
Karna itu..aku menutup mataku..
Agar kulihat...hanya ada aku..
Titik titik kecil,namun memberikan cahaya terang bagi hidupku..
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di padang rumput begitu luas...
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di samudra biru tak berbatas...
Aku hanyalah setitik..
Yang kulihat di beningnya matamu...
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di lembutnya belaianm..
Aku hanyalah setitik...
Yang kulihat di dalamnya hatimu..
Aku hanyalah setitik...
Aku melihat...dan aku hanyalah setitik kecil di dunia yang penuh warna ini...
Karna itu..aku menutup mataku..
Agar kulihat...hanya ada aku..
Titik titik kecil,namun memberikan cahaya terang bagi hidupku..
Apa yang harus kukatakan...
....
Apa yang harus kukatakan...
..Kulihat panas dalam hatimu..
..Kulihat asap dalam tatapanmu..
..Kulihat api dalam ragamu..
..Kulihat bara dalam emosimu...
...
Apa yang harus kukatakan...
..Saat cinta itu tak lagi nyata..
..Saat kasih itu menjelma semu..
..Saat damai itu pergi dari genggaman pelukmu..
...
Apa yang harus kukatakan..
...Bulir bulir tangis itu terbang ke udara..
..Jerit jerit perih itu memecah sunyinya alam..
....
Apa yang harus kukatakan..
..Terlalu perih..
...Terlalu sakit...
..Terlalu...sungguh terlalu...
..
Apa yang harus kukatakan...
..
Hanya cinta....yang akan bangun..berdiri dan berlari mencarimu..
Hanya cinta..yang akan dengan sabar mengejarmu kemana engkau pergi..
Hanya cinta..yang akan memelukmu lembut..
Hanya cinta...yang akan membuatmu bertahan...
Dan cinta...akan membayar smua kepedihan yang ada...
Apa yang harus kukatakan...
..Kulihat panas dalam hatimu..
..Kulihat asap dalam tatapanmu..
..Kulihat api dalam ragamu..
..Kulihat bara dalam emosimu...
...
Apa yang harus kukatakan...
..Saat cinta itu tak lagi nyata..
..Saat kasih itu menjelma semu..
..Saat damai itu pergi dari genggaman pelukmu..
...
Apa yang harus kukatakan..
...Bulir bulir tangis itu terbang ke udara..
..Jerit jerit perih itu memecah sunyinya alam..
....
Apa yang harus kukatakan..
..Terlalu perih..
...Terlalu sakit...
..Terlalu...sungguh terlalu...
..
Apa yang harus kukatakan...
..
Hanya cinta....yang akan bangun..berdiri dan berlari mencarimu..
Hanya cinta..yang akan dengan sabar mengejarmu kemana engkau pergi..
Hanya cinta..yang akan memelukmu lembut..
Hanya cinta...yang akan membuatmu bertahan...
Dan cinta...akan membayar smua kepedihan yang ada...
we need to stay 'awake'
Some people say:'life is so funny'...
But I say:'we did...'Haha..manusialah yg lucu..ada ada saja tingkahnya dalam hidup ini...
Hidup yg sebenarnya bisa sangat mudah dan indah..dibikinnya rumit dan berliku2...sama sperti seorang sutradara sinetron.. Diputer2dulu..dibikin sensasi..nangis2an..marah2an...trus rujuk lagi..trus intrik2seru..ngga mari2...
So,life is funny ha?...kita ini yg bikin hidup jadi terasa lucu... Sebentar nangis..sebentar ketawa...sebentar temen..sebentar musuh..sebentar baek..sebentar jahat...
Kita sendiri yg naik turunin emosi dan perasaan kita...
Bukankah apa yg kau lakukan dalam hidup ini smuanya adalah pilihanmu sendiri?..ya iyalah..itupun klo kamu cukup berani dan berbesar hati utk memilih...krn ngga smua pilihan itu menyenangkan of course..
...
Emang sih..ngomong ato nulis..itu gampang setengah mati..(Dibanding lakuinnya lo...yg ngga bisa nulis jgn protes..haha)...that's why...berulang2kali..kita hrs mengingatkan diri sendiri dan jg klo bs ingetin org lain yg mmg mau diingetin..tentang pentingya 'kesadaran' dalam hidup...
We need to stay 'awake'..sadar..sadar bahwa hidup ini adalah pilihan2yg hrs kita ambil dan kita pertanggung jawabkan...good or bad...smua at the end ntar aan ditimbang2...
Kita hrs tetep sadar akan buanyaaaaaakkkkk hal...mau disebutin? Dikit aja ya...yg aku pikir perlu en penting buat aku..
1.Be ur self...jangan munafik!..
2.Do ur best in everything good...yg jelek2ya jangan dilakuin yg terbaik..
3.Jangn sombong..pasti slalu ada yg lbh bla bla bla dibanding kamu..
4.Selalu berusaha berbuat kebaikan bagi sesama...sekecil apapun...meski cm sekedar say helo,tq,or just smile..
5.Selalu belajar..belajar dan belajar lagi utk mencari tau kebenaran dan kebahagiaan yg sejati...
6.......Dst dst...
.....
Ah ya! Jangan lupa: stop complaining about anything!...berhentikan cm di pikiranmu saja..itupun jgn lama2..trus usir pergi... Mengeluh itu bisa bikin hal2negatif,sperti cepet tua,gampang marah,dll dll...
Kita jg sebisa mgkn hrs jaga en rawat tubuh kita...gimanapun..raga kita ini tempat kita hidup skrg ini...
...
Well...all of that (above) is only in my oppinion... Cocok silahkanb..ngga jg silahkan..just wanna share wae kok...hehehe...
Ingat!...stay awake...sadar...
But I say:'we did...'Haha..manusialah yg lucu..ada ada saja tingkahnya dalam hidup ini...
Hidup yg sebenarnya bisa sangat mudah dan indah..dibikinnya rumit dan berliku2...sama sperti seorang sutradara sinetron.. Diputer2dulu..dibikin sensasi..nangis2an..marah2an...trus rujuk lagi..trus intrik2seru..ngga mari2...
So,life is funny ha?...kita ini yg bikin hidup jadi terasa lucu... Sebentar nangis..sebentar ketawa...sebentar temen..sebentar musuh..sebentar baek..sebentar jahat...
Kita sendiri yg naik turunin emosi dan perasaan kita...
Bukankah apa yg kau lakukan dalam hidup ini smuanya adalah pilihanmu sendiri?..ya iyalah..itupun klo kamu cukup berani dan berbesar hati utk memilih...krn ngga smua pilihan itu menyenangkan of course..
...
Emang sih..ngomong ato nulis..itu gampang setengah mati..(Dibanding lakuinnya lo...yg ngga bisa nulis jgn protes..haha)...that's why...berulang2kali..kita hrs mengingatkan diri sendiri dan jg klo bs ingetin org lain yg mmg mau diingetin..tentang pentingya 'kesadaran' dalam hidup...
We need to stay 'awake'..sadar..sadar bahwa hidup ini adalah pilihan2yg hrs kita ambil dan kita pertanggung jawabkan...good or bad...smua at the end ntar aan ditimbang2...
Kita hrs tetep sadar akan buanyaaaaaakkkkk hal...mau disebutin? Dikit aja ya...yg aku pikir perlu en penting buat aku..
1.Be ur self...jangan munafik!..
2.Do ur best in everything good...yg jelek2ya jangan dilakuin yg terbaik..
3.Jangn sombong..pasti slalu ada yg lbh bla bla bla dibanding kamu..
4.Selalu berusaha berbuat kebaikan bagi sesama...sekecil apapun...meski cm sekedar say helo,tq,or just smile..
5.Selalu belajar..belajar dan belajar lagi utk mencari tau kebenaran dan kebahagiaan yg sejati...
6.......Dst dst...
.....
Ah ya! Jangan lupa: stop complaining about anything!...berhentikan cm di pikiranmu saja..itupun jgn lama2..trus usir pergi... Mengeluh itu bisa bikin hal2negatif,sperti cepet tua,gampang marah,dll dll...
Kita jg sebisa mgkn hrs jaga en rawat tubuh kita...gimanapun..raga kita ini tempat kita hidup skrg ini...
...
Well...all of that (above) is only in my oppinion... Cocok silahkanb..ngga jg silahkan..just wanna share wae kok...hehehe...
Ingat!...stay awake...sadar...
Subscribe to:
Posts (Atom)