Maukah kamu..
menjadi cinta rahasiaku...
...
dimana hanya hati yang akan bertaut...
dimana rindu akan terluapkan dalam kata-kata cinta..
dimana harapan dan impian akan terbelaikan oleh cinta...
dimana kesedihan dan kekecewaan akan terhapuskan oleh kecupan..
...
maukah kamu...
menjadi cinta rahasiaku...
merajut mimpi dalam benang2 ketulusan dan kesabaran..
menuai kebahagiaan melalui benih2 pengertian dan pengharapan...
menggoreskan cinta melalui warna warna indah kerinduan..
...
maukah kamu..
menjadi cinta rahasiaku..
..
hanya kau...dan aku..
dalam semesta kita berdua..
tak terbataskan dunia..
tak terbataskan kenyataan..
tak terbataskan kebendaan...
...
hanya ada kau..dan aku...dan cinta...
cinta yang akan menjadi rahasia hati diantara kau..dan aku..
cinta yang akan menjadi saksi...diantara kau..dan aku...
cinta yang akan bersinar...didalam kau..dan aku...
...
maukah kamu...
menjadi cinta..rahasiaku..?
Tuesday, January 26, 2010
kini kau hanyalah serpihan yang tak akan lagi mengurai cintaku...
Dulu..kau adalah segalanya bagiku..
dan tlah kuberikan segalanya bagimu...
..
Cinta itu ada disana..
..
Benih yang tertanam itu bertumbuh dalam ketulusan dan kedewasaannya...
Merekah dan mewangi..
Menghiasi semesta kita dengan begitu sempurnanya..
...
Tak lagi teringat olehku goresan luka di masa lalu...
Karna kau tlah hapuskan semua dengan janji dan setiamu..
...
..
Tetapi mengapa bodohnya aku..
Sekali lagi bersenang hati memasuki perangkap yang sama...
Tak ada beda...
..
Kau hanya satu dari sederetan kisah luka dalam hidupku...
Dan kau torehkan begitu dalam kali ini...
...
Tak apa..
Pengkhianatan dan penyangkalan itu..seringkali telah membunuhku dalam lelapku..
..
Tak apa...
..
Kini..kau hanyalah akan menjadi serpihan bagiku..
Serpihan untuk kubuang dan kulupakan...
...
Sekali lagi...
...
...
Aku juga tak mengerti mengapa..
Semua kembali berulang..
Lagi..dan lagi..
Tergores luka.. Tersembuhkan cinta...terberaikan pengkhianatan...dan akhirnya mati..
..Entah berapa nyawa yang kupunya...
...
..
Aku masih punya cinta tentu saja...
Tapi tak mungkin untukmu..
Tak mungkin lagi untukmu yang menghujam perih pada nadiku...
...
..
Telah kumaafkan..tentu saja...
Karna kau hanyalah serpihan yang akan tertinggal dalam kegelapan..
Dan bukan untuk kusinari dengan cintaku..
dan tlah kuberikan segalanya bagimu...
..
Cinta itu ada disana..
..
Benih yang tertanam itu bertumbuh dalam ketulusan dan kedewasaannya...
Merekah dan mewangi..
Menghiasi semesta kita dengan begitu sempurnanya..
...
Tak lagi teringat olehku goresan luka di masa lalu...
Karna kau tlah hapuskan semua dengan janji dan setiamu..
...
..
Tetapi mengapa bodohnya aku..
Sekali lagi bersenang hati memasuki perangkap yang sama...
Tak ada beda...
..
Kau hanya satu dari sederetan kisah luka dalam hidupku...
Dan kau torehkan begitu dalam kali ini...
...
Tak apa..
Pengkhianatan dan penyangkalan itu..seringkali telah membunuhku dalam lelapku..
..
Tak apa...
..
Kini..kau hanyalah akan menjadi serpihan bagiku..
Serpihan untuk kubuang dan kulupakan...
...
Sekali lagi...
...
...
Aku juga tak mengerti mengapa..
Semua kembali berulang..
Lagi..dan lagi..
Tergores luka.. Tersembuhkan cinta...terberaikan pengkhianatan...dan akhirnya mati..
..Entah berapa nyawa yang kupunya...
...
..
Aku masih punya cinta tentu saja...
Tapi tak mungkin untukmu..
Tak mungkin lagi untukmu yang menghujam perih pada nadiku...
...
..
Telah kumaafkan..tentu saja...
Karna kau hanyalah serpihan yang akan tertinggal dalam kegelapan..
Dan bukan untuk kusinari dengan cintaku..
SIapkah kita untuk menikah..?
seringkali..kita begitu ceroboh dalam mengambil suatu keputusan penting dalam hidup kita....
..
dan tanpa disadari...semua berjalan begitu indahnya...sampai ketika proses itu merubah segalanya...dan sudah terlampau jauh kita melangkah...hingga tak mungkin lagi tuk melepaskan segala tanggung jawab itu..
...
menikah...misalnya...
...
seringkali sebuah pernikahan hanya dilandaskan pada alasan2 yang semu dan bahkan 'lucu'...
masalah usia..
masalah tuntutan orang tua..
masalah pandangan sosial..
dan banyak masalah lain yang hanya berkutat pada 'pandangan' orang lain..
..
sungguh lucu..sementara yang menjalani pernikahan dan kehidupan adalah diri sendiri yang orang yang dipilih..namun seringkali alasan penunjangnya..adalah orang lain...
...
namun tak jarang pula..
pernikahan yang memang didasarkan pada CINTA...yang pada waktu itu..(katanya) adalah murni dan tulus...
benarkah..?
ataukah mata hati kita terlalu tertutup oleh ego dan emosi akan ketakutan2 tertentu yang menghantui diri..?
..
merasa takut jika sendirian..
merasa aman jika berdua..
merasa nyaman dan terjamin..
merasa..merasa..merasa....yang lain lain..yang ada dan dapat dimiliki jika kau bersamanya...
..
tapi apakah kau pernah memikirkan...
bagaimana perasaanmu yang sesungguhnya,jika dia tak lagi memiliki apa2 yang menjadi alasanmu bersamanya...?..
demikian sebaliknya...
yakinkah kamu..dia memilihmu karna cinta yang murni...ataukah sama seperti alasan kamu memilih dia..?..
...
memasuki sebuah pernikahan..tak sesederhana itu tentu saja...
memasuki babak kehidupan baru...dimana harus menyatukan 2 pribadi yang berbeda...
kalaupun tak menyatukan...maka tingkat toleransi harus sedemikian besarnya...
..
banyak tanggung jawab baru yang tiba2 saja harus dibebankan pada masing2...
istri..atau suami..
...
seringkali kita merasa siap...hingga saatnya kita mengalami..tiba2 saja semuanya terasa berubah....
...
saat inilah diperlukan CINTA...tulus...yang seharusnya disadari keberadaannya pada awal sebelum pernikahan dilaksanakan...
..
Tapi tentu saja... tak ada kata terlambat bagi CINTA...
bukankah cinta itu ada dalam hati masing2 pribadi...dan bukan pada yang lain..?
nyalakanlah saja cintamu seterang mungkin...agar mereka yang hidup bersamamu...dapat ikut merasakan hangat dan terangnya....
dengan demikian....tentu saja.. segalanya akan berubah membaik...karna cinta memang akan memulihkan segalanya...bahkan sebuah hubungan terburuk sekalipun...
...
yang terpenting...
apa yang telah kau pilih... jalanilah dengan sukacita... dan bertanggung jawablah dengan baik...
..
ingat dan sadarilah selalu...bahwa penyikapanmu ..akan membentuk pola2dirimu....dan menentukan kehidupanmu kedepannya nanti..
jangan memperburuk keadaan yang ada...
tapi mulailah menciptakan hal2 yang akan memberimu kebahagiaan dalam hidup ini.
..
dan tanpa disadari...semua berjalan begitu indahnya...sampai ketika proses itu merubah segalanya...dan sudah terlampau jauh kita melangkah...hingga tak mungkin lagi tuk melepaskan segala tanggung jawab itu..
...
menikah...misalnya...
...
seringkali sebuah pernikahan hanya dilandaskan pada alasan2 yang semu dan bahkan 'lucu'...
masalah usia..
masalah tuntutan orang tua..
masalah pandangan sosial..
dan banyak masalah lain yang hanya berkutat pada 'pandangan' orang lain..
..
sungguh lucu..sementara yang menjalani pernikahan dan kehidupan adalah diri sendiri yang orang yang dipilih..namun seringkali alasan penunjangnya..adalah orang lain...
...
namun tak jarang pula..
pernikahan yang memang didasarkan pada CINTA...yang pada waktu itu..(katanya) adalah murni dan tulus...
benarkah..?
ataukah mata hati kita terlalu tertutup oleh ego dan emosi akan ketakutan2 tertentu yang menghantui diri..?
..
merasa takut jika sendirian..
merasa aman jika berdua..
merasa nyaman dan terjamin..
merasa..merasa..merasa....yang lain lain..yang ada dan dapat dimiliki jika kau bersamanya...
..
tapi apakah kau pernah memikirkan...
bagaimana perasaanmu yang sesungguhnya,jika dia tak lagi memiliki apa2 yang menjadi alasanmu bersamanya...?..
demikian sebaliknya...
yakinkah kamu..dia memilihmu karna cinta yang murni...ataukah sama seperti alasan kamu memilih dia..?..
...
memasuki sebuah pernikahan..tak sesederhana itu tentu saja...
memasuki babak kehidupan baru...dimana harus menyatukan 2 pribadi yang berbeda...
kalaupun tak menyatukan...maka tingkat toleransi harus sedemikian besarnya...
..
banyak tanggung jawab baru yang tiba2 saja harus dibebankan pada masing2...
istri..atau suami..
...
seringkali kita merasa siap...hingga saatnya kita mengalami..tiba2 saja semuanya terasa berubah....
...
saat inilah diperlukan CINTA...tulus...yang seharusnya disadari keberadaannya pada awal sebelum pernikahan dilaksanakan...
..
Tapi tentu saja... tak ada kata terlambat bagi CINTA...
bukankah cinta itu ada dalam hati masing2 pribadi...dan bukan pada yang lain..?
nyalakanlah saja cintamu seterang mungkin...agar mereka yang hidup bersamamu...dapat ikut merasakan hangat dan terangnya....
dengan demikian....tentu saja.. segalanya akan berubah membaik...karna cinta memang akan memulihkan segalanya...bahkan sebuah hubungan terburuk sekalipun...
...
yang terpenting...
apa yang telah kau pilih... jalanilah dengan sukacita... dan bertanggung jawablah dengan baik...
..
ingat dan sadarilah selalu...bahwa penyikapanmu ..akan membentuk pola2dirimu....dan menentukan kehidupanmu kedepannya nanti..
jangan memperburuk keadaan yang ada...
tapi mulailah menciptakan hal2 yang akan memberimu kebahagiaan dalam hidup ini.
Monday, January 25, 2010
datanglah padaku...cinta..
saat ini.....datanglah padaku...
akan kumanjakan engkau dengan cintaku...
..
saat ini...
kau yang letih lesu menatap kosongnya warna hidupmu...
datanglah padaku...
akan kusapukan warna warna indah dalam hamparan kanvasmu..
hingga kau mampu tersenyum dan menatap indahnya dunia..
..
saat ini..
kau yang terpuruk dan terluka akan siksaan dunia padamu...
datanglah padaku..
akan kubasuh dan kubalut perihmu dengan kelembutan cintaku..
hingga kau mampu lupakan sakitnya dan berjalan tegar kedepan..
...
saat ini...
kau yang dahaga akan kasih sayang dan pengertian pada hampanya duniamu..
datanglah padaku...
akan kuberikan mata air cinta yang akan membuatmu pulih dan bersinar...
hingga kau mampu menjadi dirimu apa adanya..dan mencintai duniamu...
...
..
datanglah padaku...
aku akan memberikan cintaku padamu...
...
aku bukanlah Tuhan yang kau inginkan...
aku tak mampu selesaikan masalah hidupmu...
aku hanya bisa membuatmu lebih tegar dan bijak dalam menghadapi masalah hidupmu..
..
aku bukanlah Tuhan yang kau inginkan..
aku tak punya kuasa atas hidup matimu..
aku hanya akan menangis saat kau sia2kan hidupmu..
dan akulah juga yang akan tersenyum saat kau menghargai hidupmu...
...
aku bukanlah Tuhan..
aku hanyalah segenggam cinta..
yang akan membuatmu hangat dalam dingin yang menusuk hatimu...
aku hanyalah segenggam cinta..
yang akan membuatmu terlelap dalam buaian mimpi indah...
aku hanyalah cinta...
yang selalu ada untukmu...
aku bukan malaikat...
namun aku mau menjadi malaikat cintamu...
datanglah padaku..
dan biarkan sayapku merangkul segala kekosonganmu..
akan kumanjakan engkau dengan cintaku...
..
saat ini...
kau yang letih lesu menatap kosongnya warna hidupmu...
datanglah padaku...
akan kusapukan warna warna indah dalam hamparan kanvasmu..
hingga kau mampu tersenyum dan menatap indahnya dunia..
..
saat ini..
kau yang terpuruk dan terluka akan siksaan dunia padamu...
datanglah padaku..
akan kubasuh dan kubalut perihmu dengan kelembutan cintaku..
hingga kau mampu lupakan sakitnya dan berjalan tegar kedepan..
...
saat ini...
kau yang dahaga akan kasih sayang dan pengertian pada hampanya duniamu..
datanglah padaku...
akan kuberikan mata air cinta yang akan membuatmu pulih dan bersinar...
hingga kau mampu menjadi dirimu apa adanya..dan mencintai duniamu...
...
..
datanglah padaku...
aku akan memberikan cintaku padamu...
...
aku bukanlah Tuhan yang kau inginkan...
aku tak mampu selesaikan masalah hidupmu...
aku hanya bisa membuatmu lebih tegar dan bijak dalam menghadapi masalah hidupmu..
..
aku bukanlah Tuhan yang kau inginkan..
aku tak punya kuasa atas hidup matimu..
aku hanya akan menangis saat kau sia2kan hidupmu..
dan akulah juga yang akan tersenyum saat kau menghargai hidupmu...
...
aku bukanlah Tuhan..
aku hanyalah segenggam cinta..
yang akan membuatmu hangat dalam dingin yang menusuk hatimu...
aku hanyalah segenggam cinta..
yang akan membuatmu terlelap dalam buaian mimpi indah...
aku hanyalah cinta...
yang selalu ada untukmu...
aku bukan malaikat...
namun aku mau menjadi malaikat cintamu...
datanglah padaku..
dan biarkan sayapku merangkul segala kekosonganmu..
pandanglah cinta..bukan sebagai cinta...
Ada banyak hal..yang begitu sulitnya untuk dipahami..
Dan begitu pentingnya hal tersebut dipahami, sehingga dipandang perlu untuk kita me'mahami' maupun menjelaskannya secara semu...
Bukan untuk menipu atau membingungkanmu..
Tapi mencoba menunjukkan 'jalan' yang dipandang mudah bagi banyak orang...
...
Mempersonifikasikan sesuatu...
Menyimbolkan sesuatu..
Mengandaikan sesuatu..
...
Bukan khayalan..
Bukan imajinasi..
Bukan hanya impian..
..
Nyata...namun dalam bayangan yg semu...
...
Demikianlah dengan cinta...
Begitu abstraknya...
Begitu luasnya...
Dan begitu indahnya...
..Sehingga cinta...bukanlah cinta...sampai kau memandangnya adalah cinta...
...
Pahamilah jika kukatakan cinta itu ada...
Tapi pahamilah pula jika kukatakan cinta itu tak ada...
..
Pandanglah cinta...bukan sebagai cinta...
...
Bukan dulu, saat ini, atau ke depannya nanti..
Tapi pandanglah cinta...bukan sebagai cinta..jika kau sudah memahami..cinta yang kau pahami..
..
Bukankah segala sesuatunya berubah setiap saatnya..?..
Demikianlah pemahamanmu akan cinta...
...
Bukan...aku bukannya hendak menjatuhkan mimpi2 indahmu...
Aku hanya mencoba mengantarkanmu pada dunia nyata..saat inspirasi dan semangat dari mimpi2 indah itu, telah nyata dalam hatimu...
...
Aku bukan pula, ingin menyesatkanmu dengan segala kebohongan yg ada...aku hanya mencoba memberitahukanmu..bahwa kebohongan ada..karna kejujuran dinyatakan..demikian sebaliknya...
...
..
Tersenyumlah...
Dan pandanglah cinta... Bukan sebagai cinta...
Dan lihatlah lebih ke dalam...apa yg tertuai dalam pemahamanmu...
....
...Dan jika pada akhirnya kukatakan..bahwa cinta itu tak nyata...pahamilah bahwa cinta itu tak nyata..namun juga tak semu...
Hanya terpersepsikan berbeda..dari sudut pandang yg berbeda..dari pemahaman yg berbeda ...dari kesadaran yg berbeda...
...
Siapkanlah selalu hati dan pikiranmu...
Untuk 'hal2' dan 'kebenaran2' diluar apa yg selama ini kau tau atau pahami...
...
Buka hati..buka pikiran...
...
Letakkanlah cinta pada tempatnya..
Berikanlah cinta pada tempatnya..
Dan lenyapkanlah cinta pada tempatnya...
..
..
Apa yang kau pikirkan...demikianlah yang ada dalam duniamu...
..
Apa yang kau ciptakan..demikianlah nyata dalam duniamu...
..
Tak perlu kau sesali..
Tak perlu kau sangkal..
Tak perlu kau bela..
Tak perlu kau hujat...
Tak perlu kau percayai...
..
Hanyalah kata..
Dan jadilah hanya kata...
...
May love and light always guide us...(^-^)
Dalam kuantum....cinta bukanlah cinta....
http://metaphysicsoflove.com/molarticlelove.html
Dan begitu pentingnya hal tersebut dipahami, sehingga dipandang perlu untuk kita me'mahami' maupun menjelaskannya secara semu...
Bukan untuk menipu atau membingungkanmu..
Tapi mencoba menunjukkan 'jalan' yang dipandang mudah bagi banyak orang...
...
Mempersonifikasikan sesuatu...
Menyimbolkan sesuatu..
Mengandaikan sesuatu..
...
Bukan khayalan..
Bukan imajinasi..
Bukan hanya impian..
..
Nyata...namun dalam bayangan yg semu...
...
Demikianlah dengan cinta...
Begitu abstraknya...
Begitu luasnya...
Dan begitu indahnya...
..Sehingga cinta...bukanlah cinta...sampai kau memandangnya adalah cinta...
...
Pahamilah jika kukatakan cinta itu ada...
Tapi pahamilah pula jika kukatakan cinta itu tak ada...
..
Pandanglah cinta...bukan sebagai cinta...
...
Bukan dulu, saat ini, atau ke depannya nanti..
Tapi pandanglah cinta...bukan sebagai cinta..jika kau sudah memahami..cinta yang kau pahami..
..
Bukankah segala sesuatunya berubah setiap saatnya..?..
Demikianlah pemahamanmu akan cinta...
...
Bukan...aku bukannya hendak menjatuhkan mimpi2 indahmu...
Aku hanya mencoba mengantarkanmu pada dunia nyata..saat inspirasi dan semangat dari mimpi2 indah itu, telah nyata dalam hatimu...
...
Aku bukan pula, ingin menyesatkanmu dengan segala kebohongan yg ada...aku hanya mencoba memberitahukanmu..bahwa kebohongan ada..karna kejujuran dinyatakan..demikian sebaliknya...
...
..
Tersenyumlah...
Dan pandanglah cinta... Bukan sebagai cinta...
Dan lihatlah lebih ke dalam...apa yg tertuai dalam pemahamanmu...
....
...Dan jika pada akhirnya kukatakan..bahwa cinta itu tak nyata...pahamilah bahwa cinta itu tak nyata..namun juga tak semu...
Hanya terpersepsikan berbeda..dari sudut pandang yg berbeda..dari pemahaman yg berbeda ...dari kesadaran yg berbeda...
...
Siapkanlah selalu hati dan pikiranmu...
Untuk 'hal2' dan 'kebenaran2' diluar apa yg selama ini kau tau atau pahami...
...
Buka hati..buka pikiran...
...
Letakkanlah cinta pada tempatnya..
Berikanlah cinta pada tempatnya..
Dan lenyapkanlah cinta pada tempatnya...
..
..
Apa yang kau pikirkan...demikianlah yang ada dalam duniamu...
..
Apa yang kau ciptakan..demikianlah nyata dalam duniamu...
..
Tak perlu kau sesali..
Tak perlu kau sangkal..
Tak perlu kau bela..
Tak perlu kau hujat...
Tak perlu kau percayai...
..
Hanyalah kata..
Dan jadilah hanya kata...
...
May love and light always guide us...(^-^)
Dalam kuantum....cinta bukanlah cinta....
http://metaphysicsoflove.com/molarticlelove.html
malaikatku...jangan menangis..
Malaikatku...jangan menangis...
Setiap tetes butir air matamu seakan menusuk kesedihanku...
Ijinkan saja aku membasuhnya dengan belaianku padamu..
..
Malaikatku..jangan menangis...
Tatapan sendumu seakan menceritakan kekecewaanmu padaku..
Biarlah kulenyapkan saja sedu itu dalam dekapanku..
...
Malaikatku..jangan menangis...
Getar paraumu nyata terbisik pada hatiku..
Dan itu membuatku resah memikirkanmu...
...
Aku mohon...janganlah menangis...
Tumpahkan saja semuanya padaku..
Kisahkan saja semua pada peraduanku..
Lepaskanlah saja semua..dan biarkan angin membawanya pergi jauh darimu...
...
Kutak sanggup melihatmu menangis...
Kesedihanmu adalah kesedihanku...
Kekecewaanmu adalah kekecewaanku...
Kemarahanmu adalah kemarahanku..
...
Maka biarkanlah cintaku ini adalah cintamu...
...
Malaikatku...janganlah menangis...
Biar kugenggam erat tanganmu...
Biarlah kupeluk erat tubuhmu..
Biarkan kucium mesra bibirmu..
...Dan buatmu lupakan semua kesedihan itu...
..
Ijinkanlah hanya cinta yg ada padamu...
Ijinkanlah hanya cinta yang bersinar dari hatimu...
...
Malaikatku...janganlah menangis...
Aku selalu ada disini bersamamu..
Setiap tetes butir air matamu seakan menusuk kesedihanku...
Ijinkan saja aku membasuhnya dengan belaianku padamu..
..
Malaikatku..jangan menangis...
Tatapan sendumu seakan menceritakan kekecewaanmu padaku..
Biarlah kulenyapkan saja sedu itu dalam dekapanku..
...
Malaikatku..jangan menangis...
Getar paraumu nyata terbisik pada hatiku..
Dan itu membuatku resah memikirkanmu...
...
Aku mohon...janganlah menangis...
Tumpahkan saja semuanya padaku..
Kisahkan saja semua pada peraduanku..
Lepaskanlah saja semua..dan biarkan angin membawanya pergi jauh darimu...
...
Kutak sanggup melihatmu menangis...
Kesedihanmu adalah kesedihanku...
Kekecewaanmu adalah kekecewaanku...
Kemarahanmu adalah kemarahanku..
...
Maka biarkanlah cintaku ini adalah cintamu...
...
Malaikatku...janganlah menangis...
Biar kugenggam erat tanganmu...
Biarlah kupeluk erat tubuhmu..
Biarkan kucium mesra bibirmu..
...Dan buatmu lupakan semua kesedihan itu...
..
Ijinkanlah hanya cinta yg ada padamu...
Ijinkanlah hanya cinta yang bersinar dari hatimu...
...
Malaikatku...janganlah menangis...
Aku selalu ada disini bersamamu..
Ternyata itu bukan CINTA....
dan jika sesuatu yang kau 'pegang' itu kerapkali membuatmu terjatuh dan terluka....
mungkin kau telah memegang sesuatu yang semu...
lepaskanlah saja...buanglah saja....dan berdirilah pada kedua kakimu sendiri...
bukankah apa yang paling bisa kau percayai adalah hatimu sendiri...?
dan jika apa yang kau 'percaya'i sebagai kebenaran itu, seringkali membuatmu bertanya dimanakah keadilan dan kebenaran...lalu untuk apa kau terus berkutat didalamnya....
...
demikian juga dengan cinta...
jika apa yang kaupikir kau rasakan dalam hatimu itu adalah cinta tulus..
lalu mengapa kau selalu saja menuaikan air mata dalam hatimu..?
lalu mengapa berulang kali kau tetap saja berkubang dalam penyesalan yg sama..?
...mungkin saja...apa yang kaurasakan itu bukanlah cinta...
namun hanya ego dan emosi rasamu yang ingin memiliki..dan dimiliki...
hanya ego dan rasa ketakutanmu akan sendirian di dunia yang semu ini...
....
mungkin saja...
...
mengapa tidak kau lepaskan saja semua...
dan buktikanlah dengan hatimu sendiri...
...
jika itu cinta...kau akan merasa hangat dan nyaman...bukan beku dan terluka...
jika itu cinta...kau akan selalu tersenyum dan bertahan...bukan menangis dan menyerah...
jika itu cinta...kau akan mengenalinya dengan hatimu...bukan rasamu..
...
jadi mungkin saja itu bukan cinta...
maka lepaskanlah....
karna itu hanya egoismu saja...
...
lepaskanlah..
dan akan kaurasakan kelegaan itu dalam hatimu..
lepaskanlah....
dan kau akan lihat sinar bulan dalam kelegaan dan keindahan hati yang sempurna..
bukan dalam bulir2 kesedihan dan kekecewaan...
tapi dalam kedamaian yang akan mengangkatmu terbang tinggi ke semesta ini..
tak perlu takut untuk menjadi sendiri...
kau tak akan pernah kesepian dalam kesendirianmu...
sadarilah saja bahwa akan selalu ada cinta di hatimu sendiri...
sehingga kau tak perlu meminta pada yang lainnya...
mungkin kau telah memegang sesuatu yang semu...
lepaskanlah saja...buanglah saja....dan berdirilah pada kedua kakimu sendiri...
bukankah apa yang paling bisa kau percayai adalah hatimu sendiri...?
dan jika apa yang kau 'percaya'i sebagai kebenaran itu, seringkali membuatmu bertanya dimanakah keadilan dan kebenaran...lalu untuk apa kau terus berkutat didalamnya....
...
demikian juga dengan cinta...
jika apa yang kaupikir kau rasakan dalam hatimu itu adalah cinta tulus..
lalu mengapa kau selalu saja menuaikan air mata dalam hatimu..?
lalu mengapa berulang kali kau tetap saja berkubang dalam penyesalan yg sama..?
...mungkin saja...apa yang kaurasakan itu bukanlah cinta...
namun hanya ego dan emosi rasamu yang ingin memiliki..dan dimiliki...
hanya ego dan rasa ketakutanmu akan sendirian di dunia yang semu ini...
....
mungkin saja...
...
mengapa tidak kau lepaskan saja semua...
dan buktikanlah dengan hatimu sendiri...
...
jika itu cinta...kau akan merasa hangat dan nyaman...bukan beku dan terluka...
jika itu cinta...kau akan selalu tersenyum dan bertahan...bukan menangis dan menyerah...
jika itu cinta...kau akan mengenalinya dengan hatimu...bukan rasamu..
...
jadi mungkin saja itu bukan cinta...
maka lepaskanlah....
karna itu hanya egoismu saja...
...
lepaskanlah..
dan akan kaurasakan kelegaan itu dalam hatimu..
lepaskanlah....
dan kau akan lihat sinar bulan dalam kelegaan dan keindahan hati yang sempurna..
bukan dalam bulir2 kesedihan dan kekecewaan...
tapi dalam kedamaian yang akan mengangkatmu terbang tinggi ke semesta ini..
tak perlu takut untuk menjadi sendiri...
kau tak akan pernah kesepian dalam kesendirianmu...
sadarilah saja bahwa akan selalu ada cinta di hatimu sendiri...
sehingga kau tak perlu meminta pada yang lainnya...
malaikat menangis....iblispun menangis,...
...
Ada seorang malaikat sedang menangis...
Ia terduduk sedih dan terpaku kedalam kesepian...
Keindahan pelangi tak mampu menggariskan senyum di wajahnya..
Wanginya hamparan seribu bunga tak lagi meronakan pipinya...
...
Sayapnya terluka..
Namun bukan perihnya yg meneteskan bulir2 air matanya...
..
Ia telah lupa bagaimana caranya terbang...
Ia kehilangan arah yang menuntun hatinya...
...
Hujan..hanya membuatnya semakin beku...
Terik mataharipun seakan mengeringkan jiwanya..
..
Ia hendak mati..
Sang malaikat cantik telah kehilangan...
...
Dan ia begitu siap untuk mati dalam keputus-asa'annya...
...
Sang malaikat hanya akan terdiam cukup lama hingga kebisuan merengut paksa keindahan cintanya....
...
...
...
Ada seorang iblis yang sedang tersenyum...
Namun kedua pancaran matanya menuai air mata...
Ia sedang berduka...
...
Sayapnya patah...
Begitu pula semangatnya...
...
Ia tak lagi ingin beranjak dari diamnya...
Ia tak lagi ingin tergerak dari amarahnya...
...
Ia begitu kecewa..
Ia begitu tak mengerti apa yang terhadang di jalannya...
...
Dan sang iblispun siap untuk mati dalam ketakutannya.
Ada seorang malaikat sedang menangis...
Ia terduduk sedih dan terpaku kedalam kesepian...
Keindahan pelangi tak mampu menggariskan senyum di wajahnya..
Wanginya hamparan seribu bunga tak lagi meronakan pipinya...
...
Sayapnya terluka..
Namun bukan perihnya yg meneteskan bulir2 air matanya...
..
Ia telah lupa bagaimana caranya terbang...
Ia kehilangan arah yang menuntun hatinya...
...
Hujan..hanya membuatnya semakin beku...
Terik mataharipun seakan mengeringkan jiwanya..
..
Ia hendak mati..
Sang malaikat cantik telah kehilangan...
...
Dan ia begitu siap untuk mati dalam keputus-asa'annya...
...
Sang malaikat hanya akan terdiam cukup lama hingga kebisuan merengut paksa keindahan cintanya....
...
...
...
Ada seorang iblis yang sedang tersenyum...
Namun kedua pancaran matanya menuai air mata...
Ia sedang berduka...
...
Sayapnya patah...
Begitu pula semangatnya...
...
Ia tak lagi ingin beranjak dari diamnya...
Ia tak lagi ingin tergerak dari amarahnya...
...
Ia begitu kecewa..
Ia begitu tak mengerti apa yang terhadang di jalannya...
...
Dan sang iblispun siap untuk mati dalam ketakutannya.
Mencintai ....tak akan pernah sia-sia..
....
berat....kadangkala kurasakan begitu beratnya mencintai......dalam ketulusan...
...
aku hanya manusia biasa....yang masih memiliki rasa dan asa....
terkadang tak begitu mudah bagiku untuk menjalankan apa yang sudah aku tau...
...
bahkan menjalankan sesuatupun...akan terasa begitu mudah ..
dibandingkan apa yang sejujurnya terpikirkan oleh benakku....
...
kekuatiran-kekuatiran itu...
kesedihan-kesedihan itu...
kekecewaan- kekecewaan itu...
...
dan semua yang kuresahkan akan dia yang kucinta..
...
dan saat itu semua kembali menyerangku.....
aku hanya berusaha berdiam.....dan berdamai dengan cinta di hatiku...
...
aku tahu
..
apa yang mudah bagiku...belum tentu mudah baginya...
apa yang berat bagiku...belum tentu berat baginya...
bukankah setiap insan itu berbeda....
kesamaan di satu sisi...mungkin akan menjadi perbedaan di sisi yang lainnya....
...
demikianlah kau dan aku....
meski kita 'sama'....
....
hanya ketulusan cintalah...yang mampu menyatukan perbedaan itu...
dengan memakluminya..
dengan memahaminya..
dengan memaafkannya...
....
hidup di dunia yang sama....
namun kehidupan yang begitu berbeda....
...bukan...bukan masalah materi...
bukan juga masalah keadaan....
tapi masalah hati...dan penyikapan....
...
tidaklah mudah untuk memahami dan mengerti apa yang sedang kurasakan....
apalagi untuk memahami apa yang dia rasakan...
bagaimana mungkin....
apalagi jika ego dan rasa ingin memiliki dan dicintai itu kerapkali menghantui...
...
tak ada jalan lain...
untuk kebahagianku...dan juga kebahagiaannya...
aku harus seringkali berdamai dengan perasaanku...
berdamai dengan keinginan-keinginan ragaku...
berdamai dengan egoku...
dan berdamai dengan pikiranku...
...
jika apa yang aku rasakan itu adalah sakit dan membunuhku..
maka satu2nya yang dapat kusalahkan...adalah kelemahanku...adalah cara berpikirku yang sempit...
...
ingatlah...dan sadarilah selalu...
bawa semuanya ke dalam cinta yang tulus...
....
dan kau akan menjadi saksi...
bahwa cinta itu sedemikian indahnya untuk dirasakan...
...
seringkali pula aku ragu...
masih berhargakah dia untuk kucintai...
masih berhargakah aku untuk mencintai...
tidak akan sia sia kah aku mencintainya...?
...
selama kau selalu membawa semuanya dalam ketulusan....
selama kau masih mau membuka hati dan pikiranmu..
selama kau tetap menjadi dirimu apa adanya...
selama kau mencintai dia apa adanya....
...
Mencintai...tak akan pernah sia-sia....
dalam hujan...
kau selalu mempunyai pilihan...
menjadi dingin ...karna apa yang ada diluar sana..
atau menjadi hangat...karna cinta yang ada dalam hatimu....
bersinarlah selalu cinta...
bersinarlah terang dalam hatimu...cahaya...
dan jadikan dunia ini lebih bersahabat dalam kedamaian..
berat....kadangkala kurasakan begitu beratnya mencintai......dalam ketulusan...
...
aku hanya manusia biasa....yang masih memiliki rasa dan asa....
terkadang tak begitu mudah bagiku untuk menjalankan apa yang sudah aku tau...
...
bahkan menjalankan sesuatupun...akan terasa begitu mudah ..
dibandingkan apa yang sejujurnya terpikirkan oleh benakku....
...
kekuatiran-kekuatiran itu...
kesedihan-kesedihan itu...
kekecewaan- kekecewaan itu...
...
dan semua yang kuresahkan akan dia yang kucinta..
...
dan saat itu semua kembali menyerangku.....
aku hanya berusaha berdiam.....dan berdamai dengan cinta di hatiku...
...
aku tahu
..
apa yang mudah bagiku...belum tentu mudah baginya...
apa yang berat bagiku...belum tentu berat baginya...
bukankah setiap insan itu berbeda....
kesamaan di satu sisi...mungkin akan menjadi perbedaan di sisi yang lainnya....
...
demikianlah kau dan aku....
meski kita 'sama'....
....
hanya ketulusan cintalah...yang mampu menyatukan perbedaan itu...
dengan memakluminya..
dengan memahaminya..
dengan memaafkannya...
....
hidup di dunia yang sama....
namun kehidupan yang begitu berbeda....
...bukan...bukan masalah materi...
bukan juga masalah keadaan....
tapi masalah hati...dan penyikapan....
...
tidaklah mudah untuk memahami dan mengerti apa yang sedang kurasakan....
apalagi untuk memahami apa yang dia rasakan...
bagaimana mungkin....
apalagi jika ego dan rasa ingin memiliki dan dicintai itu kerapkali menghantui...
...
tak ada jalan lain...
untuk kebahagianku...dan juga kebahagiaannya...
aku harus seringkali berdamai dengan perasaanku...
berdamai dengan keinginan-keinginan ragaku...
berdamai dengan egoku...
dan berdamai dengan pikiranku...
...
jika apa yang aku rasakan itu adalah sakit dan membunuhku..
maka satu2nya yang dapat kusalahkan...adalah kelemahanku...adalah cara berpikirku yang sempit...
...
ingatlah...dan sadarilah selalu...
bawa semuanya ke dalam cinta yang tulus...
....
dan kau akan menjadi saksi...
bahwa cinta itu sedemikian indahnya untuk dirasakan...
...
seringkali pula aku ragu...
masih berhargakah dia untuk kucintai...
masih berhargakah aku untuk mencintai...
tidak akan sia sia kah aku mencintainya...?
...
selama kau selalu membawa semuanya dalam ketulusan....
selama kau masih mau membuka hati dan pikiranmu..
selama kau tetap menjadi dirimu apa adanya...
selama kau mencintai dia apa adanya....
...
Mencintai...tak akan pernah sia-sia....
dalam hujan...
kau selalu mempunyai pilihan...
menjadi dingin ...karna apa yang ada diluar sana..
atau menjadi hangat...karna cinta yang ada dalam hatimu....
bersinarlah selalu cinta...
bersinarlah terang dalam hatimu...cahaya...
dan jadikan dunia ini lebih bersahabat dalam kedamaian..
Cintailah tanpa berbuat apa-apa.....
“ Tanpa telinga, dengarkanlah melalui keheningan. Tanpa mata, lihatlah melalui kegelapan. Tanpa kata-kata, kenalilah yang tak terucapkan.” (Tao)
Seringkali kita lupa…
Untuk sejenak beristirahat dari segala hiruk pikuknya dunia dan isinya ini…
…
Tahukah kamu…
Bahwa dengan tidak berbuat apa-apa, kamu sedang menciptakan ketenangan dalam hidupmu…
Tampaknya sulit dipahami… tapi cobalah untuk tidak memahami..dan lakukanlah saja…
Dan kau akan temukan…
Bahwa dalam diam itu… kita menerima…
Bahwa dalam diam itu… kita mendengar…
Bahwa dalam diam itu… kita melihat…
…
Bahwa dalam diam itu…
segala yang memekakkan telinga dan membutakan mata…akan sirna…
dan kau akan mampu melihat bukan dengan mata….
Mendengar bukan dengan telinga…
Dan mengenali kata-kata yang tak terucapkan…
…
Dalam diam…kau akan mendapatkan keheningan dan ketenangan..
Yang mungkin saja tak kaudapatkan dalam harimu yang dipenuhi hiruk pikuk dunia..
..
Yang perlu kau lakukan..
Hanyalah diam..
Melepaskan semua…
Dan tak berbuat apa-apa…
..
Sejenak saja….lepaskan semua keseharianmu…
Letakkanlah dulu semua tugas2mu..
Letakkanlah tanggung jawabmu…
Lepaskan semua amarah dan egomu…
Sejenak saja…untuk dirimu sendiri…
Hanya sejenak saja….dalam kediamanmu…
…
Bukankah ada untuk setiap saatnya…
Saat untuk memberi…saat untuk menerima..
Saat untuk melepas…saat untuk mendapatkan…
Saat untuk melihat….saat untuk menutup mata…
Saat untuk yang lain…dan saat untuk diri sendiri…
Saat untuk berbuat….dan saat untuk diam…
Ada saatnya…untuk segala sesuatunya….
Dan untuk setiap saatnya…lakukanlah dalam ketulusan…
Sehingga kau akan mendapatkan hikmat dari segala seuatunya….
…
Demikian halnya dalam mencintai….
Cintailah dalam kediamanmu….cintailah dalam keheninganmu…cintailah dalam kehampaanmu….
…
Cintailah dalam keheningan..untuk mendengar..bukan dengan telingamu…
Cintailah dalam kegelapan…untuk melihat…bukan dengan matamu..
Cintailah dalam ketulusan…untuk mengenali…kata-kata yang tak terucapkan…
…
Karna tak setiap cinta itu akan ternyatakan dalam dunia ragamu…
Tak setiap cinta akan ternyatakan dalam panca indramu..
Tak setiap cinta akan ternyatakan dalam tingkah lakumu…
…
Diamlah saja….dalam keheninganmu…
Hilangkan upaya…dan hentikanlah pencarian…
Lupakanlah pembuktian…dan pupuskanlah pernyataan….
Dan lihatlah dalam hatimu…dengan cintamu…dan dinaungi ketulusanmu….
..
Kau akan temukan cinta sejati disana..
Cinta yang adalah Cahaya..!
Seringkali kita lupa…
Untuk sejenak beristirahat dari segala hiruk pikuknya dunia dan isinya ini…
…
Tahukah kamu…
Bahwa dengan tidak berbuat apa-apa, kamu sedang menciptakan ketenangan dalam hidupmu…
Tampaknya sulit dipahami… tapi cobalah untuk tidak memahami..dan lakukanlah saja…
Dan kau akan temukan…
Bahwa dalam diam itu… kita menerima…
Bahwa dalam diam itu… kita mendengar…
Bahwa dalam diam itu… kita melihat…
…
Bahwa dalam diam itu…
segala yang memekakkan telinga dan membutakan mata…akan sirna…
dan kau akan mampu melihat bukan dengan mata….
Mendengar bukan dengan telinga…
Dan mengenali kata-kata yang tak terucapkan…
…
Dalam diam…kau akan mendapatkan keheningan dan ketenangan..
Yang mungkin saja tak kaudapatkan dalam harimu yang dipenuhi hiruk pikuk dunia..
..
Yang perlu kau lakukan..
Hanyalah diam..
Melepaskan semua…
Dan tak berbuat apa-apa…
..
Sejenak saja….lepaskan semua keseharianmu…
Letakkanlah dulu semua tugas2mu..
Letakkanlah tanggung jawabmu…
Lepaskan semua amarah dan egomu…
Sejenak saja…untuk dirimu sendiri…
Hanya sejenak saja….dalam kediamanmu…
…
Bukankah ada untuk setiap saatnya…
Saat untuk memberi…saat untuk menerima..
Saat untuk melepas…saat untuk mendapatkan…
Saat untuk melihat….saat untuk menutup mata…
Saat untuk yang lain…dan saat untuk diri sendiri…
Saat untuk berbuat….dan saat untuk diam…
Ada saatnya…untuk segala sesuatunya….
Dan untuk setiap saatnya…lakukanlah dalam ketulusan…
Sehingga kau akan mendapatkan hikmat dari segala seuatunya….
…
Demikian halnya dalam mencintai….
Cintailah dalam kediamanmu….cintailah dalam keheninganmu…cintailah dalam kehampaanmu….
…
Cintailah dalam keheningan..untuk mendengar..bukan dengan telingamu…
Cintailah dalam kegelapan…untuk melihat…bukan dengan matamu..
Cintailah dalam ketulusan…untuk mengenali…kata-kata yang tak terucapkan…
…
Karna tak setiap cinta itu akan ternyatakan dalam dunia ragamu…
Tak setiap cinta akan ternyatakan dalam panca indramu..
Tak setiap cinta akan ternyatakan dalam tingkah lakumu…
…
Diamlah saja….dalam keheninganmu…
Hilangkan upaya…dan hentikanlah pencarian…
Lupakanlah pembuktian…dan pupuskanlah pernyataan….
Dan lihatlah dalam hatimu…dengan cintamu…dan dinaungi ketulusanmu….
..
Kau akan temukan cinta sejati disana..
Cinta yang adalah Cahaya..!
Menjadi dewasa dalam cinta....menuju kedewasaan hati, pikiran, kata dan perbuatan...
Bertambahnya usia... berlalunya tahun..berlalunya waktu...
seringkali memang hanya berlalu begitu saja.. tanpa kita memaknainya dengan sudut pandang cinta...
..
seiring dengan bertambahnya usia...tentu saja apa yang ada dalam diri kita akan ikut berubah..
bertambah..pasti.. namun ke arah yang manakah...?
..
menjadi dewasa... tidaklah selalu terkait dengan usia...
seringkali justru kita merasa semakin kekanakan, dikala usia kita bertambah tua...
...
kedewasaan..bukan semata hanya dipandang dalam kemapanan hidup saja...
kedewasaan..bukan semata hanya dipandang dalam bertambahnya pengalaman yang kita miliki...
kedewasaan..jauh lebih bermakna dibandingkan hanya sekedar materi dan kuantitas...
kedewasaan..adalah masalah kualitas dalam kita berpikir, berkata dan berperilaku....
...
kita bisa saja dikatakan dewasa...jika perilaku kita baik dan santun..
tapi apakah demikian juga dengan apa yang ada di pikiran kita..?
motif dan alasan untuk berperilaku santun dan baik itulah....yang akan menjadi tolak ukur kedewasaan kita...
...
memang sangat relatif..jika kita membicarakan masalah kedewasaan...
tak ada ukuran yang jelas...tak ada definisi yang tepat...
karna masing2 memiliki persepsi yang berbeda...
tapi... justru persepsi yang berbeda itulah yang menentukan tingkat kedewasaan kita...
...
kedewasaan...tak hanya berbatas kata-kata saja...meski dituliskan..atau diucapkan...
kedewasaan...tak hanya berbatas pada perilaku saja.. meski yang dianggap baik..ataupun yang dianggap tidak baik...
karna semuanya adalah relatif... semuanya memiliki sudut pandang yang berbeda...
..
menjadi dewasa....tidak sama dengan kedewasaan...
menjadi dewasa..seringkai tidak diiringi dengan tingkat kedewasaan yang cukup...akibatnya...sikap dan perilaku kita seringkali terlihat kekanakan dan bahkan lucu....
...
kedewasaan...adalah bagaimana kita bersikap dan berpikir dalam bahasa cinta...
bagaimana kita mengubah kemarahan menjadi kesabaran..
bagaimana kita mengubah kekecewaan menjadi harapan..
bagaimana kita mengubah masalah menjadi tantangan...
bagaimana kita mengubah kesedihan menjadi harapan...
bagaimana kita mengolah segala emosi yang timbul...dan menjadikannya baik...
....
kedewasaan.....yang dicapai dengan selalu belajar pada setiap kejadian dalam hidup kita...
baik pahit atau manis..baik atau buruk...senang atau sedih...
kedewasaan adalah bagaimana kita mampu menempatkan diri diantaranya.....
....
menjadi dewasa...lakukanlah dalam ketulusan cinta...
maka kau akan menuju kedewasaan hati, pikiran, kata dan perbuatan...
...
tak pernah ada kata terlambat untuk menjadi dewasa dalam cinta....
tak akan pernah terlambat untuk kedewasaan itu tercermin dalam hati, pikiran, kata dan perbuatan kita....
...
(^-^)...
...
mulailah sekarang...
dengan memandang segala sesuatunya dalam cinta dan ketulusan...
tidak menghakimi...tidak membuat penilaian sepihak...dan selalu berpikir positif...
...
jalanmu masih panjang...
dan mungkin tak berakhir..
karna bukankah awal adalah akhir..dan akhir adalah awal...
tapi apapun yang kau lakukan...
entah berjalan, berlari. atau terdiam..
lakukanlah semua dalam kedewasaan dan ketulusan cinta...
dan ciptakanlah..jalan terindah dalam hidupmu...
meski kau tak pernah tau kemana jalanmu kan menuju...
seringkali memang hanya berlalu begitu saja.. tanpa kita memaknainya dengan sudut pandang cinta...
..
seiring dengan bertambahnya usia...tentu saja apa yang ada dalam diri kita akan ikut berubah..
bertambah..pasti.. namun ke arah yang manakah...?
..
menjadi dewasa... tidaklah selalu terkait dengan usia...
seringkali justru kita merasa semakin kekanakan, dikala usia kita bertambah tua...
...
kedewasaan..bukan semata hanya dipandang dalam kemapanan hidup saja...
kedewasaan..bukan semata hanya dipandang dalam bertambahnya pengalaman yang kita miliki...
kedewasaan..jauh lebih bermakna dibandingkan hanya sekedar materi dan kuantitas...
kedewasaan..adalah masalah kualitas dalam kita berpikir, berkata dan berperilaku....
...
kita bisa saja dikatakan dewasa...jika perilaku kita baik dan santun..
tapi apakah demikian juga dengan apa yang ada di pikiran kita..?
motif dan alasan untuk berperilaku santun dan baik itulah....yang akan menjadi tolak ukur kedewasaan kita...
...
memang sangat relatif..jika kita membicarakan masalah kedewasaan...
tak ada ukuran yang jelas...tak ada definisi yang tepat...
karna masing2 memiliki persepsi yang berbeda...
tapi... justru persepsi yang berbeda itulah yang menentukan tingkat kedewasaan kita...
...
kedewasaan...tak hanya berbatas kata-kata saja...meski dituliskan..atau diucapkan...
kedewasaan...tak hanya berbatas pada perilaku saja.. meski yang dianggap baik..ataupun yang dianggap tidak baik...
karna semuanya adalah relatif... semuanya memiliki sudut pandang yang berbeda...
..
menjadi dewasa....tidak sama dengan kedewasaan...
menjadi dewasa..seringkai tidak diiringi dengan tingkat kedewasaan yang cukup...akibatnya...sikap dan perilaku kita seringkali terlihat kekanakan dan bahkan lucu....
...
kedewasaan...adalah bagaimana kita bersikap dan berpikir dalam bahasa cinta...
bagaimana kita mengubah kemarahan menjadi kesabaran..
bagaimana kita mengubah kekecewaan menjadi harapan..
bagaimana kita mengubah masalah menjadi tantangan...
bagaimana kita mengubah kesedihan menjadi harapan...
bagaimana kita mengolah segala emosi yang timbul...dan menjadikannya baik...
....
kedewasaan.....yang dicapai dengan selalu belajar pada setiap kejadian dalam hidup kita...
baik pahit atau manis..baik atau buruk...senang atau sedih...
kedewasaan adalah bagaimana kita mampu menempatkan diri diantaranya.....
....
menjadi dewasa...lakukanlah dalam ketulusan cinta...
maka kau akan menuju kedewasaan hati, pikiran, kata dan perbuatan...
...
tak pernah ada kata terlambat untuk menjadi dewasa dalam cinta....
tak akan pernah terlambat untuk kedewasaan itu tercermin dalam hati, pikiran, kata dan perbuatan kita....
...
(^-^)...
...
mulailah sekarang...
dengan memandang segala sesuatunya dalam cinta dan ketulusan...
tidak menghakimi...tidak membuat penilaian sepihak...dan selalu berpikir positif...
...
jalanmu masih panjang...
dan mungkin tak berakhir..
karna bukankah awal adalah akhir..dan akhir adalah awal...
tapi apapun yang kau lakukan...
entah berjalan, berlari. atau terdiam..
lakukanlah semua dalam kedewasaan dan ketulusan cinta...
dan ciptakanlah..jalan terindah dalam hidupmu...
meski kau tak pernah tau kemana jalanmu kan menuju...
Monday, January 18, 2010
ada saatnya dimana kau merasa kesepian..
Mungkin akan ada saatnya nanti, dimana kamu tak akan bisa bercerita dengan siapapun juga...bahkan pada mereka yang kau cintai sekalipun...
...
ada kalanya kau merasakan...
bahwa tak seorangpun sepertinya peduli akan keadaanmu...
bahwa tak seorangpun sepertinya ingin mendengarkan kata-katamu...
bahwa tak seorangpun sepertinya mau berbagi denganmu..
...
saat sepertinya tak ada satupun yang dapat cukup kau percayai..
untukmu sekedar beristirahat dan memulihkan diri.....
...
saat-saat itu ada.... entah sudah berlalu..saat ini..atau kemudian nanti...
..
mungkin bukan karena mereka tak peduli...
bukan juga karena mereka tak mencintaimu...
pun bukan karena mereka tak memiliki waktu untuk bersamamu...
...
tak dapat dijelaskan...dan mungkin tak akan mampu kau pahami...
karnanya...bersiaplah selalu..
...
siapkanlah hatimu untuk saat2 yang mungkin akan menyita emosimu itu...
...
yang kau perlukan...
hanyalah kesadaran untuk tetap berpikir positif...
....pengertian...
....kesabaran...
....ketenangan..
....pegendalian diri...
....ketulusan..
..semuanya adaah kunci bagi diri kita untuk tetap bertahan dalam situasi yang sepertinya memaksa kita untuk menyerah saja.....
...
CINTA.... tentu saja akan sangat membantumu dalam melewati masa-masa yang sulit sekalipun...
cinta di dalam diri...akan membuatmu tetap bercahaya dan mampu bertahan dan tetap memandang ke arah yang lebih baik....
...
cinta..akan membuatmu tidak merasakan kesepian yang berlarut larut dalam harimu...
cinta..akan membuatmu tetap hangat..meski tak seorangpun menemanimu...
cinta..akan membuatmu bersinar..sehingga semesta ini akan ikut bersinar bersamamu...
...
(^-^)..
tidak mudah...
mencapai kebahagiaan memang tidak mudah...
apalagi jika kau merasa kau sedang 'sendirian'....
...
tapi ketahuilah...
kau tak pernah benar2 sendiri...
akan selalu ada cinta di hatimu...
asal kau mau menyadari dan mengijinkannya berkarya dalam setiap kata dan perbuatanmu...
...
....
dengan adanya cinta dalam hatimu..
kau akan selalu memiliki 'teman' , 'sahabat', dan 'saudara'...dalam hatimu..
untukmu berbagi cerita...
untukmu berbagi perasaan..
untukmu sekedar tersenyum dan terlelap dalam mimpi indahmu...
...
...
dan satu hal yang ingin kusampaikan padamu....
jikau kau toh masih merasakan 'kesepian' itu dalam hidupmu...
...ingatlah...
bahwa cintaku akan selalu ada menemanimu....meski ragaku tak bersamamu...
..
cintaku tak akan pernah habis...untuk bisa kuberikan padamu...
untuk menemanimu...
untuk menghangatkanmu..
untuk memulihkanmu..
hingga akhirnya nanti...cintamu juga akan bersinar bersamaku....
jika kau tanamkan benih cinta...dan kau pupuk selalu dengan ketulusan dan kesabaran...
ia pasti kan berbuah cinta yang manis..
...
ada kalanya kau merasakan...
bahwa tak seorangpun sepertinya peduli akan keadaanmu...
bahwa tak seorangpun sepertinya ingin mendengarkan kata-katamu...
bahwa tak seorangpun sepertinya mau berbagi denganmu..
...
saat sepertinya tak ada satupun yang dapat cukup kau percayai..
untukmu sekedar beristirahat dan memulihkan diri.....
...
saat-saat itu ada.... entah sudah berlalu..saat ini..atau kemudian nanti...
..
mungkin bukan karena mereka tak peduli...
bukan juga karena mereka tak mencintaimu...
pun bukan karena mereka tak memiliki waktu untuk bersamamu...
...
tak dapat dijelaskan...dan mungkin tak akan mampu kau pahami...
karnanya...bersiaplah selalu..
...
siapkanlah hatimu untuk saat2 yang mungkin akan menyita emosimu itu...
...
yang kau perlukan...
hanyalah kesadaran untuk tetap berpikir positif...
....pengertian...
....kesabaran...
....ketenangan..
....pegendalian diri...
....ketulusan..
..semuanya adaah kunci bagi diri kita untuk tetap bertahan dalam situasi yang sepertinya memaksa kita untuk menyerah saja.....
...
CINTA.... tentu saja akan sangat membantumu dalam melewati masa-masa yang sulit sekalipun...
cinta di dalam diri...akan membuatmu tetap bercahaya dan mampu bertahan dan tetap memandang ke arah yang lebih baik....
...
cinta..akan membuatmu tidak merasakan kesepian yang berlarut larut dalam harimu...
cinta..akan membuatmu tetap hangat..meski tak seorangpun menemanimu...
cinta..akan membuatmu bersinar..sehingga semesta ini akan ikut bersinar bersamamu...
...
(^-^)..
tidak mudah...
mencapai kebahagiaan memang tidak mudah...
apalagi jika kau merasa kau sedang 'sendirian'....
...
tapi ketahuilah...
kau tak pernah benar2 sendiri...
akan selalu ada cinta di hatimu...
asal kau mau menyadari dan mengijinkannya berkarya dalam setiap kata dan perbuatanmu...
...
....
dengan adanya cinta dalam hatimu..
kau akan selalu memiliki 'teman' , 'sahabat', dan 'saudara'...dalam hatimu..
untukmu berbagi cerita...
untukmu berbagi perasaan..
untukmu sekedar tersenyum dan terlelap dalam mimpi indahmu...
...
...
dan satu hal yang ingin kusampaikan padamu....
jikau kau toh masih merasakan 'kesepian' itu dalam hidupmu...
...ingatlah...
bahwa cintaku akan selalu ada menemanimu....meski ragaku tak bersamamu...
..
cintaku tak akan pernah habis...untuk bisa kuberikan padamu...
untuk menemanimu...
untuk menghangatkanmu..
untuk memulihkanmu..
hingga akhirnya nanti...cintamu juga akan bersinar bersamaku....
jika kau tanamkan benih cinta...dan kau pupuk selalu dengan ketulusan dan kesabaran...
ia pasti kan berbuah cinta yang manis..
Kehadiranmu membuatku bertumbuh dalam hatiku
mulanya memang menyesakkan dadaku..
mulanya memang memerihkan hatiku..
dan mulanya semua memang tak mudah untukku...
...
tapi aku bertahan...karna cintaku....
...
dan apakah kau tahu...
pertanyaan tak terjawab itu selalu memenuhi keraguanku...
..mengapa...harus ada pertemuan dan perpisahan...
jika keduanya hanya meninggalkan kerinduan yang tak tersampaikan...
...
begitu lama aku mencari..
begitu lama aku mencoba merubah segala yang kau putuskan itu...
...
tapi tak bisa...dan ku tahu..tak akan bisa...
...
hampir saja aku menyerah...
dan memang aku telah menyerah....
pada keputus-asaanku...
pada keegoisanku..
pada kemarahanku...
.....dan kuhentikan semua...
aku kembali pada awal dimana semua tak pernah dimulai...
..
tapi itupun tak mampu kulakukan...
karna semuanya tak akan pernah sama...
karna semuanya tak akan pernah kembali lagi...
karna semuanya telah tercipta..antara kau..dan aku...
...
...
dan akhirnya...kulepaskan semua...
kulepaskan semua keperihanku itu pada angin yang berbisik padaku...
"cinta itu ada....cinta itu tak pernah pergi....ketidaktulusanmu lah yang membuatnya seakan menghilang dari hatimu.."
...
dan apakah kau tau...kasih...
kini aku telah menemukan jawabannya....
jawaban dari semua keraguanku itu...
...
kehadiranmu.... membuatku belajar berdamai dengan diriku...
kehadiranmu.... membuatku belajar bersabar dengan kemarahanku..
kehadiranmu.... membuatku belajar menerima kenyataan yang tak seindah mimpiku...
kehadiranmu.... membuatku belajar memberi dalam ketulusan..
kehadiranmu.... membuatku belajar menghargai sebuah kepercayaan...
kehadiranmu.... membuatku belajar mengendalikan emosiku...
kehadiranmu.... membuatku belajar arti sebuah persahabatan...
kehadiranmu.... membuatku belajar mengenali cinta dengan hatiku...
kehadiranmu.... membuatku bertumbuh...dalam cintaku....
....
dan kini kutahu....
cinta yang tulus itu....tak hanya sebatas kehadiranmu disisiku...
....
saat kau acuhkan aku... aku melihat arti sebuah pengertian...
saat kau maki aku... aku melihat arti sebiuah kesabaran..
saat kau sisihkan aku... aku melihat arti sebuah kebersamaan...
saat kau khianati aku... aku melihat arti sebuah kesetiaan...
...
dan aku belajar... mengenali semuanya bukan dengan mata, atau telingaku...
tapi dengan hatiku...dan dengan cintaku padamu...
...
tak mudah untuk kumengerti...
tak mudah untuk kupahami...
tapi aku terus belajar...
karna kehadiranmu....membuatku bertumbuh dalam cintaku....
...
terima kasih....
aku mencintaimu..
mulanya memang memerihkan hatiku..
dan mulanya semua memang tak mudah untukku...
...
tapi aku bertahan...karna cintaku....
...
dan apakah kau tahu...
pertanyaan tak terjawab itu selalu memenuhi keraguanku...
..mengapa...harus ada pertemuan dan perpisahan...
jika keduanya hanya meninggalkan kerinduan yang tak tersampaikan...
...
begitu lama aku mencari..
begitu lama aku mencoba merubah segala yang kau putuskan itu...
...
tapi tak bisa...dan ku tahu..tak akan bisa...
...
hampir saja aku menyerah...
dan memang aku telah menyerah....
pada keputus-asaanku...
pada keegoisanku..
pada kemarahanku...
.....dan kuhentikan semua...
aku kembali pada awal dimana semua tak pernah dimulai...
..
tapi itupun tak mampu kulakukan...
karna semuanya tak akan pernah sama...
karna semuanya tak akan pernah kembali lagi...
karna semuanya telah tercipta..antara kau..dan aku...
...
...
dan akhirnya...kulepaskan semua...
kulepaskan semua keperihanku itu pada angin yang berbisik padaku...
"cinta itu ada....cinta itu tak pernah pergi....ketidaktulusanmu lah yang membuatnya seakan menghilang dari hatimu.."
...
dan apakah kau tau...kasih...
kini aku telah menemukan jawabannya....
jawaban dari semua keraguanku itu...
...
kehadiranmu.... membuatku belajar berdamai dengan diriku...
kehadiranmu.... membuatku belajar bersabar dengan kemarahanku..
kehadiranmu.... membuatku belajar menerima kenyataan yang tak seindah mimpiku...
kehadiranmu.... membuatku belajar memberi dalam ketulusan..
kehadiranmu.... membuatku belajar menghargai sebuah kepercayaan...
kehadiranmu.... membuatku belajar mengendalikan emosiku...
kehadiranmu.... membuatku belajar arti sebuah persahabatan...
kehadiranmu.... membuatku belajar mengenali cinta dengan hatiku...
kehadiranmu.... membuatku bertumbuh...dalam cintaku....
....
dan kini kutahu....
cinta yang tulus itu....tak hanya sebatas kehadiranmu disisiku...
....
saat kau acuhkan aku... aku melihat arti sebuah pengertian...
saat kau maki aku... aku melihat arti sebiuah kesabaran..
saat kau sisihkan aku... aku melihat arti sebuah kebersamaan...
saat kau khianati aku... aku melihat arti sebuah kesetiaan...
...
dan aku belajar... mengenali semuanya bukan dengan mata, atau telingaku...
tapi dengan hatiku...dan dengan cintaku padamu...
...
tak mudah untuk kumengerti...
tak mudah untuk kupahami...
tapi aku terus belajar...
karna kehadiranmu....membuatku bertumbuh dalam cintaku....
...
terima kasih....
aku mencintaimu..
selamat tinggal.....dalam kenangan
Bagaimanapun...cinta tak pernah pergi..
Meski ragaku tak lagi menemani..
Meski pelukku tak lagi menghampiri...
Meski kataku tak lagi mengiringi..
Cinta masih ada..dan kan selalu setia mendampingi..
..
Bagaimanapun..cinta tak pernah pergi..
Mungkin hanya terlelap oleh keegoisan diri..
Terkadang pun redup dibutakan oleh emosi..
Semua hanya sebagian dari pengenalan hati...
Tapi cinta masih ada...meski tak kau sadari keadaannya...
...
Bagaimanapun..cinta tak pernah pergi..
Usah kau sesali segala pertemuan yg terjadi...
Usah kau tangisi segala perpisahan yang terjadi..
Yang datang dan yang pergi..
Semua hanya secuil kisah yang akan mewarnai hidup panjangmu...
..
Ragaku mungkin kan menjadi debu...
Nadaku mungkin kan menjadi angin..
Pun tak akan kau saksikan lagi diriku yang menatap penuh pada cintamu..
..
Namun cintaku masih akan selalu tertinggal padamu...
...
Aku pergi...
Bukan tuk meninggalkanmu...
Aku pergi...bukan tuk larikan diri dari kenyataan...
Aku pergi...bukan tuk menyangkal cintaku padamu...
...
Aku pergi...karna kutak miliki lagi alasan untukku tetap berada disini...
...
Bagaimanapun...cinta tak akan pergi...
Jadi nyanyikanlah lagu rindu itu diperhentian terakhirku..
Agar kukenang sebagai bekal dalam perjalanan cintaku..
...
Tuliskanlah surat terakhir untukku...
Surat terakhir yang kan nyatakan kejujuran perasaanmu padaku...
Kirimkanlah bersama api yang kan hanguskan anganku...
Agar terbang ke langit..segala mimpi indah kita berdua...
...
Hentikanlah..
Jangan menangis untukku...
Air matamu terlalu berharga tuk hanya tertuang dalam sebuah kebisuan nisanku...
Jangan menangis...
Tersenyumlah saja...
Dan aku akan membawa senyumanmu itu dalam hatiku...
Agar kumampu mengenalimu lagi di kehidupanku yang lain...
...
Cinta...
Bagaimanapun..cinta tak akan pernah pergi...
Percayalah itu..
Meski kini kuucapkan...
Selamat tinggal...
Ingatlah cintaku..dalam kenanganmu.
Meski ragaku tak lagi menemani..
Meski pelukku tak lagi menghampiri...
Meski kataku tak lagi mengiringi..
Cinta masih ada..dan kan selalu setia mendampingi..
..
Bagaimanapun..cinta tak pernah pergi..
Mungkin hanya terlelap oleh keegoisan diri..
Terkadang pun redup dibutakan oleh emosi..
Semua hanya sebagian dari pengenalan hati...
Tapi cinta masih ada...meski tak kau sadari keadaannya...
...
Bagaimanapun..cinta tak pernah pergi..
Usah kau sesali segala pertemuan yg terjadi...
Usah kau tangisi segala perpisahan yang terjadi..
Yang datang dan yang pergi..
Semua hanya secuil kisah yang akan mewarnai hidup panjangmu...
..
Ragaku mungkin kan menjadi debu...
Nadaku mungkin kan menjadi angin..
Pun tak akan kau saksikan lagi diriku yang menatap penuh pada cintamu..
..
Namun cintaku masih akan selalu tertinggal padamu...
...
Aku pergi...
Bukan tuk meninggalkanmu...
Aku pergi...bukan tuk larikan diri dari kenyataan...
Aku pergi...bukan tuk menyangkal cintaku padamu...
...
Aku pergi...karna kutak miliki lagi alasan untukku tetap berada disini...
...
Bagaimanapun...cinta tak akan pergi...
Jadi nyanyikanlah lagu rindu itu diperhentian terakhirku..
Agar kukenang sebagai bekal dalam perjalanan cintaku..
...
Tuliskanlah surat terakhir untukku...
Surat terakhir yang kan nyatakan kejujuran perasaanmu padaku...
Kirimkanlah bersama api yang kan hanguskan anganku...
Agar terbang ke langit..segala mimpi indah kita berdua...
...
Hentikanlah..
Jangan menangis untukku...
Air matamu terlalu berharga tuk hanya tertuang dalam sebuah kebisuan nisanku...
Jangan menangis...
Tersenyumlah saja...
Dan aku akan membawa senyumanmu itu dalam hatiku...
Agar kumampu mengenalimu lagi di kehidupanku yang lain...
...
Cinta...
Bagaimanapun..cinta tak akan pernah pergi...
Percayalah itu..
Meski kini kuucapkan...
Selamat tinggal...
Ingatlah cintaku..dalam kenanganmu.
Cinta Pandanglah Kedepan
Aku yang kini...adalah aku yang dulu..
Meski aku yang kini...bukanlah aku yang dulu..
semua berubah...dan semuanya tetap..
hanya bagaimana kau memandangku...
...
cinta itu ada...
dulu aku rasakan ada...kinipun aku rasakan ada...
mungkin berbeda...mungkin berubah...tapi ada...
tak terikat waktu..tak terikat masa..tak terikat nama...
..
aku tak hidup sendiri...cinta...
yang kulakukan pun tak hanya sesederhana itu...
aku terikat oleh jalanku..cinta..
jalan yang telah kupilih dan akan kupertanggung jawabkan..
..
mengertilah cinta...
apa yang kulakukan kini...
tak lain hanya ingin ciptakan kehidupan yang lebih baik bersamamu...
mungkin bukan dikehidupan yang ini..
pun kutak tau..bertemukah kita dikehidupan yang datang...
..
mengertilah cinta...
begitu dalam dan tulusnya cintaku padamu...
hingga aku rela tak bersamamu dalam raga ini..
hingga aku rela tak memelukmu dalam kehidupan yang ini...
bukan...bukan aku tak mau...cinta...
tapi ijinkanlah aku menciptakan kehidupan yang lebih baik untukmu dan untukku...
ijinkanlah aku menciptakan kehidupan dimana kau dan aku dapat bersama dalam keabadian...
ijinkanlah aku menciptakan peluang peluang itu...
untukmu dan untukku dapat benar benar bersatu...
bukan dalam kesemuan duniawi ini...
tapi dalam kesatuan kitab kitab kehidupan yang telah kita ciptakan...
...
kita mungkin saja buta...tapi aku selalu mengenalimu dalam hatiku...dalam cintaku...
kita mungkin saja tuli...tapi aku selalu mendengar bisikan rindumu padamu...dan akupun padamu.....
kita mungkin saja bisu...tapi aku selalu mengirimkan pelangi jiwa itu untuk menjagamu...
kita mungkin saja lumpuh....tapi cinta kita akan selalu menemukan satu sama lain...
....
mengertilah cinta...
bersabarlah...
aku pasti akan bersamamu..
dan aku memang selalu bersamamu...
...
cinta kita...jauh lebih berharga...daripada hanya sekedar bertemu dan berbincang...
cinta kita...jauh lebih berharga...daripada hanya sekedar pelukan dan ciuman...
karna cinta kita jauh melampaui segala keberadaan semu yang ada di dunia ini.....
....
mengertilah cinta..
dan sabarlah menanti hingga aku menemukanmu untuk bersamaku...
...
kau selalu tau...bahwa aku selalu mencintaimu..
pandanglah ke depan saja...
dan lihatlah cinta kita bersinar disana...
dan nantikanlah saat itu..
dimana aku akan menjadikanmu pngantin jiwaku..
dalam keabadian cinta yang terindah...
Meski aku yang kini...bukanlah aku yang dulu..
semua berubah...dan semuanya tetap..
hanya bagaimana kau memandangku...
...
cinta itu ada...
dulu aku rasakan ada...kinipun aku rasakan ada...
mungkin berbeda...mungkin berubah...tapi ada...
tak terikat waktu..tak terikat masa..tak terikat nama...
..
aku tak hidup sendiri...cinta...
yang kulakukan pun tak hanya sesederhana itu...
aku terikat oleh jalanku..cinta..
jalan yang telah kupilih dan akan kupertanggung jawabkan..
..
mengertilah cinta...
apa yang kulakukan kini...
tak lain hanya ingin ciptakan kehidupan yang lebih baik bersamamu...
mungkin bukan dikehidupan yang ini..
pun kutak tau..bertemukah kita dikehidupan yang datang...
..
mengertilah cinta...
begitu dalam dan tulusnya cintaku padamu...
hingga aku rela tak bersamamu dalam raga ini..
hingga aku rela tak memelukmu dalam kehidupan yang ini...
bukan...bukan aku tak mau...cinta...
tapi ijinkanlah aku menciptakan kehidupan yang lebih baik untukmu dan untukku...
ijinkanlah aku menciptakan kehidupan dimana kau dan aku dapat bersama dalam keabadian...
ijinkanlah aku menciptakan peluang peluang itu...
untukmu dan untukku dapat benar benar bersatu...
bukan dalam kesemuan duniawi ini...
tapi dalam kesatuan kitab kitab kehidupan yang telah kita ciptakan...
...
kita mungkin saja buta...tapi aku selalu mengenalimu dalam hatiku...dalam cintaku...
kita mungkin saja tuli...tapi aku selalu mendengar bisikan rindumu padamu...dan akupun padamu.....
kita mungkin saja bisu...tapi aku selalu mengirimkan pelangi jiwa itu untuk menjagamu...
kita mungkin saja lumpuh....tapi cinta kita akan selalu menemukan satu sama lain...
....
mengertilah cinta...
bersabarlah...
aku pasti akan bersamamu..
dan aku memang selalu bersamamu...
...
cinta kita...jauh lebih berharga...daripada hanya sekedar bertemu dan berbincang...
cinta kita...jauh lebih berharga...daripada hanya sekedar pelukan dan ciuman...
karna cinta kita jauh melampaui segala keberadaan semu yang ada di dunia ini.....
....
mengertilah cinta..
dan sabarlah menanti hingga aku menemukanmu untuk bersamaku...
...
kau selalu tau...bahwa aku selalu mencintaimu..
pandanglah ke depan saja...
dan lihatlah cinta kita bersinar disana...
dan nantikanlah saat itu..
dimana aku akan menjadikanmu pngantin jiwaku..
dalam keabadian cinta yang terindah...
Subscribe to:
Posts (Atom)